
Assalamu'alaikum..
Selamat malam, selamat ber selonjor ria di depan TV bersama dengan para keluarga tercinta ya dan pastinya di temani dengan membaca NovelToon juga ya..
Alhamdulillah ya novel Othor I Love You Nurse sekarang di promosikan NT readers..
Jangan lupa terus dukung karya Othor ya.. saling mendukung lah kita, biar sukses bareng, maju bareng dan bisa berkarya bareng bareng, tanpa kalian semua Othor bukan siapa siapa..
Jadi sebisa mungkin simbiosis mutualisme ya readers..
Author tidak pernah bosan untuk mengingatkan sebelum membaca budayakan beri dukungan pada Othor ya.. kasih like, komen, vote, hadiah, rating bintang 5 dan favorit ya.. Dan yang sudah ngasih dukungan kepada Othor, saya ucapan banyak terima kasih..๐๐ป๐๐ป
S E L A M A T M E M B A C A
Aku yang semula senang akan kedatangan mas Akbar kini jadi malas, dan malah emosi.. ya sudah biarkan saja masih banyak yang bisa membuat aku bahagia.
Akhirnya aku berkumpul dengan keluarga ku dan kami pun saling mengobrol dan bercanda, tidak ada Hand phone dan pekerjaan..murni bercanda dan ngobrol ringan saja sebagai Quality Time.. he he
Eh tiba tiba ayah nyeltuk bertanya kepada ku.
"Ai, Akbar katanya mau kesini nanti malam? apa benar?" tanya ayah dan itu membuat aku kaget
"Ck, Ngapain sih pake menghubungi ayah segala, padahal aku dari tadi mencoba mengalihkan pikiran dan diem diem bae agar orang rumah tidak ada yang tau kalau mas Akbar tadinya mau main kerumah, lha ini apa malah menghubungi ayah" decak ku dalam hati
"Ai?" panggil ayah lembut
"E.. iya yah ada apa ya?" tanya ku tidak fokus karena melamun
"Katanya nak Akbar nanti mau main kerumah?" Tanya ayah lagi
"Iya yah, katanya sih gitu tapi Ai lagi malas jadi tadi Ai bohong saja kalau kita sekeluarga nanti tidak dirumah karena mau keluar" jawab ku
"Kok gitu? ada apa, apa kalian bertengkar? tanya ayah
"Ya gitu deh yah, lagi bad mood saja karena dia egois" jawab ku
"Ai.. tidak boleh begitu.. dalam suatu hubungan pasti ada selisih paham, ada bumbu bumbu lah ibaratnya biar sedap, ibarat kata kalau tanpa bumbu hubungan akan hambar." ucap ayah
__ADS_1
Sedangkan aku hanya mendengarkan saja apa yang dikatakan oleh ayah tanpa menyela atau pun membantah nya karena apa yang ayah katakan memang semua ada benar, tapi menurutku mas Akbar sudah keterlaluan main nuduh saja, siapa coba yang enggak sakit hati..
"Ini kamu dan Akbar baru sepasang kekasih lo Ai, belum nanti kalai sudah menikah, yang setiap harinya pasti bertemu dan pasti ada saja perselisihan nya, karena tidak mungkin dalam rumah tangga keadaan nya flat, mulus doang, adem ayem tentram damai, itu tidak mungkin nak, sebahagia bahagianya keluarga pasti ada saja ujian nya, entah dari pasangan kita, ibu atau ayah mertua, adik atau kakak ipar atau bahkan yang lainnya. Misal nih suami kita baik dan sangat pengertian, tapi tidak untuk mertua kita.. pasti ada sisi positif dan negatif nya, tapi.. seburuk buruk nya mertua kamu, suami kamu, ipar kamu, kamu tidak boleh berkoar koar di luaran sana karena itu sama saja membuka aib nak..mertua kamu sama saja itu orang tua kamu jadi hormati dia." tambah ibu panjang lebar
"Aish.. kenapa aku seperti yang malah terpojokkan disini ya.. menyebalkan sekali" ucap ku dalam hati
"Lama lama dari pada aku yang dapat tausiah dari kedua orang tua ku ya sudahlah aku ijinin saja mas Akbar untuk main kerumah. Ya, walaupun nasihat kedua orang tua ku itu baik dan benar ibarat kata aku dibekali banyak ilmu sebelum menikah tapi kalau mas Akbar dibiarkan begini terus kan nanti kedepannya aku juga yang terus di tuduh seenak jidatnya saja" gumam ku yang masih bisa terdengar samar samar oleh ayah.
"Ai?" panggilnya dengan tatapan yang teduh
"He he he.. iya ayah, maafkan Ai.. dan terima kasih ya yah ibu atas semua nasihatnya, ilmunya tanpa kalian aku pasti menjadi wanita yang egois dan tak mau introspeksi diri." ucap ku
"Sekarang hubungi Akbar, tanyakan apakah jadi dia main kesini? kalau iya, ayah dan ibu malam ini akan tetap dirumah, biar tidak ada fitnah dari tetangga." kata ayah
"Iya ayah.. ini Ai mau ambil Hand Phone dulu dikamar Ai untuk menghubungi mas Akbar" jawab ku.
Aku pun berlalu pergi ke kamar untuk mengambil Hand Phone ku dan segera menghubungi mas Akbar.
"Assalamua'alaikum" isi pesan ku kepada mas Akbar sebelum membahas pada intinya ku ucapkan salam terlebih dahulu
"Apa nanti malam jadi main kerumah?" tanya ku
"Ingin nya jadi, tapi katamu nanti pada ke rumah bu dhe yank?" jawab mas Akbar
"Kalau kamu mau main ke rumah ya kita pending ke rumah bu dhe nya yank" ucap ku
"Apa tidak apa apa? aku jadi nggak enak yank" jawab nya merasa tidak enak
"Enggak apa apa, kata ayah main saja mumpung ada waktu" balas ku lagi
"Oke sayang, nanti habis maghrib ya aku nya on the way ke rumah kamu yank" jawab nya antusias.
"On time, tidak boleh lelet ya karena aku tidak enak sama tetangga kalau malam malam, dan aku juga kasihan sama ayah dan ibu waktu nya beliau istirahat juga yank" ucap ku mengingatkan
"Asiap sayang nya aku, he he he" jawab nya jenaka
Aku pun kembali menaruh Hand Phone ku di atas nakas kamar, sedangkan aku kembali lagi ke ruang keluarga melanjutkan acara ngobrol ngobrol santai kami.
__ADS_1
Saat aku sampai dan ternyata aku di sambut pertanyaan sama ibu dan ayah.
"Bagaimana nak, sudah menghubungi Akbar?" tanya ibu kepada ku
"Sudah bu.. beres" jawab ku
"Nah, gitu dong jangan berantem mulu.. yang akur, yang saling pengertian.. komitmen itu penting sayang nya ayah" ucap ayah sambil mengelus rambut ku dengan kasih sayang
"Mbak Ai manja bener sih" beo adek ku
"Iri? bilang bos.." sahut ku
"Idih.. iri? ogah.. sorry ya adek sudah gede, nggak kayak mbk Ai sudah tua juga masih manja gitu" jawab nya dengan nada mengejek
"Ayah..." rengek ku kepada ayah
Sedangkan ayah dan ibu hanya tersenyum sambil geleng geleng kepala saja saat melihat aku dan adek ku sedang adu mulut saling mengejek.
"Nah kan, kloget kloget kayak u_" ucap adek terhenti karena dapat sahutan dan tatapan dari ibu
"Adek.." sahut ibu sebelum adek melanjutkan kata kata nya.
Aaaakh akhirnya mas Akbar bisa ketemu Ai nih guys..hi hi hi
#jangan lupa like, komen, vote, hadiah, rating bintang 5 dan favorit ya
Terima kasih
.
.
.
.
...๐Happy Reading๐...
__ADS_1