I Love You Nurse

I Love You Nurse
Ai marah


__ADS_3

Hai jumpa lagi dengan I love You Nurse..


Semoga kalian semua masih setia ya sama Novel Author.


Aamiin...


Berusaha Up walau body rasanya nano nano maaakk, cuaca yang tak menentu, habis panas tiba tiba hujan seperti sekarang ini.


*****


S E L A M A T M E M B A C A


Tring..


"Jam 17.00 wib mbak Ai" isi pesan dari pak Ruyully


"Shi**itt!" umpat ku


"Kalau sudah begini aku harus bagaimana? aku sudah seperti orang be*go yang dengan mudah nya di bo*dohi oleh itu orang.." cerocos ku tak henti hentinya


"Apa aku pura pura tak tahu sajalah, kan Hand phone ku ada didalam tas jadi pura pura tidak baca saja, oke fix pulang saja.. I don't Care, yuuhuuu kasur ku aku datang." ucap ku seorang diri dengan riang ala ala menghibur diri


Saat sudah sampai di parkir segera aku menstater motor ku tiba tiba.


"Mbak Ai.."


"Oh Shii**it!" umpat ku lagi


"Hhhhh... iya pak" jawab ku lemas


Ku lihat jam tangan ku ternyata sudah jam 5 sore dan pak Ruyully menghentikan laju motor ku yang akan pulang.


"Jadi sekarang pak" tanya ku dengan wajah lesuh


"Ku tengok kanan kiri mencari keberadaan anak anak basket mana? nihil mereka tidak ada.. ini siapa sih yang be*go aku apa mereka, seharusnya kalau iya jadi sekarang kenapa tidak ada satupun siswa siswi yang akan cek kesehatan? buang buang waktu saja.. lama lama aku bener bener ilfiel sama pak duda ini." batin ku


"Tadi saya kirim Whatapp" jawab nya se enak ji*dat nya


"Oh ya?"

__ADS_1


"Saya nggak tahu, kesepakatan awal pulang sekolah ya pak, tapi sampai jam segini belum ada satu pun anak yang menuju UKS, jadi ya saya mau pulang sebelum hujan dan ini sudah jam 5" kata ku


"Ya sudah kalau begitu besok saja" ucap nya lagi


"What??" ucap ku kaget


"Gi*la bener bener gi*la ini orang, pantesan pisah sama istrinya. Orang modelan nya kayak begini, siapa coba yang betah." gerutu ku dalam hati.


"Kenapa mbak Ai? bisa kan kalau besok" tanya nya kepada ku


"Hhhhh.. pak sebaiknya bapak pastikan saja, atau kalau tidak begini saja.. biasanya anak anak basket cek kesehatan nya dimana sebelum ada saya? karena saya hari ini sudah membuang waktu saya dengan sia sia, dan besok besok saya tidak mau kejadian seperti ini terulang kembali, sesuai jam kerja sajalah pak nggak usah ribet." cerocos ku tak peduli aku sedang berhadapan dengan siapa toh sama sama makan nasi kan.


"Maafkan saya mbak Ai, tadi anak anak banyak yang ada jam tambahan, ada les dan lainnya" ucap pak Ruyully.


"Tau lah pak, terserah bapak saja, saya pulang jam kerja saya telah usai hari ini, so.. tidak ada masalah jika saya sekarang pulang karena saya masih punya kesibukan lain, permisi!" sahut ku


Kemudian aku berlalu begitu saja, bagaimana tidak.. coba kalian fikirkan maaakk masak aku di PHP sama itu duda ye kaan?? idih ogah sekali saja deh jadi bo*doh jangan sampai terjadi dan terulang untuk kedua dan ketiga kali nya


***


Saat sampai rumah, hujan pun turun dengan lebatnya dan untung saja aku sudah sampai dirumah karena memang tadi aku dijalan agak sedikit ngebut biar lebih cepat sampai dirumah dan ya akhirnya sampai juga.


"Ai, nak.. baru sampai ya? untung saja kamu sudah dirumah nak, hujan nya lebat begini disertai angin pula" ucap ibu ku saat aku sudah masuk rumah


"Iya bu, Alhamdulillah Ai juga bersyukur tidak kehujanan dijalan tadi" jawab ku


"Ya sudah kamu bersih bersih dulu gih habis itu makan biar nggak sakit" ucap ibu


Inilah ibu ku, sosok yang selalu mengerti anak anak nya, bahkan keluarga nya.. so, inilah alasan ku cepat pulang karena tidak mau membuat ayah dan ibu ku hawatir.. apalagi dengan hujan seperti ini kalau saja aku belum sampai rumah pasti kedua orang tua ku sangat hawatir.


Ibu ku memang cerewet, tapi di balik sifat nya itu secara tidak langsung banyak pesan yang di sampaikan oleh beliau untuk kami anak anak nya.


Ku langkah kan kaki menuju kamar ku untuk bersih bersih dan setelah selesai membersihkan diri aku segera keluar kamar menuju meja makan untuk makan siang, ya makan siang yang tertunda lebih tepatnya


"Ayah dan adek dimana bu?" tanya ku saat ibu di dapur menyiapkan masakan untuk makan malam nanti


"Ada, ayah di ruang kerja nya, sedangkan adek kamu. di kamarnya tuh" jawab ibu ku


"Alhamdulillah kenyang bu.. he he he" ucap ku dan ibu hanya tersenyum melihat ku

__ADS_1


Usai makan, aku menonton TV sendiri karena adek ku ada di kamar, eh.. Tv nya yang nonton aku kali ya.. soalnya aku sudah lelah dan kekenyangan jadi merem deh.. he he he


Othor : Ah, dasar Ai nanti awas kamu jadi gendut lo habis makan kenyang lalu bobok gitu


Readers : sudah lah Thor biarin toh kasihan Ai juga kali sudah capek badan juga capek hati, emosi emosi tuh kan tadi dia sama pak du*da


Othor : ya ya ya terserah readers saja deh.. aku manut wes


Readers : Nah gitu donk Thor, kan Othor baik hati dan tidak sombong, hmmm?


Othor : emang baik kali.. kemana aja maaakk?


Readers : disini mantengin NovelToon biar nggak gabut nggak bosan.


"Ai, nak kok tidur di ruang keluarga?" kata ayah bangunin Ai tapi yang du bangunin ngebo ha ha ha


Ha ha ha dasar Ai cantik cantik kok tidur nya kayak kebo sih ya kan maaakk


"Ayah, sudah biarin saja mungkin dia capek. hujan lebat tadi dia baru sampai rumah, nih dia juga baru selesai makan siang yang terlambat katanya tadi" ucap ibu mencegah ayah


"Kasihan ya bu dia.. tapi tak apalah biar dia tahu susah nya cari uang sendiri agar kelak dia bisa lebih bisa menghargai uang, waktu dan orang lain" kata ayah bijak


"Iya betul yah." jawab ibu.


"Adek mana bu?" tanya ayah


"Tadi dikamar yah, masak tidur juga kok nggak keluar keluar" kata ibu curiga


"Ya sudah deh, biarin yang penting tidak kelayapan ya kan bu" kata ayah..


"Hhmmm"


Stay tune ya maaak jangan kabur, jangan lupa masukin favorit biar kalau Othor Up ada notif.. he he he


.


.


...🥳Happy Reading🥳 ...

__ADS_1


__ADS_2