I Love My-Ex

I Love My-Ex
Part 5


__ADS_3

****



Author Pov



"Lo berdua duluan aja ke WB, Gue mau ke toilet dulu," Ucap Levin kepada Renal dan Rian.



"Oh yauda, tapi jangan lupa nyusul." Ucap Renal.



"Iya." Setelah itu Levin pergi keluar kelas meninggalkan kedua sahabatnya.



"Heh malah bengong!" Ucap Renal menepuk pundak Rian, karena sedari tadi dia malah melamun sambil memperhatikan Levin yang keluar kelas.



"Ha?-Eh iya kenapa?" Ucapnya setelah tersadar dari lamunanya.



"Ayo ke WB, anak-anak udah pada nungguin, gaenak."



"Iya."



****


"WANDA!"Teriak Levin saat melihat Aletha dan Wanda ada di lorong, Lalu Levin segera menghampiri mereka berdua.



Saat Levin sudah berada di depan Wanda, Letha sudah lebih dulu berbicara.



"Mau apa lagi Lo? Belum puas tadi pagi bikin Wanda malu?" Ucap Aletha sinis.



"Gue mau ngomong sebentar sama Wanda," Ucap Levin masih dengan ekspresi tenangnya.



"Gabisa, temen Gue gaada waktu buat ngomong sama cowok brengsek kaya Lo!"



Sedangkan Levin yang dibilang seperti itu oleh Aletha hanya bisa diam. Andai saja Aletha itu laki-laki, pasti sudah Levin hajar. Tapi sayangnya, Aletha itu perempuan. Dan pantang bagi Levin untuk menghajar perempuan. Ia tidak mau dianggap pecundang. Sudah cukup tadi pagi dia dikata-katai oleh gadis yang ada di hadapannya ini.


__ADS_1


"Tha udah,"



"Apaansi Wan, biarin aja."



"Jadi gimana? Gue boleh ngomong sama Lo?"



"Boleh Ko Vin," Ucap Wanda.



"Lo apa-apansi ih!" Ucap Letha kesal kepada Wanda.



"Sebentar doang Tha," Jawab Wanda mencoba memberi pengertian kepada sahabatnya ini.



"Tapi Gue cuman Mau ngobrolnya berdua ya," Ucap Levin kepada Wanda, seolah mengkode agar Aletha segera pergi.



"LO NGUSIR GUE?" Ucap Aletha emosi. Astaga Kalau bukan karena di sekolah, sudah di pastikan Aletha akan mencabik-cabik laki-laki ini.



Sedangkan Levin hanya menganggkat bahunya acuh.




"Yauda, awas kalo lama-lama." Setelah itu Aletha pergi meninggalkan mereka berdua.



****


"Mau ngomong apa Vin?"



"Gue mau minta maaf soal kejadian tadi pagi,"



"Iya gapapa." Ucap Wanda tersenyum.



Selama beberapa menit mereka hanya saling diam. Dan untuk pertama kalinya lagi mereka berbicara berdua seperti ini setelah mereka putus.



"Emang Gue murahan banget ya Vin? Tanya Wanda memecahkan keheningan. Sedangkan Levin yang ditanya seperti itu hanya bisa diam, bingung harus menjawab apa.

__ADS_1



"Harusnya Gue sadar dari awal kalo Lo itu emang udah bener-bener lupain Gue. Tapi bodohnya Gue masih aja mikir kalo Lo bakal balik lagi ke Gue." Gadis itu terkekeh kosong, meski dia mencoba baik-baik saja, tapi sorot matanya membuktikan bahwa gadis ini sedang tidak baik-baik saja.



"Selama tiga bulan ini Gue selalu berusaha ko buat lupain Lo, tapi hasilnya tetep gabisa. Semakin Gue lupain Lo malah semakin Gue kepikiran sama Lo. Bahkan Gue aja masih belum tau jelas alesan Lo mutusin Gue itu apa?" Wanda tersenyum miris.



"Gue tau Gue salah, tapi tolong jangan paksa Gue buat lupain Lo, karena itu gaakan pernah bisa." Ucap Wanda sambil menatap lekat manik mata laki-laki itu.



****


"Tha ayo kita pulang,"



"Lo kenapa? Mata Lo merah, Lo abis nangis?"



"Gapapa Tha, udah ayo pulang Gue cape banget."



"Yauda ayo."



Meski Wanda berkata dia tidak apa-apa, tapi Aletha tau bahwa sahabatnya itu habis menangis.



Selama dalam perjalanan, Wanda terlihat sering melamun. Bahkan ketika Aletha mengajaknya mengobrol, Wanda mengatakan 'Gue lagi gak mood, Tha'.



Bukan hanya dalam perjalanan, ketika sudah berada di rumah pun Wanda tidak banyak bicara. Itulah yang membuat Aletha meradang karena diacuhkan.



****


Gimana-gimana? Next ga?



Huhu kasian Wanda😢 disini ada yang gabisa Move on juga dari mantan ga? Kalo ada, berarti kalian sama kaya Wanda, pejuang mantan😂 betewe tangan aku gatel jadi gabisa kalo ga up:" pokoknya kalo sekarang janji bakal up lagi kalo pembaca dan vote 30. Ah kebanyakan 'kalo' wkwk.



Seperti biasa ya, jangan lupa vote,share dan coment❤️



Salam cinta dari aku, zika❤️


__ADS_1


Sampai jumpa di part-part selanjutnya, babay!👋



__ADS_2