Hujan Air Mata Andara

Hujan Air Mata Andara
Tetangga Super Rese


__ADS_3

Jam 10 pagi, aku terbangun karena sebuah gedoran di depan Pintu.


"Dara...halo....bagun..." Ku dengar suara seseorang membangunkan ku.


"hmmm itu kan suara tetangga ku yang Rese alias Lucky.


"ya ampun, baru jam sepuluh juga dah di ketuk-ketuk pintu ku, ga tau apa hari ini hari minggu" Aku agak sedikit kesal.


Bergegas ke depan pintu. Dan membukanya, "iya...ada apa" Tanyaku


Lucky dengan membawa nampan makanan di tangannya.


"kamu baru bangun belum sarapan kan?" tanya Lucky.


"iya....orang aku baru bangun" Jawab Dara sambil kucek - kucek mata.


"ini ku bawakan sarapan buat kamu" Lucky menyodorkan makanan di nampan.


"eh ga usah repot-repot aku bisa beli sendiri" Jawab Dara.


"stttttt...jangan nolak rezeki, pamali tau!" timpal Lucky yang ga terima kalo di tolak.


Mau ga mau akhirnya Dara mengambil juga nampan yang di bawa Lucky.


"nah gitu dong, sana mandi dulu setelah itu sarapan aku tunggu kamu di lobby ya .


Lucky menengaskan, setelah itu dia pergi meninggalkan Dara dengan nampannya.


Pagi yang aneh bagi Dara.


Melangkah masuk dan menyimpan nampan di meja makan. Setelah itu dia membersihkan diri.


Tak berapa lama dia pun segera menyantap makanan di nampan.


"makanannya enak juga" pikir Dara baru petama kali sarapan kayak ini.


Dengan lahap Dara sarapan.


Setelah selesai dia minum jus, ternyata Cowo gokil itu tau juga minuman kesukaan ku just lemon.


Tanpa pikir panjang ku seruput minumannya.


Setelah selesai makan ku bergegas ke lobi karena cowok rese super nyebelin itu menunggu ku disana.


Setelah masuk lift ku tekan lantai dasar.


"tring...."suara lift terbuka. Dan disudut dekat lobi cowok rese itu sedang asik mengobrol dengan ceweknya.


"wih dasar cowok gombal, udah dapat aja cewek padahal paru kemaren tiba disini" pikirku.


Perlahan ku melangkah mendekati meja mereka. Setelah dekat aku kaget dengan sosok cewek itu ternyata itu Bu Mia staff office di kantor ku.


"pagi ..." Ku sapa mereka berdua


"pagi juga silah kan duduk Bu Dara, kebetulan Bu Dara disini. Jadi mulai sekarang Bu Dara dan Pak Lucky kalian se tim di projek ini ya" Jelas Bu Mia.


Dan ini Pak Lucky bagian lapangan dan beliau ketua nya sangat berpengalaman di bidangnya, jadi jangan sungkan-sungkan bertanya sama dia" Tegas Bu Mia kem..bali.


" eh...oh baik Bu Mia" timpalku. Ternyata cowok gokil ini se team sekarang dengan ku , ya ampun sue banget hidup ku. Pikirku.


"Baiklah karena saya ada keperluan lain saya tinggalkan kalian berdua, silahkan kalian mengenal satu sama lain" Bu Mia akhirnya berpamitan dan meninggalkan kami berdua.

__ADS_1


Aku sedikit bengong dan kaku.


"hey kamu kok bengong" cowok rese tersebut ternyata kini bos ku.


"eh nga anu pak, maaf kan sikap ku yang kasar selama ini" Dara segera meminta maaf, karena selama perjalanan agak jutek dan ceplas-ceplos.


" eh ga usah memanggil bapak, panggil saja Lucky, senang bekerja sama dengan mu"


Kini sikap Dara agak kaku


"baik pak , eh Lucky" jawab Dara.


Setelah hari itu hari- hari Dara berasa suram sesuram - suramnya. Gimana enggak cowok tengil dan rese yang dia kenal sewaktu di pesawat itu ternyata atasan nya sekarang.


Berasa hidup tak mau hidup pun segan.


Dara beberapa kali menarik nafas sedalam - dalam nya berusaha menenangkan diri.


" kamu pasti bisa" Bisik Dara dalam hatinya.


"Jadi kamu anak buah Adik ku! " Tanya Lucky.


Jadi dia kakaknya Rendi. Oh bisa ku pahami kenapa dia tau banyak tentang ku.


"iya pak" jawab Dara agak masih kaku.


"sudah ku bilang panggil saja Lucky, umur kita cuma beda satu tahun" Jawab Lucky dengan gaya santai.


"baiklah Pa eh Lucky...mohon bimbingannya" Jawab Dara masih agak kaku.


"tentu saja akan saya bimbing ke arah jalan yang benar" sedikit agak guyon Lucky tidak menunjukkan sikap seperti seorang bos.


eh asli sue banget, ketemu bos super rese dan nyebelin kayak gini, kok gaya nya beda banget dengan Rendi yang kalem dan berwibawa. Mereka kayak langit dan bumi. Pikir Dara dalam hati.


"siap pak bos, laksanakan" Jawab Dara.


Lucky malah nyengir kegelian mendengar jawaban Dara.


"hahaha.... kamu ini lucu banget, pantesan adikku ngefans banget sama kamu" Lucky tertawa terbahak-bahak melihat mimik muka Dara yang kaku terlihat lucu di benaknya.


Eh masa sih Rendi ngefans sama aku, aku baru tau, pikir Dara dalam hatinya.


Setelah itu mereka berdiskusi tentang schedul buat besok pagi.


Dari A sampai Z mereka berbicara. Sampai waktu pun berlalu cepat.


Dan perut Dara bunyi-bunyi karena merasa lapar.


" eh kamu lapar ya" Lucky melihat jam tangannya.


"ya ampun kenapa kamu tidak bilang ini sudah waktunya makan siang ,ayo kita cari makan, aku tau tempat makan yang enak disini" Ajak Lucky.


Karena Dara tidak tau banyak tentang tempat ini, jadi dia setuju aja.


"ayo..." tanpa banyak bicara Dara pun mengikuti Lucky dari belakang.


Setelah keluar gedung apartemen mereka pun naik tangga penyebrangan.


Di sebrang apartemen itu ternyata ada food court yang cukup ramai.


Di sana tersedia beragam restauran dan berbeda- beda menu.

__ADS_1


Dara merasa kebingungan untuk memilih.


Melihat muka Dara yang terlihat bingung, Lucky pun mengambil inisiatif untuk memesankan makanan buat Dara, dan makanan itu favoritnya.


"udah duduk disini biar ku pesankan menu spesial disini, ini makanan favorit ku" Jelas Lucky.


" ok ..." Dara pun duduk santai dan melihat Lucky menjauh dari tempat duduknya ke sebuah restoran di pojokan.


Setelah order makanan Lucky pun kembali ketempat di mana Dara duduk.


Tidak berapa lama, restauran itu pun mengantarkan makanan pesanan Lucky.


"Ayo makan" ajakan Lucky.


Dara tanpa pikir panjang mulai memakan, makanan yang di pesan Lucky.


Ini enak banget pikir Dara.


Tanpa bicara Dara melahap makanannya sampai tak bersisa.


setelah melihat Dara selesai makan, Lucky pun tersenyum.


Lagi-lagi dia tersenyum pada Dara karena merasa lucu.


"gimana enak kan?" Tanya Lucky dengab tatapan yang tajam kali ini.


"iya enak banget" jawab Dara.


"baguslah kalau gitu, kamu suka dengan makanan pesanan ku" Timpal Lucky.


"Lain kali kalau kamu mau makan disini ajak aku ya" Pinta Lucky.


"baik" Dara sambil menganggukkan kepala tanda setuju.


Setelah selesai minum mereka pun memutuskan kembali ke Apartemen.


"Kalau kamu mau, besok setelah kita cek lokasi proyek kita, kita bisa berkeliling tempat ini, aku tau tempat yang bagus disini" ajak Lucky .


"boleh tuh" kata Dara dengan penuh semangat.


Kelihatannya asyik juga nih pikir Dara.


Setelah naik lift dan mereka pun menuju koridor ruangan masing- masing.


"ok sekarang kamu boleh istirahat" Jelas Lucky.


" aku sedikit capek juga mau tiduran" Lanjut Lucky kembali.


"kalau ada apa-apa kamu panggil saja ok" Setelah itu Lucky pun pergi ke kamarnya dan merebahkan tubuhnya yabg terasa pegal.


Dia memejamkan matanya dan beberapa menit kemudian tertidur lelap.


Sementara Dara, setelah masuk ke kamarnya dia membersihkan diri. Dan duduk bersantai di sofa yang tak jauh dari jendela.


Dari balik jendela dia bisa menikmati indah nya pemandangan.


"jelas Lucky kembali


Sesampai depan pintu ruangan masing - masing


"

__ADS_1


__ADS_2