I WANT YOU

I WANT YOU
Episode 15


__ADS_3

gagal tak membuat orang jadi payah. dan menang tak membuat orang jadi hebat.


Keysa menyelipkan nama lelaki itu di setiap pergerakan yang membuatnya tak ingin membuka mata. Suara Keysa membuat laki laki itu semakin bergairah. Bibirnya menyapu bersih setiap inci tubuh Keysa yang memanas dan berkeringat.


"Sumpah Key. Lo bahaya banget."


Pada saat yang bersamaan, mendadak Keysa, menjauhkan diri dari Axel. Sesuatu terjadi.


"Berenti xel !!!."


Keysa menahan tangan Axel dan terlihat agak panik. Tiba tiba ia merasakan sesuatu yang membuat nya tak nyaman.


"loh kenapa key.?"


Keysa menarik tangan Axel dan mendorong tubuhnya. Dengan gesit ia berlari menuju kamar mandi.


Axel yang masih merasa kaget, hanya bisa memandang keysa yang membuat nya bertanya tanya. Tak lama kemudian Keysa keluar dengan wajah muram. Ia berjalan dan kembali mendekati Axel.


"Lo kenapa Key. Apa lo takut, atau gue terlalu kasar atau gue terlalu cepet...


"suuuuytt, bukan itu."


"jadi lo kenapa?"

__ADS_1


Perlahan lahan keysa menjawabnya. Antara malu dan bingung kini menerpa gadis berusia 23tahun itu.


"Sorry Xel, gue PMS."


Axel membuka matanya lebar lebar dan menepuk jidat nya sekeras mungkin. hilang sudah gairah dan semangatnya, si joni yang dari tadi sudah mengeras dan menunggu giliran mendadak keriput, kehilangan arah.


"Arrkkhh Key,,, parah lo ah."


Keysa cekikikan melihat Axel yang melemah. Tapi ada rasa lega di hatinya, mengingat berarti hari ini something nya masih aman.


"Axel, lo punya itu gak...


Tanya Keysa perlahan lahan.


Axel masih kesal dan kehilangan semangatnya.


"Punya ini, itu, anu , ehhhh lo punya pembalut?


"What?"


Axel kembali tak habis pikir sesudah semua yang terjadi dia masih harus mendengar kata itu.


"Ya ampun mana mungkin gue nyimpen kaya gituan."

__ADS_1


"tapi....


Keysa menunjukan wajah sedihnya dan membuat Axel tak tega. Ia menarik nafas panjang dan membuangnya sesantai mungkin. Berusaha mengumpulkan kesabarannya dan menelannya bulat bulat.


"Hhuufff ya udah, gue ke mini market di depan dulu. Lo tunggu disini. Jangan kemana mana ini udah malem, bahaya."


"lebih bahaya mana sama lo?"


Axel tak menjawabnya. ia mengacak ngacak rambut keysa, lalu spontan mencium keningnya perlahan. Mereka tak bisa mendengar bahwa kedua jantung mereka sama sama berdegup kencang, dan hampir ingin melompat. wajah Keysa mererah dan tersipu.


"Ehmm ya udah lo pengen gue beliin makanan lain atau apa gitu?."


"Nggak usah deh, lo buruan pergi aja."


Axel berlalu meninggalkan Keysa. Dalam perjalanan ia masih merasa kesal karena adegan panas nya harus berhenti. Di sisi lain ia juga merasa heran dan lucu. Bisa bisa nya iya berpikir untuk langsung meniduri Keysa. Tapi sungguh, setelah sekian lama ia mencoba melupakan Leana, baru kali ini Axel merasa tertarik lagi pada seorang gadis.


Keysa melihat punggung Axel yang mulai menjauh dan kemudian menghilang di balik pintu. Ia membayangkan potret demi potret memorinya yang baru saja terjadi, dan tersenyum senyum sendiri. lalu kembali bayangan pernikahan Reno merengut kesenangan d hati kecilnya. Dan kemudian ia juga ingat pada sahabat nya. Apa yang dilakukan Key hari ini sama saja artinya dengan berkhianat bukan.


***


upzz buat hari ini keysa sama Axel gagal dulu ya. ditunda dulu buat lain kali. jangan lupa like dan comment.


makasih

__ADS_1


__ADS_2