
Assalamu'alaikum..
Selamat malam semua..
Selamat bersantai ria ya bestie bestie ku..
I Love You Nurse berusaha Up ya walaupun sedikit sedikit.
Hhh.. readers.. bantu Othor untuk jadi pembaca setia novel Othor ya.. agar Othor lekas dapat level karya.. Othor kalau masih belum dapat level kan sedih jadi kurang semangat untuk Up.
Jangan lupa juga kasih Like, komen, rating bintang 5, vote dan favorit ya.. jangan kabur kabur ya reader..🙏🏻
S E L A M A T M E M B A C A
"siap bu..terima kasih ya ibu ku sayang" jawab ku dengan senyum yang mengembang
Setelah itu ibu keluar dari kamat ku, dan aku pun bergegas untuk mandi karena dari pulang kerja tadi aku belum mandi bahkan belum ganti baju juga, he he he jorok ya aku.
Lima belas menit, iya Ai mandi selama lima belas menit, dan setelah itu bergegas berganti baju lalu keluar kamar untuk makan bersama keluarga nya.
"Ayo sini duduk" ucap Ayah kepada ku
"Lhooo? Ai lama banget ya bobok nya sampai ayah pun sudah pulang kerja.. hi hi hi maafkan Ai ya semua nya" ucap ku merasa tidak enak.
"Sudah ayo makan dulu keburu dingin makanan nya nanti sayang.." tegur ibu
"He he he, maaf ya bu.." jawab ku
Kini semua telah menikmati makanan nya dengan hikmat tanpa ada yang mengobrol atau pun bercanda.
Makan pun selesai, kini Ai dan keluarga pindah ke ruang TV dengan ditemani oleh cemilan.
"Ai, gimana di tempat kerja nya? teman teman nya sudah banyak yang kenal belum?" tanya ayah kepada ku
"Alhamdulillah yah, sudah banyak yang kenal..ya walau pun ya baru orang Tata Usaha sih yah." jawab ku
"Yah, Bu.. Sebenarnya coordinator UKS Ai itu orang nya duda ya pegawai negeri dan ganteng, hi hi hi, jadi semua pada godain sama Ai, kan Ai sungkan bu" curhat ku kepada ayah dan ibu
"Itu mah biasa sayang, jangan di ambil hati buat santai saja" jawab ibu lembut sembari mengelus lembut punggung ku.
"Iya benar kata ibu kamu nak, jangan di ambil hati di buat santai saja.. jangan jutek jutek toh jodoh kita nggak ada yang tau juga kan?" sambung ayah dengan masuk akal
"Ai, takut nanti mas Akbar salah faham yah" ucap ku apa adanya.
__ADS_1
Ibu pun tersenyum dan kemudian berkata "jangan takut Ai sayang, kalau jodoh tidak akan kemana, lagian kalau kamu sama Akbar selalu nyambung komunikasi nya kan tidak akan ada salah faham"
"Hhhhh😪masalahnya mas Akbar masih jarang komunikasi sama Ai, jadi Ai takut pindah lain hati, he he he" jawab ku cengengesan tanpa dosa
"Itu mah kamu nya yang harus jaga hati sayang, jangan mudah baper kalau kata anak muda jaman sekarang" ucap ayah kepada ku
"He he he siap ayah..Ai akan setia demi mas Akbar" jawab ku semangat
Sedangkan ibu dan ayah hanya geleng geleng kepala sambil tersenyum
***
Hari ini rencana aku menemui pak Ruyully lagi guna memberikan laporan untuk pembelian obat obatan stok UKS, Hade berasa kayak anak sekolah kalau mau kemah minta Acc pembimbing saja🙈
Ku mencari cari pak Ruyully ke lapangan karena memang tempat beliau ya itu lapangan tapi kali ini tidak ada, kemudian aku bertanya pada mas Hasan via What**App
Ai : "Assalamu'alaikum mas.."
Mas Hasan : "Wa'alaikum salam, ada apa Ai? tumben?"
Ai : "ini aku mau tanya kalau pak Ruyully tidak ada di lapangan biasanya dimana ya? eits jangan salah faham mas.."
Mas Hasan : "Ha ha ha... kalau ada something juga nggak apa apa kali Ai.."
"Ck, orang serius malah ini bercanda, dasar mas Husen ini mah kebangetan deh.." gumam ku sendiri
Mas Hasan : " Kamu sudah cari di ruang guru?"
Ai : "He he he belum mas...sebelah mana ya meja pak Ruyully?"
Mas Hasan : "pojok belakang meja beliau, lewat pintu belakang saja jangan depan biar kamu tidak merasa malu"
Ai : "Siap, terima kasih mas Hasan"
Mas Hasan : "sama sama, buruan nanti keburu ngilang lagi itu pak guru DuRen"
Ai : "Iya mas"
Ku ayunkan langkah ku menuju ruang guru di sekolah ini, dan aku mengikuti saran dari mas Hasan lewat pintu belakang saja dan pas banget langsung meja pak Ruyully.
"Assalamu'alaikum, permisi pak Ruyully.." ucap ku ketika sudah sampai di samping meja beliau, tapi beliau belum menyadari kedatangan ku jadi beliau agak kaget
"Eh, iya, wa'alaikumussalam.. ada apa mbk?" tanya pak Ruyully
__ADS_1
"Maaf menganggu pak, mau minta Acc untuk laporan pembelian obat obatan" jawab ku
"Gila ini duda tampan juga ya.. jadi gemes deh.. eh tunggu kok bisa sampai jadi duda sih? apa dia selingkuh? atau nakal? makanya cerai?" kata ku dalam hati
"Ck, Aku ini kenapa jadi error ya.. Astaghfirullah ingat mas Akbar Ai, Eits tapi kalau di tempat kerja tak apalah buat penyemangat" ucap ku lagi dalam hati
Saat aku kembali sadar aku hanya geleng geleng kepala agar otaku kembali pada tempat nya.
Dan kegilaan ku di sadari sama pak Ruyully,.
"Ehm, mbak Ai kenapa? pusing?" tanya nya saat melihat ku salah tingkah
"Eh enggak pak, he he.. sudah kah pak? kalau sudah saya ijin undur diri" ucap ku
"Iya sudah kok ini." ucap nya sambil memberikan map yang tadi aku berikan untuk minta Acc laporan
"Terima kasih pak.. saya pamit" ucap ku lalu pergi tapi langkah ku terhenti saat beliau berkata
"Hati hati, jangan melamun nanti nabrak, jangan kangen saya" ucap nya penuh percaya diri
"Eh..." aku jadi makin salah tingkah
Readers : Thor, udah akh Ai sama pak guru saja kan cakep
Othor : kok gitu? lalu mas Akbar?
Readers : Yaelaaaa Thor... mas Akbar ngasih kabar aja ilang ilang gitu, ya mending pak guru lah buat penyemangat kalau kerja
Othor : Hadee next saja deh jangan rumpi
Deg!
"Kenapa nih dengan jantung ku tadi pagi sehat sehat saja, sekarang kok kayak lari maraton gini..waa pesona duda gini amat ya.. masak aku terpikat.. oh Tuhan" gumam ku saat menuju ke UKS lagi
Kalau lihat duren duren gitu kok uwu banget ya.. mapan, tampan, uuhhh.. mau dong.. aish.. makin ngaco aja deh aku nya ini..
Nah bestie gimana nih, author bingung dengan Ai? jadi sama mas Akbar apa oak duda keren nih...
Bantu kasih masukan ya dengan komen komen di bawah
Oya terima kasih bagi kalian para readers dan yang lain nya yang sudah kasih like dan favorit novel aku.
Bagi yang belum yuk.. bantu Othor kasih like, komen, rating bintang lima, vote dan favorit novel novel karya Author..
__ADS_1
Terima kasih...
...❤️Happy Reading❤️...