I Am Kiara

I Am Kiara
bab 13


__ADS_3

"gimana sayang, kamu senang hari ini" tanya tuan arga pada alana.


mereka saat ini baru pulang setelah tadi jalan jalan bareng.


"seneng banget pah, makasih yah udah ajak lana jalan jalan. lana saayang papa" ucap alana kemudian memeluk tuan arga dengan erat.


"papa aja nih yang di sayang, mama gak. mama ngambek aja deh soal nya lana gak sayang mama" nyonya Rita berpura-pura menampilkan wajah cemberut nya.


"hehe... sayang mama juga" alana dengan segera langsung memeluk mam angkat nya itu dan di balas dengan pelukan yang tak kalah erat pula.


"haha... udah udah, mending sekarang lana mandi bersih bersih abis itu makan. mama bakalan masakin makanan kesukaan lana hari ini" ucap nyonya Rita yang telah meleraikan pelukan nya.


"beneran mah"


"iya sayang.. udah gih sana mandi, udah bau asem" ucap nyonya Rita bercanda sambil menutup hidung nya.


"gak ya mah, lana masih wangi kok" balas alana sambil cemberut


"masa sih kok ada bau bau asem ya pah"


"iya nih mah, papa juga kecium bau nya" ucap tuan arga ikutan ngejailin alana.


"ishh.. gak ya, lana tuh masih wangi tauu" ucap lana dengan tangan yang bersedekap di dada dan muka yang cemberut.


"haha.. iya iya lana wangi kok, mama sama papa cuma bercanda. jangan cemberut gitu dong" ucap tuan arga sambil menarik pipi alana.


"abis nya mama sama papa jail"


"haha.. maafin mama sama papa ya. sekarang lana masuk kamar gih mandi, mama mau masak makan siang dulu" ucap nyonya Rita dan di angguki alana.


ia pun langsung bergegas menuju ke kamarnya sambil di ikuti seorang pelayan yang membawa belanjaan nya.


"papa juga mau langsung mandi juga deh, mama masak nya yang enak yah" ucap tuan arga yang di akhiri dengan ciuman singkat di dahi istri nya itu.


"iya iya, udah sana gih" balas nyonya Rita.


"jadi mama ngusir nih"


"tadi kata nya mau mandi, ya udah sana"


"iya iya mahh, jangan marah marah dong ntar papa tambah sayang" ucap tuan arga kemudian langsung berlari ke kamar nya setelah di pelototi istri nya itu.


nyonya Rita menggelengkan kepala nya karena tingkah suami nya itu. ia pun segera menuju ke dapur dan memasak.


tanpa mereka sadari, kiara memperhatikan mereka dari sudut ruangan dengan wajah sendu.


...****************...


"mama lagi masak apa" tanya alana yang baru tiba di dapur.


pertanyaan alana yang tiba tiba itu membuat nyonya Rita terlonjak kaget.


"astaga lanaa... ngagetin aja. untung mama gak jantungan"


"hehe... sorry mah. mamah lagi masak apa" tanya alana sambil berjinjit untuk melihat apa yang sedang di masak mama nya itu.


"mama lagi masakin udang goreng balado kesukaan lana. dan khusus hari ini, mama sengaja masakin menunya udang kesukaan lana"

__ADS_1


"wahh beneran mah, lana jadi tambah laper deh"


"haha.. sabar ya nak bentar lagi udah matang kok. oh ya mama boleh minta tolong gak, tolong panggilin papa turun sekalian ajak makan"


"ay ay kapten" ucap alana seraya menirukan pose tentara yang sedang hormat dan kemudian berlari menuju ke kamar papa nya. sedangkan nyonya Rita terkekeh melihat kelakuan alana.


kini, semua telah siap di meja makan, termasuk kiara.


"ayo kita mulai makan nya, jangan lupa berdoa terlebih dahulu" ucap tuan arga dan kemudian memimpin doa makan.


mereka semua memulai makan siang nya kecuali kiara. ia hanya menatap seluruh makanan yang tersaji di meja.


"mama kok masak udang, ara kan alergi udang mah" tanya kiara.


"gak usah banyak komen, lagian saya masak untuk anak saya bukan untuk kamu"


"tapi mah.. "


"gak usah banyak omong, kalo gak mau makan ya gak usah makan. jangan bikin ribut" ucap nyonya Rita.


brak...


"cukup, kiara kalau kalau kamu gak mau makan, mending kamu pergi dari sini. jangan bikin keributan" ucap tuan arga seraya menggebrak meja makan.


kiara tersentak mendengar ucapan papanya itu.


"tapi pah... "


"saya bilang pergi ya pergi. atau kamu mau saya seret sekalian"


kiara menggelengkan Kepala nya mendengar bentakan papa nya itu.


"sudah pah, gak baik marah marah di depan makanan" ucap nyonya Rita sambil mengelus punggung suaminya.


tuan arga menghela nafas untuk meredakan emosi.


"maafin papa ya, kita lanjutin aja makan nya" ucap tuan arga dengan lembut dan di angguki nyonya Rita dan alana.


sementara itu, kiara di suruh pergi oleh papa nya berjalan menuju ke sebuah taman yang letaknya tidak jauh dari mansion Aldebaran.


dengan air mata yang berlinang, ia terduduk di bawah pohon besar nan rindang.


" hiks ara kangen oma.. hiks hiks ara laper hiks papa sama mama jahat hiks hiks ara mau ikut ano hiks hiks"


kiara terus menangis dan menumpahkan air mata nya sambil menekuk lutut dan menenggelamkan kepada nya pada lipatan tangannya.


"heyy ini untuk kamu" ucap seseorang pada kiara.


mendengar suara seseorang di hadapan nya, kiara mengangkat kepalanya dan memperlihatkan wajah sembab dan hidung yang memerah karena menangis.


"kamu siapa" tanya kiara dengan muka polos nya pada seseorang tersebut yang ternyata adalah seorang anak laki laki yang seperti nya seumuran dengan nya.


anak itu tertegun sejenak karena keimutan kiara.


"kenalin aku azka, kalau kamu siapa" tanya anak yang ternyata bernama azka tersebut.


"nama aku kiara" jawab kiara

__ADS_1


"kalau gitu aku panggil kamu Kiky aja boleh gak"


"mm boleh, tapi aku panggil kamu jaja, gimana"tanya kiara balik.


"boleh dong.. kamu imut, mulai sekarang kita sahabat yah" ucap azka seraya menarik pipi tembem kiara.


"mm oke, sekarang kita sahabatan yah" kiara mengangguk.


tapi, beberapa saat kemudian...


kruukkk...


"pfff bwahahaha" azka tertawa terpingkal ketika tidak sengaja mendengar suara yang berasal dari perut kiara.


kiara menutup wajah nya menahan malu.


"ishh.. jaja jangan ketawa dong kan ara jadi malu" ucap kiara dengan menggembungkan ke dua pipi nya.


"hahaha.... iya iya. oh iya ini aku ada bawa bekal tadi di siapin sama mama aku. kita makan bareng yaa" ucap azka seraya membuka kotak bekal yang di bawa nya tadi.


"wah nasi goreng, kaya nya enak"


"iya dong, mama aku yang bikin nya"


mereka pun makan bersama dengan wadah dan sendok yang sama ( harap maklum, masih anak anak jadi belum paham ygy).


setelah menghabiskan makanan nya, mereka pun bermain dengan riang di taman tersebut. sampai mama nyaa azka datang dan mengajak azka untuk pulang.


"azkaa, pulang yuk nak. papa kamu udah nungguin tuh di depan" ucap mama azka


"oh hay cantik, nama kamu siapa" ucap mama azka ketika menyadari bahwa anak nya sedang tidak sendirian.


awalnya ia terkejut, karena azka biasanya jarang mau berinteraksi sama anak sebayanya. tapi sekarang yang ia lihat anak nya bermain dengan seorang anak perempuan yang sangat imut.


"hay juga aunty, nama aku kiara. kalau aunty siapa" tanya kiara balik sambil memiringkan kepalanya.


mama azka mencubit pipi tembem kiara karena merasa gemas dengan keimutan nya.


"nama aunty Arabella, kamu bisa panggil aunty bella. aunty itu mama nya azka"


"mah, katanya tadi mau pulang kok gak jadi" tanya azka pada mama nya itu.


"oh iya hampir aja lupa, aunty pulang dulu ya sayang, kapan kapan kita ketemu lagi" pamit nyonya bella.


"iya aunty"


"Kiky, jaja pulang dulu ya. besok kita ketemu lagi disini"


"oky kalau gitu ara bakal sering ke sini buat main sama jeje"


"kalau gitu kita pulang dulu ya dada Kiky"


"dada juga jeje aunty bebel"


"daa sayang tante sama azka pulang dulu" pamit nyonya bella dan di angguki kiara.


mereka pun berlalu meninggalkan taman dan pulang ke rumah nya.

__ADS_1


kiara yang kini tinggal sendiri memilih untuk ikut pulang ke mansion sendiri dengan jalan kaki persis seperti saat ia menuju ke sini. beda nya, tadi ia datang sambil menangis dan sekarang ia pulang dengan gembira karena telah memiliki sahabat baru dan ia tidak akan merasa sendirian lagi.


__ADS_2