
Maap ya baru bisa up, soalnya kemaren-kemaren sibuk sama sekolah dan untungnya hari ini libur, niatnya si kemaren malem mau up, tapi aku nya malah gaenak badan sakit gitu:(
Betewe aku mau curhat sedikit, akutu udah mau move on dari mantan karna udah suka sama orang lain, eh dia nya gasuka aku gess, dia tuh jutek bgt, flat bgt mukanya udah kaya triplek kalo aku senyum dia gapernah senyum cmn natap mata aku doang, dia tuh ganteng bgt, putih, kumis tipis, alis tebel, ada lesung pipi nya, dalem bgt sedalam cintaku padamu, eakkkk. beda jurusan si sama aku ges, dia anak MM. Udah ah gitu aja, pokoknya sedih initu:"
Yo kita mulai baca cerita aku, udah kangen kan? Kangen wanda lepin atau author nya?:v
****
Author pov
Dimeja makan sudah ada Levin, Raya, Renal dan tentu saja Sinta. Raya membantu sinta menyiapkan makanan di meja makan, sedangkan Levin malah melamun, entah apa yang dia pikirkan.
"Loh Wanda kamu mau kemana?" Tanya Sinta yang melihat Wanda sudah memakai tas nya, dan tentu saja Rian yang ada di sampingnya.
"Saya sama Wanda mau pamit pulang dulu Tante." Jawab Rian sopan.
"Loh kenapa? Kan belum makan, ayo sini makan dulu, Tante udah masak banyak Loh."
"Tau si, ga asik banget masa pulang." Ucap Renal.
"Rian ada urusan mendadak di cafe Tante, terus Wanda juga ada janji sama Aletha katanya, jadi sekalian aja bareng."
"Tapi kan kalia--"
"Udah si Tante biarin aja kalo mereka mau pulang." Ucap Raya seolah memang tidak suka dengan keberadaan Wanda.
"Yauda deh Tante gabisa maksa, kalo gitu kalian hati-hati ya."
"Iya Tante." Ucap Wanda tersenyum tipis, tapi matanya mengarah ke arah Levin yang sedari tadi menatap nya.
"Wanda biar Gue aja yang anter pulang, Lo mending langsung ke Cafe, katanya ada urusan mendadak." Ucap Levin.
"Ih Levin kan katanya janji, abis ini kita mau jalan-jalan." Ucap Raya manja.
"Udah Lo anterin aja tuh sepupu Lo, Wanda biar sama Gue." Ucap Rian seolah menyindir, dengan menekankan kata-kata 'sepupu'.
Renal yang meihat itu hanya bisa diam, Renal takut kedua sahabatnya ini akan bertengkar.
Setelah itu Rian menarik tangan Wanda untuk segera keluar dari rumah Levin. Sedangkan Levin hanya bisa diam sambil menatap tajam kearah Rian yang sudah menuju keluar rumah nya.
****
"Loh ini kan Cafe Lo? Kita ngapain kesini? Lo bener ada urusan mendadak?" Tanya Wanda yang sudah turun dari motor Rian.
"Udah ikut aja, yu." Rian menarik tangan Wanda untuk masuk ke dalam Cafe milik nya. Saat sudah di dalam, banyak karyawan-karyawan yang menyapa sopan kepada Rian.
Sekarang Rian dan Wanda sudah ada di atas Roftoop Cafe Rian.
"Biasanya Gue kalo lagi banyak pikiran suka kesini, ngilangin beban pikiran. Disini tu enak, sepi, sejuk, dan yang pasti, kalo Lo marah atau nangis pun gabakal ada yang tau." Ucap Rian masih dengan berdiri di samping Wanda sambil menatap kearah depan.
__ADS_1
"Iya bener, sejuk banget, padahal ini udah siang." Ucap Wanda sambil menghirup udara nya.
Rian tersenyum kecil dan memperhatikan Wanda yang sedang memejamkan mata sambil menghirup udara.
"Jangan sedih lagi ya," Ucap Rian.
"Gabisa, Gue cemburu liat Levin segitu deket nya sama Raya." Ucap Wanda dengan raut wajah sedih.
"Levin gabakal suka sama Raya, percaya sama Gue. Mereka itu cuman sepupu."
"Iya, sepupu jauh." Jawab Wanda pelan.
Beberapa menit mereka hanya saling diam, larut dalam pikiran masing-masing.
"Mau sampe kapan, Lo terus-terusan kaya gini?" Tanya Rian.
Wanda yang mengerti maksud Rian hanya bisa tersenyum tipis.
"Gatau, Gue juga gamau kaya gini, Gue udah berusaha lupain dia, tapi semakin Gue lupain dia, semakin juga Gue mikirin dia, dan akhir nya makin gabisa Gue lupain dia." Jawab Wanda terkekeh kecil.
"Jangan terlalu maksain sesuatu hal yang belum tentu bakal jadi milik Lo lagi Wan, cinta sama orang yang ga cinta sama kita sendiri itu sakit." Ucap Rian sambil memandang ke arah depan, mereka sekarang sedang duduk di bangku yang ada disitu.
"Ko Lo kaya Aletha si, bijak banget kalo ngomong." Jawab Wanda sambil tertawa kecil.
"Karena Gue ngerasain jadi Lo." Ucap Rian sambil menatap Wanda.
"Iya,"
"Emang siapa orang nya?"
"Lo." Ucap Rian yang membuat Wanda kaget setengah mati, Wanda bingung harus menjawab apa, dia benar-benar kehabisan kata-kata.
"Ya enggak lah, Gue becanda kali. Serius amat muka nya." Ucap Rian sambil tertawa.
"Isss ngeselin banget, Gue kira Lo beneran suka sama Gue." Ucap Wanda cemberut.
"Idi ngarep banget ya Lo," Ucap Rian menggoda Wanda.
"Ih enggak, enak aja!"
"Jujur aja si elah,"
"ENGGAK IHH!" Ucap Wanda teriak, lalu menjambak rambut Rian sambil tertawa, sedangkan Rian hanya bisa mengaduh kesakitan sambil tertawa juga. Siang ini mereka habis kan dengan canda tawa yang begitu menyenangkan.
****
"Bun, Levin mau keluar dulu ya." Ucap Levin yang sudah turun dari tangga dengan keadaan rapih.
__ADS_1
"Mau kemana kamu?"
"Ke rumah Wanda, sebentar."
"Oh yauda hati-hati ya, salam dari Bunda buat Wanda."
"Iya Bun," Saat Levin sudah jalan menuju pintu keluar, Raya malah berlari menghampiri nya dan meneriaki nama nya.
"LEVINNN IHH, mau kemana?"
"Mau keluar sebentar,"
"Pokoknya gaboleh! Mending Lo nemenin Gue cari makan diluar aja yu."
"Gabisa Ray, Gue udah ada janji."
"Yauda Gue ikut."
"Ray,"
"Vin,"
Sedangkan Levin hanya bisa menghela napas nya kasar sambil menatap Bunda nya, sedangkan sinta hanya bisa mengangguk pelan.
"Yauda ayo Gue temenin Lo cari makan." Ucap Levin.
"Yeyy! Yauda Tante aku sama Levin keluar dulu ya, nanti pulang nya aku bawain makanan."
"Iya yauda sana, hati-hati ya."
"Iya Tante." Raya menarik tangan Levin keluar, dia senang bisa menghabiskan Waktu bersama Levin, dan akan dipastikan akan terus seperti ini.
Levin hanya bisa memasang raut Wajah malas nya, dia merasa bersalah pada Wanda, padahal tadi dia sudah menelfon Wanda untuk mengajak nya keluar, tapi malah seperti ini kejadian nya.
*****
Di tempat lain Wanda sudah rapih dengan make up yang natural, dia sangat senang karena hari ini Levin mengajak nya jalan.
Levin: sorry wan, kita gajadi jalan nya. Gue harus nganterin Raya.
Sedangkan Wanda yang membaca pesan itu hanya bisa tersenyum tipis sambil menatap ponsel nya. Rasanya sia-sia dia berdandan seperti ini.
"Lo terlalu sulit buat di gapai Vin." Batin Wanda.
*****
Part 23 udah ada tapi belum tau nih mau di up kapan, kalo kalian mau nya kapan? spoiler dikit, di part 23 kalian mungkin akan kesel dan mengumpat ngumpat Levin:(
Tbc
__ADS_1