
hanya mampu ucapkan . slamat jalan kasih.
Axel sampai di depan pintu kamar keysa yang masih terbuka. Ia melihat keysa yang bersandar pada dinding. Terdengar suara sesenggukan dan air mata deras yang terus mengalir dari gadis manis itu.
Axel bergegas menutup pintu dan menghampiri keysa. keysa tertunduk dan melihat langkah kaki yang mendekatinya, ia berpikir bahwa Reno kembali.
"Reno" sebutnya sambil mengangkat kepala. Ia kembali tertunduk ketika melihat Axel yang berada di depannya dan bukan Reno.
Axel jongkok mensejajarkan tubuhnya dengan keysa. Ada rasa kecewa di hantinya saat keysa salah menyebut nama. Ia menyeka air mata di sekitar wajah keysa dengan kedua tangannya.
"Harusnya lo udah tau konsekuensinya. Dan nggak perlu boros air mata kaya gini."
Keysa memalingkan wajahnya.
"Kalau lo dateng kesini buat ngetawain kebegoan gue. Mendingan lo pergi xel."
"Lo tau perasaan gue key. Mana mungkin gue bisa ngetawain keadaan lo yang kaya gini."
"Gue nggak mau bahas itu. Gue pengen sendiri Xel. Mendingan lo pergi."
"Gue nggak akan ninggalin lo sendirian. Meskipun lo marah, ngamuk, atau bakalan benci sama gue. Gue tetep akan disini."
Axel bangkit dan beralih duduk di samping keysa.
"Gue temenin lo nangis."
Emosi kesedihan keysa kembali tersulut. Ia menyandarkan kepalanya di bahu Axel. Sambil terus membersihkan cairan yang keluar dari mata dan hidungnya.
***
__ADS_1
"Gua udah bilang. Lo nggak usah ikut campur sama privasi gue." Mata Reno fokus melihat kedepan.
"Reno, aku ini istri kamu." Jawab stella tak kalah emosi
"Istri di atas kertas. Catat itu. Aku akan siapin surat pisah buat kita secepatnya."
"Hah apa apaan sih kamu Ren."
"Semua gara gara lo. Lo bikin gue sama keysa pisah."
Reno semakin keras menginjak gas mobilnya, dan membuat stella ketakutan.
"Reno, sadar Ren. Pelanin mobilnya." Stela mulai bingung melihat emosi Reno yang makin menjadi jadi.
"Lo nggak berhak ngatur ngatur ngatur gue." Jawab Reno ketus.
Mereka hampir sampai di perempatan jalan. Reno tak sadar emosinya akan membawa petaka. Truck bermuatan pasir melaju dari arah yang kiri. Berpacu kecepatan dengan mobil milik Reno.
"Reno awas ada mobil lain Ren"
Reno tak mempedulikannya. Ia terlalu percaya diri untuk bisa melaju lebih cepat. Stella tak bisa menahannya lagi. Ia bergerak mengambil alih kemudi dan membanting stir yang digengam Reno.
"Lo ngapain sih stell." Kata Reno panik. Stella membuat konsentrasi Reno buyar.
"Reno. Awaaassss aaaaaa
"Waaaaaaa
***
__ADS_1
"Aaaahhh" tiba tiba saja keysa merasakan sakit di dadanya. Seperti ada yang menusuknya.
"Kamu kenapa key?" Tanya Axel, ia kawatir melihat gelagat keysa.
"Sakit xel. Dada aku sakit banget tiba tiba" sembari memegangi dadanya
"Ya udah aku ambil minum dulu ya buat kamu." Axel bangkit bergegas mengambil air untuk keysa.
Entah firasat apa yang dirasakan keysa. Nama Reno kini muncul dalam pikirannya. Ini aneh perasaanya jadi tak karuan memikirkan Reno. Axel kembali dengan segelas air dan ia berikan pada keysa.
"Xel, aku pengen keluar. Aku pengen nenangin diri aku. Bisa kamu anterin aku"
Bukan itu alasannya. Pikiran keysa tiba tiba saja tertuju pada Reno.
"Tapi kamu mau kemana key?"
"Nggak tau, pokonya aku pengen pergi. Bisa kan xel.?"
Keysa berharap dengan keluar, mungkin ia bisa menghilangkan rasa kawatirnya. Atau mungkin malah bisa bertemu dengan Reno. Bodoh, keysa sekarang malah berharap bisa bertemu Reno.
"Ya udah , kalau itu bisa bikin kamu lebih enak. Ayo berangkat."
Pelan pelan Axel mengemudikan mobilnya. Sambil sesekali memlirik ke arah keysa yang. Keysa sendiri hanya melihat kesamping dan besandar pada jok mobil. Pikirannya masih di penuhi dengan Reno. Bukan karena sedih atau apa, tapi seolah ada firasat buruk yang membuatnya ingin segera memastikan bahwa mantan kekasihnya baik baik saja.
"aku tau kamu masih sedih key."
Axel memulai pembicaraan dengan keysa.
"heemm" hanya itu kata yang bisa keluar dari mulut manis keysa.
__ADS_1
Axel pun bingung harus kembali mulai bicara seperti apa. Axel memperlambat laju mobilnya, ketika sekelompok kerumunan orang berusaha menghentikan mobilnya.
*apa Reno akan baik baik aja kawan? jangan lupa like dan commentnya ya kawanl