
masa lalu bukan untuk dilupakan. karena semakin kita melupakannya, akan semakin mudah kita mengingatnya.
Keysa menyelipkan rambutnya di belakang telinga. Ia jelas sangat mengingat tempat ini. Tempat dimana dua orang laki laki pernah memberinya sedikit harapan tentang masa depan indah. Ia merasakan hembusan angin sore itu, begitu sejuk dan membuatnya terasa nyaman. Menetap sejenak mungkin membuatnya lebih tenang.
Axel masih tertawa cekikikan dan saling melemparkan ejekan ejekan garing bersama segerombolan teman temannya yang kadang sengklek. Ya karena biasanya kita lebih berani menjadi orang gila di depan teman.
"Xel itu bukannya cewek lo?"
Suara berat seorang lelaki meminta Axel melihat ke arah gadis manis yang tengah duduk sendirian, meluruskan kakinya di antara rumput rumput yang nampak nyaman.
"Keysa." ucapnya tak percaya.
Keysa ada disini. Keysa ada dalam jangkauan pandangan nya sekarang. Rasa kehilangan yang Axel pendam hari ini tiba tiba saja menghilang. Jantung nya mulai berdetak tak beraturan. Keysa terlihat lebih cantik dan dewasa. Sudah menjadi hukum alam, biasanya wanita yang pernah ditinggalkan , akan menjadi lebih mempesona.
Sebuah bola menggelinding tepat di bawah kaki Reno.
__ADS_1
"Om om tendang sini om!"
Terdengar suara anak kecil yang memintanya untuk mengembalikan bola. Reno berbalik dan melemparkan seuprit senyum tipis khas cowok cool. Tanpa ancang ancang di tendangnya bola itu dan melesat sukses ke arah anak kecil tadi.
"Makasih ya om." ucap anak itu sambil buru buru membawa bolanya, tapi bodohnya anak itu malah terjatuh.
Keysa menoleh ke samping, melihat seorang anak jatuh, tak jauh dari tempatnya duduk. Secara reflek iya menghampiri anak itu lalu membantunya berdiri. Ia menepuk nepuk pelan, membersihkan kotoran yang menempel di celana anak itu.
"Kamu nggak papa de?"
Reno mengucek ngucek kedua matanya. Memastikan adegan yang ia lihat adalah kenyataan. Ia tak berhasil mengejar Keysa. Tapi takdir ternyata ingin Reno bertemu dengannya disini. Ada rasa senang yang tak bisa ia ungkapkan dengan kata kata. Sontak saja ia berlari ke arah Keysa berada.
Axel bangkit dari duduknya setelah memperhatikan Keysa dari kejauhan. Ia mengumpulkan keberanian untuk menemui keysa. Ia takut jika Keysa akan menolak kehadirannya. Baru saja ia berniat melangkahkan kaki, tubuhnya memaksa dirinya sendiri untuk kembali mundur. Ia melihat seseorang yang rasanya tak asing mendekati Keysa. Ia berusaha mengingat ngingat laki laki itu. Dan terlintas sebuah nama dalam benaknya.
"Reno" ucap Keysa lirih ketika tak sengaja matanya mendapati Reno berhenti di hadapannya.
__ADS_1
"Keysa, ini beneran kamu kan.?" Tanpa mendengar jawaban Keysa. Reno langsung saja membawa keysa ke dalam pelukannya, dan membuat Keysa setengah kaget dan tak percaya. Apa benar laki laki ini adalah Reno. bagaimana bisa dia ada disini.
"Aku nggak nyangka bisa ketemu kamu lagi key. Aku nggak nyangka bisa ketemu kamu disini."
Keysa tak menjawab ataupun membalas pelukan Reno yang semakin erat. Tapi ia juga tak bisa melepaskan diri. Hatinya mengirim perintah pada otaknya untuk melepas kerinduan pada mantan kekasih yang begitu ia cintai.
Perlahan lahan tangan Keysa terangkat dan memperdalam pelukan erat dari Reno. Mereka berdua tak perduli dengan apa yang akan dikatakan orang lain karena berpelukan di depan umum. Yang jelas kedua hati mereka kini saling terkait, mencoba membuat obat masing masing dari sesuatu yang selama ini menyakiti pikiran mereka.
Dari kejauhan Axel melihat drama Keysa dan Reno yang nampak seperti sepasang kekasih nyata. Ia mengepalkan kedua tangannya dan berusaha sebisa mungkin menahan rasa sakit itu sendirian. Axel menelan ludah yang terasa pahit. Wajahnya kini mulai memerah dan menampakan ekspresi seorang lelaki yang sedang marah dan cemburu.
"Apa perlu kita kesana dan hajar cowok itu xel?" beberapa teman Axel menyadari perubahan sikapnya, dan mengerti apa yang membuatnya marah.
"nggak usah. biar gue aja yang kesana sendiri."
***
__ADS_1
nah lo, gimana selanjutnya , apa Axel dan Reno bakalan ribut. terus apa yang akan dilakukan keysa. pokoknya kasih jempol dan commentnya dulu deh. supaya nggak penasaran.