
Hallo.. loha.. Spadaaaa... Yuhuuuu... he he he
Jumpa lagi nih dengan I Love You Nurse
Selamat siang menjelang sore ya kakak semua..
Selamat bekerja bagi yang bekerja,
Selamat bersantai ria bagi yang sedang bersantai..
Jangan lupa bersantai dengan ditemani NovelToon ya... biar hari hari mu tidak membosankan oke??
Selalu dan harus, jangan lupa bantu kasih dukungan kepada Othor ya.. kasih Like, komen, vote, hadiah, rating bintang 5 dan favorit ya.. jangan lupa beneran ya...
*******
S E L A M A T M E M B A C A
"Iya.." jawab ku singkat
"Sayang.." rengek mas Akbar.
"Sudah jangan gini, malu sama ayah dan ibu mas.." ucap ku
"maafin aku dulu" ucap mas Akbar lagi
"Sekarang di maafin juga nanti gitu lagi, nyebelin.." sahut ku
"Enggak lagi lagi deh yank, suer✌🏻" ucap mas Akbar sambil nggacungkan dua jari nya
"Janji?" tanya ku lagi
"Hmmm..promise" jawab nya
"Helleee.. sok ing_"
"Adek!" serga ayah dan ibu barengan
"Apa sih yah bu?" kata adek ku sambil manyun
"Nggak boleh gitu, nggak sopan.. hormati yang lebih tua sayang" ucap ibu lembut sambil tersenyum
"Tau tuh, mana bi*bir sudah di majuin kayak bebek.. sudah sana, anak kecil nggak boleh disini" sahut ku menggoda adek ku
Dengan lemas dan sok teraniaya adek ku berdiri dan berjalan ke arah dalam, lebih tepatnya ke ruang TV
Aku dan mas Akbar yang melihat hanya terkekeh saja,
"Ada ada saja itu bocah tingkah nya" ucap ku sambil geleng geleng kepala
"Sayang.." panggil mas Akbar lagi dengan lembut
"Hmmm" gumam ku
"Nggak baik lo marah gitu sama aku.." ucap mas Akbar
__ADS_1
"Iddiihh... nggak baik apa nya coba? sah sah saja kali ya kalau aku masih marah dan sebal sama mas Akbar." jawab ku sedikit emosi
"Ai.." panggil ibu sambil geleng geleng kepala, yang tandanya aku tidak boleh seperti itu.
"Ya bu.. maaf" ucap ku bersalah
Saat ayah dan ibu sudah masuk dan berada diruang TV bersama adek, kini tinggal lah aku dan mas Akbar di ruang tamu..
Kalau ada yang bertanya apakah aku pura pura marah atau beneran marah?
Nah ini jawabannya.. Aku beneran marah ya.. maksud nya marah dalam artian sebel gitu lo bestie masak selalu saja mas Akbar itu berburuk sangka pada diriku ini.. iya kalau aku emang kayak gitu ya nggak apalah aku yang salah, tapi ini kan ya aku nggak merasa gitu lo.. masak iya disuruh menganggap angin lalu saja?
Readers : Waaa Thor, kasihan si Ai tuh..
Othor : ya terus bagaimana? itu urusan mereka readers bukan Othor kali ya..
Readers : yaelah Thor, orang Othor yang nentuin nasib Ai dan Akbar juga.
Othor : Selalu saja Othor yang kena batunya nih guys.. sedih nggak sih??
Waaa nih Othor bener bener ya.. bener tuh kata Readers nasib Ai dan mas Akbar di tangan Othor tapi Othor nya masak cuek gitu.. amsyong kalau mas Akbar bersikap seperti ini terus...😪
"Yank, kemarin aku nggak beneran nuduh kamu sayang, aku hanya bercanda" ucap mas Akbar lagi
"Ngeles, jelas jelas kamu nuduh aku mas" sahut ku tak mau kalah
"Ya udah iya aku ngaku salah yank.. tapi maafin aku ya.. ya ya, please🙏🏻" ucap mas Akbar dengan penuh penyesalan
"Beneran nggak ngilangin lagi kalau aku sn" tanya ku
"hmm.. janji" gumam mas Akbar sambil menga n senang
"Ya baiklah... baiklah.. aku maafin kamu, puas" ucap ku pura pura masih kesal
"Nah gitu napa yank dari tadi biar enak gitu apel nya, nggak kayak orang lagi nagih kontrakan" ucap mas Akbar
"Hadeee... emang ya kamu yank" ucap ku lagi
"Aku kenapa hmm?" tanya nya dengan menaik turunkan alis nya sambil tersenyum
"Au deh.. nyebelin tau.." jawab ku
"Ngangenin apa nyebelin? ngaku hayoo.. hmm?" godanya lagi
"iya deh iya ngangenin tapi sama nyebelin" jawab ku pasrah.
"Yank.. kamu tadi habis dinas apa? kok kesini? maksud ku apa nggak capek?" tanya ku kepada mas Akbar
"Habis jaga pagi yank, nggak juga sih yank biasa aja tuh" jawab mas Akbar
"Kalau besok jaga apa yank? kalau pagi lagi kan nggak mungkin kan ya?" tanya ku lagi
"Nggak sayang, besok akunya jaga sore jadi kamu tenang saja ok?" ucap mas Akbar.
***
__ADS_1
Saat mas Akbar sudah pulang artinya hari pun sudah malam, kini aku mulai merebahkan diriku di kasur kesayangan ku yang sangat nyaman ini.
Tak lama saat aku mulai memejamkan mata ku, aku mendengar Hand Phone aku berbunyi tanda ada pesan masuk.
Awalnya aku kira mas Akbar yang mengirim pesan tersebut, tapi ternyata bukan.
Saat aku lihat, aku kaget dan rasanya ada rasa deg deg an juga rasa aneh, aneh karena tidak biasanya beliau mengirim pesan kepada ku apalagi di jam segini, ya Allah.. ada apa ini? semoga tidak ada apa apa.. jujur aku sampai berfikiran yang tidak tidak.
Maksud ku berfikiran yang tidak tidak adalah, takut ada kesalahan.. karena sekarang kan UKS aku yang pegang tapi beliau yang selaku jadi koordinator nya.
Daripada penasaran langsung saja aku buka pesan tersebut.
"Mbk Ai, apa sudah tidur?" isi pesan nya
"Eh.. iya belum pak ada yang bisa saya bantu?" balas ku
"Besok sepulang sekolah bisa tidak bantu saya." ucap nya
"Ada apa ya pak kalau boleh saya tahu? kalau saya bisa bantu insya Allah saya bantu" jawab ku lagi
"Besok saya mau ada tes kesehatan untuk anak anak basket, apa mbk Ai bisa bantu?" tanya nya
"Tes kesehatan anak basket?" tanya ku balik
"Hmmm.. benar mbak Ai, Bisa tidak meluangkan waktu sebentar?" ucap nya
Ya, pesan itu adalah dari pak Ruyully, guru olahraga di sekolah kejuruan tempat aku bekerja.
"Sebelumnya mohon maaf ya pak, tes kesehatan seperti apa ya ini pak? takutnya kalau saya mengiyakan ternyata alat di UKS tidak memadai" tanya ku apa adanya
"Mbak Ai tenang saja, tes kesehatan dasar saja mbak jadi nggak butuh alat alat yang aneh aneh kok." jawab nya
"Misalnya?" tanya ku lagi
"Ya cuma Tinggi Badan, Berat Badan, Kesehatan mata buta warna atau tidak, minum apa tidak. Kurang lebihnya seperti itu mbak." jawab nya
"Ck, kalau cuma itu kenapa harus aku sih.. kan dia bisa sendiri, kalau nggak gitu kan kenapa juga waktu pulang sekolah? kenapa nggak pas jam istirahat saja sih.. menyebalkan" gumam ku seorang diri
"Ok saya usahakan ya pak, kalau misal tidak waktu pulang skolah gitu bisa nggak ya pak?" tanya ku mencoba bernego
"Lebih baik pulang sekolah saja mbk Ai" jawab nya.
"Baiklah pak." jawab ku akhirnya pasrah, karena sepertinya keputusan beliau mutlak jadi tidak bisa di ganggu gugat atau di ubah.
"Ok" balas nya singkat
"Ck, Dasar tidak berterima kasih kek, atau apa gitu.. sukur OK saja, sadar nggak sih dia sudah menganggu waktu istirahat ku" ucap ku ngedumel sendiri sambil marahin hand phone tidak jelas
Sudah ya.. lama lama Othor gedhek sama itu duren deh Ai...
Next episode ya..
.
.
__ADS_1
.
...🌞Happy Reading🌞...