
"Jadi lo gk ada pertanyaan apa apa buat gue?" tanya Axel memulai pembicaraan.
"Gue nggak perlu jawaban menyedihkan dari orang yang ngaku ngaku jadi pacar keysa." jawab Reno santai.
"Ya, lo cuma belum tau sedekat apa gue sama keysa"
"Tapi kita nggak buta. Lo bisa liat sendiri siapa nyatanya yang ada di samping keysa sekarang. Dan itu bukan lo. Biar gue tebak, cinta terlarang kan. Sadarlah, lo cuma pelampiasan terakhir dari keysa. Pada akhirnya masa depan yang lo bilang itu, bukan berakhir dengan keysa."
"Nice. Pidato yang bagus. Jangan lupa ya, bini lo nungguin di rumah" Axel tersenyum sinis. Mereka berhenti saling bicara ketika keysa dan leana akhirnya datang dengan garis garis senyum yang nampak aneh menurut mereka.
"Gue nggak ngerti jalan pikiran cewek" ucap Axel pada Reno.
"Kita musuh. Jangan sok akrab." jawab Reno.
"Yang nganggep lo temen emangnya siapa?"Batin Axel.
Mereka segera pergi menuju tempat pembelian tiket dan mulai memasuki kawasan wisata alam. Pemandangan pohon pohon besar nan sejuk di kiri kanan jalan membuat rasa penat yang mereka bawa dari kota sedikit menghilang. Jalan setapak dengan batu batu besar menjadi penunjuk arah yang baik. Reno dan keysa berjalan lebih dulu di depan Axel dan Lea. Reno menggandeng tangan keysa, seperti sepasang kekasih. Sesekali iya mengusap kepala gadis itu dan menunjukan senyum kebahagiaan.
Axel merasa panas melihat kemesraan mereka berdua. Ia merangkul bahu Leana dan berusaha menyembunyikan rasa cemburunya. Dan berharap keysa menengok ke belakang. Tapi sepertinya keysa dan Reno sedang asyik dengan dunianya sendiri.
Leana agak merasa aneh dengan ekspresi wajah Axel yang sedari tadi terus melihat ke arah keysa dan Reno.
__ADS_1
"Axel.. kamu dari tadi merhatiin aku nggak sih." tanya leana agak kesal. Tapi Axel masih tetap berjalan tanpa menjawabnya.
"Axelllll." Baru setelah leana berteriak di telinga Axel, dia baru tersadar.
"Kamu ngapain sih le. Aku nggak budeg."
"Kamu nggak budeg, tapi aneh. Sepanjang jalan aku ngomong tapi kamu nggak denger sama sekali. Kamu kenapa? cemburu."
"Apa? nggak lah. Ngpain aku cemburu lele. Kamu kan ada disini. Jadi aku cemburu sama siapa. Aku cuma kesel aja denger cerita kamu tentang Reno yang udah nyakitin key. Ya cuma nggak abis pikir aja, si keysa tuh kayanya **** gitu."
"haaaaaahhh" leana hanya menarik nafas. Ia tahu Axel pasti berbohong. Tapi ia lebih baik diam, ia tak ingin ribut. karena mereka sekarang ada di dalam hutan yang jauh dari peradaban yang membuatnya sulit untuk berlari.
"Masih jauh ya Ren?" tanya keysa. Mereka sudah berjalan cukup jauh melewati berbagai macam tanjakan dan turunan.
akeysa menoleh ke belakang dan tak menemukan leana dan Axel.
"lea sama Axel kemana?"
"paling juga di belakang. Ya udah. kita istirahat sambil tungguin mereka."
Reno mengeluarkan botol minum dan memberikannya pada keysa. Kawasan ini terasa sunyi, hanya sesekali terlihat rombongan pengunjung lain yang melewati mereka.
__ADS_1
"gimana, kamu seneng?" tanya keysa basa basi."
"Harusnya aku yang tanya key."
"Kaau kita belum sampai tujuan, rasa senengnya belum sempurna." jawab keysa.
Reno melihat ke sekililingnya dan memastikan tak ada orang lain di sekitar mereka. lalu....
...cup...
ia mengecup bibir keysa dan membuatnya kaget. Wajah keysa memerah tak ada pergerakan tapi tak ada juga penolakan. Jantung keysa begitu berdebar debar. Seolah ini pertama kalinya ia dan Reno melakukan itu. Keysa melepaskan ciuman Reno. Keysa agak takut karena mereka berada di area hutan sunyi dimana kita tidak boleh sembarangan dalam bersikap atau akibatnya akan fatal.
Keysa tak menyadari dari kejauhan leana dan Axel melihat adegan mereka. Axel mengepalkan tangannya dan merasakan panas yang mulai membakar hatinya. Kenapa ia harus selalu menjadi penonton dalam kisah cinta mereka.
"brengsek tuh si cunguk." ucap Axel lirih
Leana juga merasa kesal dengan sikap keysa yang dirasa plinplan menurutnya. Ia ingin sekali menyelamatkan keysa dari ancaman buruk seperti Reno kalau saja dia tak berjanji untuk tidak ikut campur dalam urusan mereka berdua.
***
*u*hhh perjalanan menuju air terjun masih jauh. jadi jangan lupa untuk stay dan baca lanjutan novel ku ya.
__ADS_1
like da commentnya ditunggu nih.