
"Wow, jadi cewek populer di kampus emang susah ya. Jadi aku termasuk beruntung pernah jadi bagian dari hidup kamu."
Keysa mematikan hp nya. Ia malu membaca semua chat dari Axel. Ini pertama kalinya ia begitu terbuka tentang hal semacam itu pada orang lain, dan parahnya lagi dia bicara macam itu pada Axel. Keysa melihat ke arah Leana yang masih tertidur lelap. "Maaf Lea, aku janji gk akan kepo lagi. Serius!" ucap Keysa lirih. Buru buru iya memejamkan matanya dan berusaha untuk tidur.
__________
"Stop disini"
Teriak Leana di dalam mobil.
"Nggak bisa sayang."
Jawab Rio santai.
"Berenti atau gue lompat."
Leana sudah bersiap siap membuka pintu mobil.
"Oke oke, tunggu."
Takut terjadi hal yang tak diinginkan, Rio menghentikan mobilnya di pinggir jalan.
__ADS_1
"Gue udah berhenti. Sekarang ayo kita bicara baik baik."
Leana membuka pintu dan segera keluar dari mobil. Rio mengikuti nya dan menarik tangan Leana dengan kasar.
"Gue udah coba ngomong baik baik sama lo!"
Kali ini mungkin Rio sudah tak bisa bersabar. Buktinya sekarang, nada bicaranya tak lembut, dan cenderung membentak.
"Lepasin gue Rio. Tangan gue sakit."
Leana mencoba melepaskan tangan Rio yang memegangnya erat erat. Tapi tenaganya kalah besar. Sampai tiba tiba, seseorang menarik tubuh Rio dari belakang dan membuatnya melepaskan tangan Lea.
"Gak usah ikut campur lo." Rio mengenal lelaki itu, lelaki yang pernah menjadi sahabat baiknya. Tapi tidak lagi. Karena cinta bisa membuat semua orang buta.
Rio tau betul dia tidak bisa melawan Axel. Dia tahu kemampuan Axel dalam bela diri seperti apa, tentu saja jauh berbeda dari dirinya. Jadi Rio memilih untuk kembali ke mobil dan pergi meninggalkan mereka berdua.
Axel menghampiri Leana yang masih mematung melihat ke arahnya.
"Kamu nggak papa.?"
Ragu ragu leana menjawab pertanyaan Axel.
__ADS_1
"Iya, gak papa"
"Aku kira kamu udah putus sama Rio ."
"Kamu bener, kita cuma lagi ada urusan."
"Wow, jadi cewek populer di kampus emang susah ya. Jadi aku termasuk beruntung pernah jadi bagian dari hidup kamu."
Kata Axel coba merayu Leana. Hari ini dia berbeda, biasanya Leana akan langsung pergi atau tak menanggapi apapun yang di katakan Axel. Tapi sekarang dia nampak tersipu. Dan itu membuat hati Axel kembali bergetar sekaligus senang.
"Leana?..."
Teriak Keysa dari kejauhan. Leana dan Axel menoleh pada Keysa yang sedang berlari menuju arah mereka.
"Lo tumben ke kampus gue Key? Kebetulan banget. Banyak yang mau gue ceritain sama lo. Axel gue duluan. Makasih ya tadi."
Buru buru leana membawa Keysa pergi. Sedang Keysa sendiri heran melihat Leana yang salah tingkah sambil berjalan. Keysa melihat ke belakang dan mendapati Axel yang juga melihat ke arahnya. Axel menggerakan bibirnya dan mengucapkan sesuatu yang nampak jelas terbaca oleh mata Keysa, meski tanpa suara.
"MAKING LOVE"
Buru buru Keysa kembali melihat ke depan. Dengan perasaan tak percaya, bahwa Axel pasti mengingat chatingan mereka semalam. Sedang Axel menahan tawa melihat tingkah polos Keysa yang nampak kaget. Axel tahu, Keysa pasti mengerti apa yang dikatakannya. Dan yakin 100persen, seharian ini, ia akan gugup ditambah kikuk.
__ADS_1
***
gimana? bosen nggak? jangan donk. kalau bosen kasih saran nya di kolom komentar ya. dan mohon dukungannya juga dengan like. ok :D