
"Pagi sayang..." Lucky menyapa Dara
"pagi juga..." Jawab Dara.
"perkenalkan ini staf khusus kita yang menangani Pt Perkasa Selalu Pak Ridho" Lucky seraya memperkenalkan staf nya.
"Dara. ... senang berjumpa dengan anda, silahkan duduk" Dara sembari menyalami Pak Ridho.
Dan Pak Ridho pun mengulurkan tanggannya untuk berjabat tangan dengan Dara, setelah berjabat tangan dia pun duduk di kursi.
"Ridho..."Pak Ridho sembari tersenyum ramah.
"jadi ini semua dokumen yang berkaitan dengan Pt Perkasa selalu, baiklah Pak Ridho anda boleh meninggalkan ruangan ini, dan selanjut nya nanti akan saya kabari apa yang harus bapak lakukan" Lucky menegaskan. Setelah itu pak Ridho pun meninggalkan ruangan kantor itu.
"kita akan mulai besok pagi!" Lucky mulai menyusun siasat.
"terimakasih banyak sayang" Dara sangat sumringah mendengar kata-kata Lucky.
"ayo hari ini kita ada janji dengan klien kita" Lucky berdiri dan bergegas. Dara pun membawa semua berkas yang di perlukan.
Berjalan menyusuri lorong yang panjang, dan akhirnya mereka tiba di sebuah gedung pencakar langit.
Setelah menekan digit angka mereka pun melesat ke lantai yang mereka tuju.
"selamat datang Pak Lucky, bos kami sudah menunggu anda di kantornya, mari saya antar anda ke ruangannya" Seorang staf Pak Jefri menyambut nya hangat.
Setelah itu mereka pun tiba di ruangan Pak Jefri dan saat itu berdiri seorang wanita yang tidak asing bagi mereka berdua.
"Kamu...kok kamu ada disini?" Tanya Dara sama Sandra sepupunya.
"oh kak Dara dan kak Lucky kalian berdua , saya magang di perusahaan ini!" Jelas Sandra.
Pak Jefri agak sedikit terkejut.
"jadi kalian semua sudah saling mengenal, dia magang disini" Jelas Pak Jefri.
"iya pak dia adik sepupu saya" Jelas Sandra.
"silahkan duduk" Pak Jefri mempersilahkan Lucky dan Dara sembari menyalami mereka.
Setelah Lucky dan Dara duduk, mereka pun mulai berdiskusi.
"jadi ini semua berkas yang ada di perusahaan kami, saya harap anda bisa mengolahnya dengan baik" Pak Lucky menyodorkan semua berkas.
"oh baik lah, saya akan segera menangani nya" Pak Jefri sembari membaca semua berkas secara detail.
"dan untuk kerjasama kita, saya rasa kita bisa memulainya hari ini" Lucky menegaskan kembali.
" akh iya ini sangat menarik, saya sudah deal dengan ini semua" Pak Jefri tersenyum lebar.
Setelah kesepakatan tercapai, Lucky dan Dara pun bergegas meninggalkan ruangan Pak Jefri.
"jadi dia kakak sepupu mu yang bersama pak Lucky?" Tanya Pak Jefri ke Sandra.
__ADS_1
"iya pak bos, dia kakak sepupuku" Sandra mengiya Pak Jefri. Ternyata cukup satu jam saja daya pikat Dara melekat kuat di hati Pak Jefri.
"sungguh pribadi yang sangat mempesona" Pak Jefri bergumam dalam benak nya.
"baiklah Sandra aku punya tugas untukmu, bisakah kamu mengajak kakak mu makan malam dengan ku besok ?" Jefri memberikan tugas yang tidak berhubungan dengan kantor.
"tapi pak Bos....."Sandra ingin menjelaskan .
"kalau kamu bisa melaksanakan tugas ini, besok kamu ku angkat menjadi staff disini dan gaji mu dua kali lipat.
Jefri membuat kesepakatan dengan Sandra.
"baik pak bos" Sandra setuju dengan tawarannya.
...
"kak....nanti malam bisakah kakak mengantarkan ku ke suatu tempat"Sandra menatap mata Dara dengan tajam.
"emang kamu mau kemanan dek?" Dara sedikit kepo.
"Kakak tau ga tempat ini dimana" Sandra sembari menunjukan sebuah alamat.
"iya kayaknya kakak pernah kesini? emang kamu ada perlu apa kesini dek?" Dara sangat kepo.
"pokoknya kakak antar aja aku kesini, nanti kakak tau sendiri" Jawab Sandra.
"ahkk iya deh nanti kakak pulang lebih awal" Dara mengiyakan adik sepupunya. Mendengar itu Sandra sangat senang.
Setiba di kantor, Dara mendapati Lucky sedang menelpon staffnya.
"bagaimana pak, sudah di tangani?"Tanya Lucky lewat ponselnya.
"siapa Pak Bos ini sangat mudah di tangani anda jangan khawatir, nanti sore anda akan mendapat kabarnya" Staf Lucky menjawab nya dengan keyakinan yang sangat luar biasa.
"pagi ..."Setelah mengetuk pintu Dara pun masuk keruangan Lucky.
Setelah menyadari Dara ada di ruangannya Lucky pun menutup ponselnya.
"pagi juga sayang" Lucky tersenyum manis kepada Dara.
"aku senang kamu ada disini, bagaimana tidur mu semalam?" Tanya Lucky.
"sangat nyenyak!" Dara menjawabnya.
"oh iya sayang nanti sore, aku bisa ga pulang lebih cepat, Sandra ingin aku menemaninya ke suatu tempat" Pinta Dara.
"ahk tentu saja boleh, tapi ingat jaga diri baik-baik ya" Lucky mengijinkan Dara.
Waktu pun berlalu begitu cepat, dan sore pun datang tak di undang.
"baiklah sayang, aku ijin pulang" Dara meminta ijin.
"oh iya baiklah, apa kamu ingin aku temani dan mengantarkan kalian?" Tanya Lucky.
__ADS_1
"oh tidak usah sayang" Dara menolaknya.
"oh iya baiklah kalo gitu, hati-hati di jalan, dan telepon aku kalau ada apa-apa di jalan" Lucky pun mengantarkan Dara sampai pintu depan perusahaannya.
Setelah melihat Dara masuk ke mobil Lucky balik badan dan masuk kembali ke kantornya.
Segera dia mengecek semua berkas dan menandatangani semua berkas yang ada di mejanya.
Tak lama ponsel pun ber bunyi.
"pak Lucky..."Staf Lucky yang tadi pagi menelepon kembali.
"perintah anda sudah kami tangani, dan semua berjalan sesuai dengan yang kita harapkan" Staf Lucky menjelaskan.
"wow terimakasih banyak, ini sangat cepat diluar ekspektasi, terimaksih banyak untuk kerja kerasnya" Lucky pun sangat girang mendengar kabar tersebut.
Setelah itu dia pun menutup ponselnya. Dan bergegas pulang ke apartemennya.
Lucky sangat bersemangat setelah mendengar kabar yang sangat positif hari ini.
...
Sementara Dara dan Sandra pergi kesebuah alamat .
"ayo kak kita masuk!" Sandra mengajak Dara.
"sepertinya ada sebuah pesta disini, pesta apa ini De?" Dara sedikit kepo.
"akh nanti juga kakak akan tau setelah masuk, yuk" Ajak Sandra.
Setelah mereka masuk Bos Jefri sudah ada duduk di ruangan pesta megah itu dengan santainya dia meminum minumannya.
Setelah melihat Sandra dan kakak sepupunya berjalan kearahnya dia pun tersenyum senang dan menyambut mereka dengan hangat.
"selamat datang , akhirnya kalian sampai juga" Sambut Jefri .
Sementara Dara agak bingung dengan apa yang terjadi dan berbisik kepada sepupunya.
"kenapa ga bilang kalau kamu mau bertemu bos mu"Bisik Dara.
Sandra tidak menjawabnya dan menarik tangan sepupunya untuk duduk di kursi di mana bosnya tengah duduk.
"silahkan duduk" sembari tersenyum Jefri mempersilahkan Dara duduk.
"duduk kak" Bisik Sandra.
Setelah itu mau ga mau Dara pun duduk.
Setelah melihat Dara duduk Sandra pamit ke toilet.
"kak aku ke toilet sebentar ya" bisik nya
Setelah itu Dara pun di tinggalkan berdua dengan Jefri di meja nya.
__ADS_1