I Love You Nurse

I Love You Nurse
Sakit..


__ADS_3

~• Benar kata Dilan kalau Rindu itu berat •~


Sakit diri ini sakit menunggu kabar yang tak kunjung datang, sudah lama aku menunggu kabar dari mu tapi tak juga datang.. hu hu hu sedih Author lihat Ai.


Hal terburuk yang dilakukan pria pada seorang wanita, menurutku adalah ketika kita mengabaikan wanita itu saat dia mencintai kita sepenuh hati.


S E L A M A T M E M B A C A


Saat aku mulai mengerjapkan mata dan aku merasa kepala ku sangat pusing.


" Auuu.. kenapa kepala ku pusing sekali, badan ku juga rasa nya lemas.?" Lirihku saat merasakan ada yg tidak beres dengan diriku.


Tok..tok..tok..


"Ai, bangun sudah pagi.." suara ibu membangunkan ku.


Aku pun hanya menjawab ibu singkat.. "ya buu.."


"Bangun sarapan Ai..!" ibu berteriak kembali dari luar


Aku pun memaksakan diri untuk bangun dan melangkah menuju kamar mandi untuk mencuci muka dan menggosok gigiku.


Setelah nya aku keluar kamar menuju meja makan guna untuk sarapan bersama keluarga.


Ceklek..


Aku keluar dari kamar dan berjalan menuju tempat makan, disana sudah ada ayah ibu kakak dan adik ku., kemudian aku menarik kursi dan langsung duduk di sebelah kakak ku.


"Kamu kenapa Ai tumben lemes?" tanya nya heran karena melihat ku yang tidak semangat seperti hari hari biasanya.. dan sejurus itu semua yang ada di meja makan langsung melihat ke arah ku.


"Tidak apa apa kak" jawab ku lemas


Ketika ayah menyadari ada yang aneh dengan ku, ayah langsung menatap ku dengan lekat dan bertanya.


"Ai,, kamu sakit? wajah kamu pucat sekali nak..??" tanya nya to the poin dengan cemas sembari mengerutkan dahinya..


Kemudian ibu menghampiriku dan mencoba menaruh telapak tangannya di keningku.


"Masya Allah nak.. badan kamu panas sekali pantas saja kamu lemes dan pucat.." ucapnya dengan panik dan kemudian berjalan menuju kotak obat untuk mencarikan ku obat penurun demam.


"Aku tidak apa apa kok bu yah..cuma demam biasa mungkin efek kecapek an saja, jangan hawatir dan panik ya" jawab ku lemas dan pelan tapi masih bisa di dengar oleh keluarga ku.


Luka terdalam adalah ketika kamu tak mampu melihat dengan mata, dan kesedihan terpendam adalah ketika kamu tak mampu mengucapkan dengan kata-kata.


Kamu seperti hujan, turun dan reda tak beraturan, sedangkan aku adalah tanaman yang setia menunggumu turun.


"sudah ayo sarapan dulu habis itu kamu segera minum obat kamu ya agar lekas sembuh" perintah ibu yang langsung aku jawab dengan anggukan.


Sarapan pun selesai dan akupun sudah meminum obat ku.


Aku berjalan menuju kamar lalu ku rebahkan kembali badan ku di kasurku..


Semoga saja tubuhku segera membaik dan demamku pun segera turun.


Di ruang keluarga ayah dan ibuku mengobrol bersama adik ku..

__ADS_1


"Dek, coba kamu telpon mas Akbar, bilang kalau kakak kamu lagi sakit mungkin bisa memberi tahu obat apa yang harus di berikan.. syukur syukur dia mau ke sini."


"Iya buk..aku akan menghubungi mas Akbar."


adikku pun beranjak dari duduk nya lalu berjalan menuju kamar ku.


"Eh mau kemana? disuruh telpon malah pergi" tanya ayahku heran karena adik ku tak segera menelfon.


"Haddee gimana mau telpon coba nomernya aku tidak punya," ucapnya sambil menepuk kening kemudian berlalu.


Tok..


Tok..


"kak, pinjem hand phone kakak bentar ya.." ucapnya dari luar


"hmmm.. masuk" jawab ku pelan dari dalam kamar sambil memejamkan mata


ceklek...


pintu dibuka dan adik ku berkata.


"Mana hand phone nya kak, adek mau pinjem bentar" ucap nya saat sudah berada di dalam kamar ki


"di meja" ku tunjuk meja di samping tempat tidurku.


"makasih.." ucap nya setelah menemukan Hand Phone ku


Setelah itu adik ku pun keluar dari kamar ku lalu berjalan menuju ruang keluarga.


"kata mas Akbar tadi sudah telpon kak Ai yah katanya sudah disuruh minum obat yang sudah dikasih tau mas Akbar."


"oh y sudah kalau gitu dek.. biarkan kakak kamu istirahat dulu." jawab ayah


"iya.." adek ku pun menimpali


"Kasihan ya kak Ai' mungkin sakit gara gara kangen sama mas Akbar, perasaan susah lama adek tidak mendengar kak Ai telponan sama mas Akbar." ungkap adek ku ketika sedang mengobrol dengan ayah dan ibu.


"Eh.. masak sih dek? kok ibu tidak begitu merhatikan kakak kamu." tanya ibu dengan penasaran.


"Iya ibu.. kalau ibu tidak percaya coba ibu tanya saja sama ayah." ucap adek ku sambil melihat ke ayah


"Ayah..?" panggil ibu sambil melihat ke ayah untuk meminta penjelasan.


"Eh iya bu,, kemarin ayah juga sudah tanya ke putri kita kenapa Akbar sudah lama tidak ke sini? apa ada masalah?" ayah tanya seperti itu ke Ai kemarin


ibu pun kembali bertanya kepada ayah karena rasa penasaran dan juga hawatir dengan hubungan putri nya.


"Terus Ai jawab apa ya? ada masalah??" tanya ibu


"Ayah hanya menjawab dengan mengendik kan bahu nya sebagai bahwa ayah pun tidak tahu"


"kok gitu sih yah..!" omel ibu karena tidak puas dengan jawaban yang ayah berikan


"Maksud ayah itu ayah juga tidak tahu bu, orang Ai jawab nya tidak apa apa yah dan geleng geleng kepala saja" jawab ayah menjelaskan kepada ibu.

__ADS_1


"Kadang seseorang lebih memilih untuk tersenyum, hanya karena tak ingin menjelaskan mengapa dia bersedih" ucap ibu tiba tiba yang seketika membuat ayah adek dan kakak ku menoleh memandang ibu.


"Kenapa? benar kan? selama ini Ai seperti itu." ucap ibu kembali


"Tidak apa apa kaget saja ibu bisa so sweet gitu, ayah semakin cinta deh." jawab ayah santai


"Benar kata Dilan Rindu itu berat..😢" kata adek ku


"pletaakk..."


**


"jiaaa... pada kasihan tidak sih sama Ai..


menahan rindu sampai sakit?"


tapi yang dirindukan kayaknya tidak merasa ya...


Duuhh mas Akbar kemana aja sih kamu mas hayati rindu mas.. lekas pulang mas jangan kayak bang toyib


Begitulah cinta kadang kehadirannya bisa membuat bahagia seseorang tapi tak jarang pula menghadirkan luka..


Kalau kamu tidak siap dengan asam manis dan pahitnya cinta maka jangan pernah kamu mencarinya..


eaaaa... eaaaa... gubraakkk..


thor.. nasibnya Ai ada di tangan kamu tuh..


kasihan kali thor...


jangan di mainin ya thor kasian anak orang thor... hehehee 🤭


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung...


**Tetap di I Love You Nurse ya..


Ikuti next Episode nya..

__ADS_1


Jangan Lupa komen Like dan vote nya ya buat Author agar Up nya makin semangat..🌹🌹**


__ADS_2