
....cletak....
"aadaww".. keysa mengusap ngusap dahi yang disentil oleh Reno.
"Kamu itu cerdas keysa kamu bukan orang ****. Tapi buat apa kamu nanya hal sensitif kaya gitu sama orang yang baru kamu kenal. Gimana kalau dia ternyata punya niat jahat." Reno nampaknya marah mendengar pengakuan keysa tentang hubungannya dan Axel.
"Tapi Axel bukan orang jahat" Keysa membantahnya.
"Apa jaminannya? atau jangan jangan kamu juga udah mulai cinta sama dia. ayolah keysa. Dia pacar dari sahabat kamu."
"Ya itu lebih baik dari pada mencintai suami orang"
"KEYSAAAA"
Reno berteriak menyebutkan namanya. ia mulai merasa jengkel keysa terus membantah omongannya. Sementara keysa kaget dan tak percaya Reno berani menyentak nya secara langsung.
"Aku salah apa Ren?"
Tanya keysa pada Reno. suaranya terdengar lemah.
Reno memegangi kepalanya lalu beralih pada bahu keysa.
"Maafin aku key. Aku cuma."
Keysa menepis tangan Reno yang ada di bahunya.
"Buat apa kita harus ketemu lagi. kalau akhirnya kaya gini Ren."
"Keysa, aku cuma cemburu key. Meski kamu ada disini terkadang aku bisa ngeliat sorot mata kamu yang ada di diri Axel. Belum lagi kamu dengan sengaja dan hampir aja ML sama dia. Menurut kamu gimana perasaan aku key. Setahun kita pacaran aku selalu nahan semua emosi juga nafsu aku ke kamu yang selalu berakhir di kamar mandi."
"appahh?"
"Ah nggak. Maksud aku intinya...
"intinya adalah sekarang. Kamu harus jaga jarak."
__ADS_1
Keysa berjalan meninggalkan Reno dan Reno hanya bisa bernafas tak beraturan mengikuti keysa.
__________
Leana dan Axel sampai lebih dulu di air terjun pertama yang memukau. aroma udara yang segar, suara air jatuh juga perasaan indah yang tak bisa dibayangkan.
Untuk sejenak leana bisa melupakan kekesalannya pada Axel.
"waaww" Leana berdecak kagum pada ketinggian air terjun yang membuat nya mendongak.
"Gue nggak nyangka si kampret itu bisa tau tempat kaya gini."
"Axel, ayo buruan. Aku nggak sabar pengen nyobain aernya yang dingin. pasti seger banget."
Leana menggandeng tangan Axel dan membawanya mendekat ke air terjun yang pertama. Air nya masih nampak jernih, tentu saja aliran langsung dari gunung belum tersentuh tangan tangan jahil.
"Fotoin aku ya " Leana mengeluarkan hp Axel dan menyerahkannya kembali. Sepertinya ia lupa bahwa ponsel itu adalah kunci dari perubahan sikap Axel selama ini. Axel mundur beberapa langkah dan mencari posisi yang tepat untuk memotret. Lalu ia tiba tiba tersadar dengan benda yang ada di tangannya.
"******. Gue salah bawa hp. Jangan jangan lele liat dalemannya lagi" gumam Axel dalam hati.
"Axel, ayo donk udah belom fotonya."
Axel tersadar dan berusaha bersikap sebiasa mungkin seolah olah tak tahu apa yang akan terjadi.
Sementara itu keysa dan Reno masih dalam perjalanan dan mulai mendekat ke arah tujuan. Keysa tetap menjaga jarak, dan susah payah menjauh. Namun Reno masih terus berusaha mengajak nya bicara.
"keysa please"..
keysa tetap berjalan dan tak menghiraukannya.
"key sayang. Aku mohon jangan kaya gini. Kamu udah janji buat hari ini kita akan jadi pasangan kan"
"Ya udah, anggep aja kita pasangan yang berantem dan mau putus." jawab keysa ketus.
Reno menarik tangan keysa dan membuatnya berhenti. Jika tak banyak wisatawan lain yang lewat tentu ia ingin sekali membawa keysa ke dalam pelukannya. Tapi etika di tempat umum masih harus di jaga.
__ADS_1
"Kita nggak bakal sampe kalau berenti berenti terus."
"Kamu cantik tau nggak kalau lagi marah kaya gitu."
"lebay lebay..." jawab keysa
"Tapi aku serius. ayo donk senyum dulu. baru kita jalan lagi."
"ogah..."
"please.."
"Apaan sih ren"
"kalau kamu nggak mau senyum, aku akan teriak teriak teriak dan bilang aku cinta kamu disini"
"Aaan sih ren? gaje banget ih."
"aku itung ya... satuu"
"Reno lebay banget lah"
"duuaaaa"
"Reeennnoo "
"tigggaaaa keysaaaa ehmmm
keysa menutup mulut Reno dan membuat senyuman di bibirnya. ia tersipu dengan perlakuan Reno
"ayo kita jalan lagi" ajak keysa dengan lembut.
Reno merasa senang melihat senyuman keysa dan merasa menang. Mereka melanjutkan lagi perjalanan nya sebagai pasangan kekasih yang lupa pada status masing masing.
*duuhh sory banget guys author telat up. ya karena satu dan lain hal yang gk mungkin di jelasin. btw kalian percaya nggak sama part akhir di episode ini. serius deh buat bagian akhir, author memang ngalamin sendiri, malu malu gitu si doi mau teriak teriak bilang cinta lebay banget ya. hahaha mau tau lanjutannya jangan lupa like and comment nya ya
__ADS_1