I Am Kiara

I Am Kiara
bab 33


__ADS_3

kini kiara dan kean telah berdiri tepat di depan pintu yang bertuliskan principal's office(ruang kepala sekolah).


tok.. tok.. tok..


"masuk.. " sahut seseorang yang berada di dalam ruangan tersebut.


mendengar jawaban itu, kiara dan kean segera masuk ke ruangan.


"atas nama kiara putri Atmajaya? " tanya kepala sekolah.


"hmm... "jawab kiara singkat dengan tampang datar nya.


"kamu berada di kelas XII IPA 2,dan kean karena kalian satu kelas sekalian aja dengan kiara ya" ucap kepala sekolah sambil menatap kean dan kiara.


"ya... "


"hmm"


mereka pun langsung berbalik keluar dari ruangan tersebut tanpa sepatah kata pun yang membuat kepala sekolah mengelus dadanya sambil menggeleng.


(untuk yang nanya kenapa nama di nama kiara ada marga Atmajaya, itu karena orang tua angkat kiara merupakan bagian dari keluarga Atmajaya. dan di karena kan mereka sudah meninggal dan tidak memiliki keturunan kandung, jadinya kiara lah yang mewarisi segala peninggalan dari keluarga tersebut termasuk perusahaan A'tjaya corporation yang menduduki peringkat keluarga terkaya ke 7 di dunia)


***


tok.. tok.. tok..


"masuk.. "


"loh kean kamu dari mana aja kok baru masuk" sahut guru yang mengajar di kelas tersebut.


"murid baru" jawab kean tanpa mengindahkan pertanyaan guru tersebut.


"hahh ya udah kean kamu langsung duduk di bangku kamu dan kamu tunggu disini sebentar kalo ibu udah panggilin baru kamu masuk" ucap guru tersebut dan di angguki oleh kiara.


"baiklah anak anak di sini ibu akan mengumumkan bahwa akan ada murid baru di kelas ini, ibu harap kalian menerimanya dengan baik" ucap guru tersebut di disambut riuh oleh para siswa siswi nya.


tuh kan bener kata gw tuh mubar bakalan masuk kelas ini


anjir mubar dong cewe apa cowo


mudah mudahan cogan


pletak..


lo pikiran nya cogan mulu gak ada yang lain apa


suka suka gw dong kok lo yang sewot


beneran bu mana mubar nya


brak..


"udah jangan berisik" ucap tersebut sambil menggebrak meja yang mana membuat kelas tersebut seketika hening.


"yang di luar ayo masuk" lanjut nya.


tak lama masuk lah kiara dengan tampang dingin dan datar yang sayang nya berwajah sangat imut dengan pipi chubby.


brakk


anjir kok imuttt

__ADS_1


wehh bocil nyasar dari mana nih


adekk ikut sama babang yokk


aaaa seseorang tolongg gw gak tahan imutttt bangetttt


berisik lo jamet


apa lo ngajak berantem


ayok siapa takut


brakk


"udah kalian ini sehari aja gak berisik bisa" omel guru tersebut


"gak bisa buuu" jawab siswa di sana serentak.


"hadeeeh ya udah kamu silakan perkenalkan diri"


"kiara" jawab kiara singkat yang membuat mereka yang berada di kelas tersebut melongo.


"hanya itu? " tanya guru tersebut pada kiara.


"hmm.. "


"baik lah kalo gitu perkenalkan ibu wali kelas kamu, nama ibu suryani panggil aja... "


"busuuuurrrr" ucap para siswa serentak memotong ucapannya.


"kamu bisa duduk di bangku kosong sebelah alvi " lanjut busur sambil menunjuk ke arah seorang siswi yang asik dengan dunianya sendiri.


kiara pun langsung berjalan menuju bangku yang telah di tunjuk.


kriiiinngggg


"baiklah cukup sekian materi hari ini yang belum selesai boleh lanjutkan di rumah masing masing. sekian terimakasih"


"ra... " panggil kean setelah busur keluar dari kelas.


"hmm?"


"mau ke kantin?"tanya kean


"duluan aja"


"ya udah kalo gitu nanti duduknya sama aku aja ya"


"iyaa"


setelah itu kean pun keluar dari kelas dan menghampiri teman teman nya.


"ehmm" dehem seseorang yang berada di sebelah kiara membuatnya Menyerngit kan kening.


"huaaa araaaa avi kangen tauuu, kok gak bilang bilang kalo mau pindah sinii" ucap alvi sambil memeluk kiara erat.


"kejutan" jawab kiara singkat dengan tampang datarnya.


"ish lo mah gak asik, datar mulu tuh senyum napa senyum" ucap alvi sambil menarik kedua pipi kiara gemas.


"ck males" jawab kiara sambil melepaskan kedua tangan alvi dari pipi nya.

__ADS_1


"huhh terserah deh. kantin yuk laper nih"


"ayo"


mendengar jawaban kiara seketika membuat alvi sumringah.ia dengan segera menggandeng tangan kiara dan menarik nya keluar dari kelas


mereka berjalan melangkah menuju ke kantin dengan di iringi tatapan kagum, iri dan lain lain dari para manusia yang mereka lewati.


"eh ra ngomong ngomong kean itu kembaran lo yang pernah lo ceritain itu ya" tanya alvi memulai pembicaraan tanpa melepaskan tautan tangan mereka sambil menatap tajam laki-laki yang memandang mereka dengan penuh minat.


"hmm" dehem kiara mengiyakan.


"anjir serius? boleh gua gebet gak?" tanya alvi bercanda. tapi kalo beneran gapapa juga sih soalnya kean itu ganteng nya kelewatan, sampai salah jalan(canda).


mendengar pertanyaan itu seketika membuat langkah kiara terhenti sejenak dan di ikuti alvi yang juga menghentikan langkah nya.


"boleh kalo dia nya mau" jawab kiara dan kembali melanjutkan langkahnya.


sementara alvi, ia melongo mendengar jawaban yang kiara berikan bahkan tanpa ia sadari tautan tangan mereka ikut terlepas.


"di restuin dong, padahal gua cuma bercanda" ucap alvi pada dirinya sendiri.


"ARAAA TUNGGUIN" teriak alvi sambil berlari menyusul kiara yang kini menatapnya tajam.


"berisik" ucap kiara datar karena tatapan semua orang berpusat pada mereka akinat teriakan alvi.


alvi hanya cengengesan ketika mendengar nada datar kiara. ia kemudian berdehem pelan dan kembali mendatarkan ekspresi nya seperti kiara.


***


sementara itu, di lain tempat...


"andre.. " panggil seorang perempuan dengan lembut pada seorang laki-laki yang kini sedang terduduk di bawah pohon dengan peluh yang bercucuran setelah bermain basket.


andre menoleh ke arah perempuan itu dan tersenyum lembut.kemudian menepuk pelan tanah di sebelah nya mengisyaratkan agar ia ikut duduk bersama nya.


"eh ada neng ana, apa kabar neng, makin cantik hari makin cantik deh" ucap riko salah satu teman andre yang bersifat play boy.


pletak


"lu kalo mau gombalin cewek liat liat dulu, liat noh pawangnya kaya udah mau makan lo noh" ucap arya sambil menunjuk andre yang kini menatap riko dengan tajam menggunakan dagunya.


"hehehe peace bos" ucap riko sambil menunjuk kan dia jari tangan nya.


sementara ana yang merupakan kekasih dari andre hanya terkekeh pelan melihat tingkah mereka berdua. tak lupa dengan kedua tangan nya yang mengelap keringat di wajah andre.


"ck gak usah senyum sama mereka" ucap andre ambil menarik ana ke pelukan nya yang membuat gadis itu tersentak kaget.


"ishh kamu ngagetin" ucap ana dengan cemberut sambil memukul pelan dada bidang andre.


cup..


"maaf sayang" ucap andre sambil mengecup pipi ana yang membuat gadis itu blushing.


"anjirr astaghfirullah makk mata suci anak mu sudah ternodai"


"ga liat sumpah gua ga liat"


ucap arya dan riko serentak sambil mengalihkan pandangan mereka.


"andreee.. " rengek ana sambil membenamkan wajahnya yang memerah di tubuh andre.

__ADS_1


sementara sangat pelaku hanya terkekeh sambil mengacak rambut ana dan memeluk erat tubuh mungil sangat kekasih.


__ADS_2