I WANT YOU

I WANT YOU
Episode 12


__ADS_3

Airmata itu jatuh bersamaan dengan hujan yang membasahi tubuh dua insan yang tengah patah hati.


Reno memaksakan senyum palsu diantara jabat tangan orang orang. Matanya menerawang, melihat ke semua sudut yang ada dalam jangkauan nya. Reno berharap ada keberuntungan yang bisa membawa nya, menangkap sosok gadis yang paling ia cintai. Ia begitu pintar menyembunyikan rasa sedih dan kecewa yang di simpan nya sejak lama.


"Keysa , kenapa kamu belom juga datang. Aku hanya mau liat kamu tersenyum Key. Seenggaknya dengan liat senyuman kamu, aku bisa pastiin kamu baik baik aja. " gumam Reno dalam hati. Tapi Reno juga berpikir bahwa semua ini akan sangat menyakitkan untuk mereka berdua . akan lebih baik jika mereka tak lagi bertemu untuk selamanya .


__________


Axel membawa Keysa ke taman dimana Keysa pernah membuang kenangan milik Reno setelah cukup lama mereka berputar putar menyusuri jalan dengan mobil. Axel berusaha sebisa mungkin mengajak Keysa bicara , bercanda, juga menggoda nya. Tapi tak ada respon apapun. Keysa masih terus melamun sembari menitikkan air mata yang mulai sedikit. Gerimis turun perlahan lahan lalu berubah menjadi hujan deras. Axel segera mengajak Keysa pergi untuk berteduh. Tapi Keysa malah pergi ke arah lain dimana ia bisa merasakan tetes demi tetes air itu di tubuhnya.


Keysa menari, berputar putar sembari memejamkan mata, merasakan kesedihan terdalam yang begitu menyiksanya. Air matanya bersatu dengan tetes hujan yang menjadi saksi bahwa ia pernah begitu mencintai laki laki bernama Reno Aditama. Sangat mudah untuk nya mencintai laki laki itu, tapi begitu sulit untuk melupakannya .


Axel memandang gadis itu dengan rasa sedih. Ia pernah berada dalam emosi itu. Ia pernah memberikan seluruh Cinta nya untuk Leana. Tapi hubungan mereka kini kandas dengan alasan tak jelas. Axel berlari ke arah keysa dan ikut menari di bawah hujan. Untuk pertama kalinya Axel bisa mengeluarkan air matanya dengan lepas tanpa takut ada yang melihat nya, karena air mata itu jatuh bersamaan dengan hujan yang membasahi dua insan yang tengah patah hati.


Mereka menari, berdansa tanpa ada sepatah katapun yang keluar, hingga akhir nya mereka tak menyadari putaran putaran itu membuat mereka semakin mendekat dan bertabrakan. Tubuh mereka saling berhadapan, mereka berhenti bergerak dan saling menatap dengan lekat. Axel menunduk mendekatkan wajahnya pada Keysa, jantungnya berdebar-debar tak karuan.


Begitupun Keysa. Ia memejamkan matanya perlahan lalu terjatuh diantara rumput yang basah dan semua pandangannya menjadi gelap.

__ADS_1


__________


Keysa merasakan hawa panas di tubuh nya tapi ia juga menggigil kedinginan. Ia menarik selimut dan meringkuk di bawah nya. Perlahan ia membuka matanya dan merasa ada yang berbeda.


"tunggu , ini bukan selimut gue, ini juga bukan kasur gue. "


Keysa membuka selimutnya dan mengelilingikan pandangannya .


"ini juga bukan kamar gue" keysa melihat ke arah foto di dinding. Ia menutup mulut nya dengan dua tangan. Foto Leana bersama Axel. Tapi yang lebih mengejutkan nya adalah ketika dia meraba tubuhnya dan merasakan baju yang dia pakai telah berubah.


...ceklek...


Suara pintu kamar axel terbuka. Axel masuk bersama dengan segelas susu yang masih hangat. Lalu ia duduk di pinggir ranjang tempat keysa mengumpulkan nyawanya.


"Lo udah bangun? apa udah enakan? kayanya tadi lo agak demam."


axel menyentuh dahi keysa dengan punggung tangannya dan merasakan panasnya mulai turun.

__ADS_1


"Gue di rumah lo? "


"iya"


"gue di kamar lo? "


"iya juga"


"Dan lo yang gantiin baju gue? "


"Betul banget "


"aaaapppaaaa?? "


***


penasaran kan sama kisah selanjutnya. yuk tinggalkan like da comment supaya author semangat buat nulis lagi.

__ADS_1


__ADS_2