I WANT YOU

I WANT YOU
Episode 18


__ADS_3

kertas bukan satu satunya media untuk menulis. jadi jangan terpaku di satu pekerjaan jika bisa keluar dari zona nyaman.


Tidak ada gunanya, Keysa harus segera berpikir cepat.


"Ayo key, buruan mikir lo nggak sebego itu." batin Keysa


"lele ... " panggil Axel.


"Iya kenapa xel?" jawab Leana. Dia agak curiga melihat gelagat Axel yang aneh. dan Axel sudah kehabisan akal, apa lagi yang bisa di lakukan nya untuk mengulur waktu.


"Nggak papa. cuma pengen manggil aja." jawab Axel sekenanya.


leana hanya memutarkan bola matanya, ia segera masuk dan menutup pintu.


"Tamat riwayat gue. Kenapa ada kebetulan yang bikin gue sial banget." Axel mondar mondir sambil mengacak ngacak rambut di kepalanya. Ia merasa tak karuan dengan apa yang akan terjadi.


"Axel kenapa ya aneh gitu dari tadi. Apa dia gugup karena masih cinta sama gue. Kalau bener iya, apa sebenernya gue salah udah putusin dia?" Leana bicara sendiri sambil melihat bayangan dirinya di cermin.


Sudah beberapa menit tapi tak ada suara apa apa. Axel merasa heran. harusnya tak ada ruang lain lagi di dalam sana yang bisa dijadikan tempat sembunyi. Apa pendengarannya rusak. tapi tidak. seperti nya Leana tak bertemu keysa di dalam sana.

__ADS_1


Tiba tiba Leana merasakan hawa dingin di sekujur tubuhnya. Ia menengok dan melihat tirai yang menutupi jendela bergerak gerak terhembus angin.


"Udah malem gini, Axel pasti lupa nutup jendela lagi."


Leana menutup jendela, lalu bergegas keluar. Axel meneliti ekspresi Leana yang baru saja keluar dengan seribu pertanyaan dan salah satunya


"Kenapa lele gue baik baik aja kaya nggak ada apa apa?"


"Gue udah pesen taxi tadi di dalem, jadi gue nggak perlu ngerepotin lo."


Dalam batin Axel, ia lagi lagi merasa lega karena tak perlu mengantar leana, karena ia khawatir dengan Keysa. Tapi pertanyaan lainnya adalah, jika dia tak ada di dalam. Dimana keysa sekarang?


"Padahal aku pengen banget anterin kamu lele." kata Axel sekedar basa basi.


"Emang kamu udah nggak benci sama aku?"


...deg...


Pertanyaan itu sontak membuat hati Leana bergetar. Karena pada dasarnya ia tak pernah membenci pria itu. Hanya saja ia tak ingin mengakui bahwa cinta yang pernah hilang kini mulai bersemi kembali.

__ADS_1


"Udah ah, temenin gue tunggu taxi yuk di depan."


leana berlalu melewati Axel dan Axel mengelus dada menandakan ketenangan yang berarti dia selamat kali ini.


Keysa bertahan dengan pijakan tipis yang menempel di dinding luar kamar mandi Axel. Posisinya yang berada di lantai dua, membuat dia berpikir berkali kali untuk memilih lompat. Ia hampir tak bisa bergerak melilhat ketinggian yang bisa membuatnya mati. Keysa melihat Axel dan leana berjalan ke arah gerbang rumah. Dan sekarang kepanikannya semakin bertambah, ketakutan untuk jatuh dan takut kalau sekali saja Leana menengok ke belakang, persahabatan mereka akan hancur. Ia tak bisa kembali lewat jendela yang sama, karena Leana menguncinya. Beruntungnya komplek perumahan Axel sedang sepi. Jadi tak ada yang bisa melihat tingkah aneh Keysa.


"Lain kali gue boleh kesini lagi.?" tanya Leana ragu ragu.


"Kenapa nggak boleh. Kaya pertama kali aja kesini. Dari dulu aku nggak pernah nutup pintu rumah ini buat kamu"


Dan kembali Axel membuat Leana tersipu lagi. Axel meletakan kedua tangannya di pinggang. Ia menoleh ke belakang dan kembali melihat ke arah jalan bersama Leana. Lalu mendadak ia tersadar akan sesuatu dan kembali melihat ke belakang.


Mulut dan matanya terbuka lebar. Badannya melemas ketika menangkap sosok tubuh keysa yang menempel di dinding rumahnya. Jika dia di balkon tentu Axel tak akan begitu kaget. Masalahnya tempat keysa berdiri hanya menyisakan sedikit pijakan, salah sedikit keysa bisa saja terjatuh.


"Dia bener bener nggak waras" pikir Axel.


Keysa bergeser sedikit demi sedikit agar tubuhnya bisa menuju ke samping rumah Axel dan menyembunyikan dirinya. Dia terus berdoa semoga keberuntungan berada di pihaknya. "Sumpah, kalau gue sampe mati, gue bakal jadi hantu yang gangguin Axel."


***

__ADS_1


*O*k guys, gimana kalian greget gak. jujur ya novel ini adalah 70persen pengalaman pribadi author hahaha. coba tebak author jadi siapa. keysa atau leana? yang jelas bukan Axel ya


hahaha jangan lupa like dan commentnya.


__ADS_2