
Assalamu'alaikum...
Selamat malam semuanya...
Jangan lupa kasih semangat Author dengan kasih 🌹🌹☕☕ ya.. agar nggak loyoh, dan jangan lupa like, komen, rating bintang 5, dan favorit juga ya..
***
S E L A M A T M E M B A C A
"Masalah tes kesehatan anak basket mbak" ucap nya dan itu membuat ku lemes seketika
"Huuufft, ada apa lagi pak Ruyully?" ucap ku frustasi
"Em kemarin saya bilang kalau nanti kan ya tes kesehatan nya?" kata pak Ruyully
"iya terus?" tanya ku
"Sepertinya nanti juga belum bisa memastikan mbak bisa ngumpulin anak anak apa tidak, soalnya ada yang les tambahan" jelas nya
"Ya sudah nggak apa apa pak, pastiin dulu saj biar enak, anak anak nggak ke ganggu waktu les nya dan saya juga enak nggak bolak balik nunggu nya" kata ku memberi solusi
"Oiya, satu lagi pak.. jangan mendadak soalnya dekat dekat ini saya ada kesibukan" alasan ku.. he he he
"Eits.. bukan alasan sih tapi planning, soalnya aku mau nyari kerja sampingan mungkin di klinik yang jam sore" batin ku
"Ooo begitu, insya Allah mbak.. ya sudah kalau begitu saya pamit dulu mau ngajar" pamit nya
"Oh silahkan pak.." jawab ku
Tak lama ada yang tiba tiba datang dan mengagetkan ku..
"Woii.. seneng nya habis di apelin pak duda"
"Eh.. seneng? di apelin?" tanya ku bingung
"Siapa?" tanya ku lagi
"Siapa lagi kalau bukan kamu Aiiii" jawab nya meledek.
"Hadeee... sok tau banget sih mas..lagian kok tiba tiba saja datang mengagetkan ku sudah kayak jengkulang" kataku
"Jelangkung kaleee Aii" sanggah nya
"Terserah lah apa itu namanya" sewot ku
"Eh pak duda tadi ngapain sih bolak balik sini, hmm?" tanya mas Hasan
Ya, yang mengagetkan ku tadi adalah mas Hasan salah satu staf Tata Usaha di skolah ini.
"Orang bliau mau ngebahas masalah anak anak basket yang mau ada lomba jadi cek kesehatan dulu gitu" jawab ku
__ADS_1
"Ooo.."
"Ck,. ada apa tumben kesini kamu mas, mau kasih aku apa hmm" tanya ku menggoda mas Hasan
"Nggak ngasih apa apa lah, orang aku nya kebetulan hanya lewat ya sekalian mampir aja gitu" jawab nya enteng
"Hhhhh... bawa apa kek gitu kalau lewat sini" ucap ku
"Noh, ke bu Lis banyak makanan disana" kata mas Hasan
"Idiih ya nggak mau lah, malu aku tuh masak kesana mau minta gitu doang" jawab ku
"Sudah mas sana pergi gih, gangguin orang kerja saja sih" usir ku bercanda
"Hellleeeee emang situ sibuk apa sih? orang nggak ngapa ngapain juga" tambah nya
"Aku sibuk mau ke perpustakaan, mau baca buku.. bosan di UKS kek gini, he he he" jawab ku cengengesan
"Astaghfirullah.. ada umat kayak kamu Ai, kirain mau ngapain" ucap nya sambil melempar bolpoin ke arah ku
"Ha ha ha ha" aku pun terbahak
"Jangan lebar lebar nanti kemasukan lalat baru tau rasa" tegur nya saat aku tertawa terbahak
"Eh.." aku langsung menutup mulut ku dengan kedua tangan ku
"Yuk.. ke perpus saja yuk" ajak ku
"Yeee emang aku tujuan awal nya mau ke perpus" jawab nya santai tanpa dosa
"Sudah ah, males.. noh tutup pintu UKS nya biar kalau ada yang butuh nyari aku aja nanti, aku duluan ke perpus nya" lanjut ku
"Eh eh eh enak saja"
Dan terjadilah aksi saling ledek, adu mulut dan berakhir aku yang mengalah.
Setiap orang pasti butuh uang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Untuk mendapatkannya, seseorang harus mencari uang dengan cara bekerja. Namun, ketika bekerja, seseorang nggak cuma mendapatkan uang saja. Ia juga akan bertemu dengan teman-teman baru atau sering disebut rekan kerja.
Saat aku baru sampai perpus ada yang mencari ku, katanya ada siswa yang sakit.
"Astaghfirullah.. baru juga sampai belum ambil buku sudah ada yang nyariin" gumam ku
Aku balik ke UKS, aku lihat siswa tersebut beneran sakit apa dia hanya lari dari pelajaran (bolos) dengan beralasan sakit.
"Baring dulu dek, apa nya yang sakit dek? maksud ku bagian mana yang sakit?" tanya ku kepada siswa yang sakit
"bagian perut bu, sampai perih gitu" jawab nya lirih seperti nya menahan sakit
"Coba saya periksa dulu ya dek perut bagian mana nya yang sakit" ucap ku
"permisi ya dek saya mulai periksa" ijin ku kepada siswa tersebut
__ADS_1
Dan siswa tersebut hanya mengangguk bertanda mengiyakan untuk aku periksa
Saat aku menekan di bagian tertentu perut nya pas di ulu hati dia meringis menahan nyeri
"Disini ya dek, bagai mana rasa sakit nya dek? apa kayak perih sampai mau muntah apa gimana?" tanya ku..
"Perih bu, iya mual" jawab nya lagi.
"Oke, sebelum nya saya tanya tadi pagi sarapan belum dek?" tanya ku
Siswa tersebut menggeleng tanda kalau belum sarapan.
"Punya riwayat sakit maag?" ku bertanya lagi agar tidak salah kasih obat
Dan ternyata siswa tersebut menganggukkan kepala nya tanda "iya"
"Kalau begitu bangun dulu yuk, saya kasih obat biar nanti lekas membaik"
Dia pun bangun dan duduk untuk meminum obat
"ini dek obat nya, kamu kunyah ya habis itu minum" ucap ku
Tapi siswa tersebut belum mau memasukkan obat itu ke mulut nya seperti nya dia ragu karena aku suruh mengunyah.
"Kamu tenang saja ini obat nya nggak pahit tapi kyk mint gitu rasanya dek" ucap ku memberi penjelasan ketika dia kelihatan bingung
Kemudian dia mengangguk dan mengunyah obat tersebut.
Setelah selesai, aku suruh dia istirahat dulu dan kalau enakan bisa balik kelas lagi.
Tiga puluh menit kemudian...
Siswa tersebut bangun dan mulai mendudukkan tubuh nya, dan seperti nya kondisi dia sudah lebih baik dari sebelum nya
"Sudah enakan dik?" tanya ku saat dia sudah duduk
"Iya bu, sudah tidak sakit lagi malah" jawab nya
Aku pun tersenyum sembari berkata "Kamu jangan sampai lupa sarapan ya dek kalau mau berangkat sekolah, atau aktifitas lainnya.. pokok nya harus sarapan."
"Tapi aku nggak bisa makan pagi bu" jawab nya
"Harus dipaksain walau pun cuma sedikit, kalau masih nggak bisa ya paling tidak kemasukan apa gitu, misal nya roti yang penting ngga kosong dek soalnya kamu punya maag" jelas ku
"Iya bu..terima kasih ta bu obat nya" ucap siswa itu
"Iya sama sama, memang sudah tugas saya dek, kalau sudah enakkan bisa kembali ke kelas dek biar pelajaran nya tidak ketinggalan jauh" saran ku
Dan ternyata siswa tersebut mengangguk dan kembali ke kelas
"Alhamdulillah.. masalah teratasi" ucap ku
__ADS_1
Jangan lupa kasih 🌹🌹☕☕ dan vote ya
...❤️Happy Reading❤️...