I WANT YOU

I WANT YOU
Episode 20


__ADS_3

lidah adalah jelmaan dari pisau tajam yang jika salah, ia bisa melukai diri sendiri.


Pukul tiga sore Keysa berjalan menuju gerbang kampus dengan setumpuk buku buku tebal. Dia berniat untuk bertempur dengan tugas kuliahnya nanti malam. Ringtone hp membuat fokusnya untuk berjalan terhenti. Ia mengambil hp dari sakunya tapi kehilangan keseimbangan pada buku buku yang digenggamnya, alhasil semua buku itu jatuh.


"Uuhh repot banget sih." gerutunya. Dia membungkuk untuk mengambil buku buku itu.


"Biar gue bantu."


"Maka....sihh." Bibir Keysa mengatup saat mendapati ternyata Axel yang ada di hadapannya.


Buru buru Keysa meraih semua bukunya termasuk yang tengah dipegang Axel. Keysa menampakan wajah tak senang dengan kedatangan Axel. Meski hatinya berkata lain.


"Lo kenapa sih key. Kemaren kita baik baik aja kok." ucap Axel sambil mengiringi langkah keysa.


"Udah gue bilang. Gue ada janji xel"


"Janji ama siapa? sama Reno"


Keysa berhenti, dan mengalihkan pandangannya pada Axel.


"Kok lo jadi malah nyebut nama Reno"


"Lah dia kan mantan lo.!"


"Tapi kan lo tau sendiri dia udah nikah, dan itu kemaren Xel, kemaren." Keysa memberikan penekanan pada akhir kalimat.


"Kita tuh jadi kaya orang pacaran yang lagi berantem tau nggak?" Ucap Axel agak kesal.


Keysa menarik nafas dalam dalam agar tidak terpancing emosi oleh Axel.


"Mendingan sekarang lo fokus sama tujuan lo yang semula. Balikan sama lea."


Keysa memberanikan dirinya untuk berkata itu. Meski ada rasa pahit yang kini ia telan.

__ADS_1


"Tapi gue nggak mau lea. Sekarang gue mau lo key. " jawab Axel dengan lantang.


"Gue ada janji sama lea. Lo lebih baik lupain apa yang kemaren dan tadi malem kita lakuin." Keysa berlalu meninggalkan Axel. Tapi axel menarik lengan keysa dengan paksa dan membawanya ke dalam mobil.


Keysa cemberut sepanjang jalan tanpa sedikitpun bersuara. Ia membuat Axel jadi gemas.


"Belom beres nih ngambeknya?." tanya Axel sambil matanya tetap fokus ke jalan. Keysa tak menjawab.


"Kalau lo masih cemberut terus gue nggak bakal anterin lo ke cafe."


Keysa melirik pada Axel, dan melihat Axel yang cengengesan.


"Dasar gila lo"


"Bener banget, ini pertama kalinya gue ngerasa gila lagi. Dan itu karena lo."


"Itu bukan pujian."


"Axel...." muka Keysa memerah


"Dan waktu gue cium bibir lo yang manis"


"Axel cukup"


"Waktu hirup aroma tubuh lo yang wangi, terus gue turun, turun dan turun and finish lo malah ngeprank si jerry dan bikin dia keriput."


Keysa tertawa kecil sambil menutupi mulutnya. Perasaan Axel jadi menghangat melihat Keysa yang mesem mesem sendiri.


__________


"Keysa gue mau curhat nih." Rengek Leana. Kadang ia memang seperti anak kecil.


"Ntar dulu gue, masih kekenyangan" jawab keysa sambil mengelus ngelus perutnya.

__ADS_1


"iiisshh. Keysa" Leana merengek lagi.


"Iya iya gue dengerin." Keysa menyeruput jus alpukat kesukaannya yang masih tersisa.


"Gue siap buat balikan lagi sama Axel."


"pppfftt uhuk uhuk." Keysa langsung tersedak mendengar pernyataan leana.


"Diiihhhh ati ati donk Key. Lo tau nggak, semalem gue maen ke rumahnya dia dan dia gugup gugup gitu. Gue yakin dia gugup karna masih nyimpen perasaan buat gue, lo tau sendiri kan, dia terus berusaha minta balikan sama gue. Tapi gue tolak. Begonya gue karna gue masih ngarep Rio buat berubah. Tapi gue pernah cerita sama lo kalau Rio itu kasar dan bla ...bla...bla...bla."


Kepala Keysa rasanya mau pecah mendengar serentetan kalimat tanpa jeda yang keluar dari bibir Leana. tapi yang lebih membuatnya pusing adalah bagaimana jika hati Leana yang akan hancur jika tahu apa yang dilakukan keysa dan Axel.


"Lo dengerin gue nggak sih Key."


"Gue denger kok, cuman apa lo yakin? Gimana kalo yang lo liat ternyata nggak seindah kenyataan. Bisa aja lo salah paham atau apa gitu."


"Keysa sayang. Gue tuh udah tiga tahun pacaran ama dia. Gue tahu luar dalemnya dia tu kaya apa."


Ahhh sudahlah, sepertinya Leana tak akan mendengarkan apapun yang di katakan keysa saat cintanya mulai bersemi kembali. Keysa merogoh saku celananya dan mengambil hp nya yang bergetar. Dilihatnya ada beberapa chat yang masuk dan siapa lagi kalau bukan...


Axel : Key


Axel : Keysa lo belom beres curhatnya?


Axel : Bales donk key.


Axel : Gue masih tunggu lo diparkiran.


Keysa menutup hp nya dan merasakan kepalanya kembali pusing. Kenapa sekarang Axel malah menjadi bayangan bayangan menyebalkan yang harus ia hadapi.


***


makasih buat yang masih stay baca novel aku ya. jangan lupa Reno belum muncul nih. oke silahkan kasih jempol dan commentnya ya

__ADS_1


__ADS_2