
hati hati dengan air, meski menyejukan tapi mudah berubah.
"Lo kenapa Key, liat hp nya serius gitu?"
Keysa mematikan hp nya. dan mengalihkan pandangannya kembali pada Leana.
"Ohh nggak, ini biasa chat, tugas dari anak anak." Keysa memikirkan sesuatu dan mendapat ide.
"Eh, kita pulang sekarang yuk. Gue mau ngerjain tugas nih. Numpuk banget."
"Huuuhh, kebiasaan tiap gue mau cerita banyak pasti lo sibuk. Ya udah yuk."
Leana pergi ke kasir untuk membayar beberapa tagihan dan bergegas keluar. mata Leana berbinar binar melihat Axel ada diparkiran dan bersandar pada mobilnya. Sedang Keysa merasa was was takut kalau kalau dia atau Axel akan salah bicara.
Axel melihat Keysa dan Leana dari kejauhan. Ia agak sedikit kecewa karena bukan keysa sendiri yang menemuinya. Keysa memang sengaja, ia berharap Leana bisa membuat Axel pergi.
"Kok kamu tahu aku ada disini.? "tanya Lea pada Axel.
"Ehmmm insting mungkin." jawab Axel.
Keysa yang berada di belakang Leana menjulurkan lidahnya pada Axel. dan membuat Axel geram.
"Jadi karna kalian udah ketemu. Gue nggak mau jadi obat nyamuk. Gue cabut dulu ya."
"Loh kok gitu...? lo bareng kita aja. Axel pasti mau kok anterin lo. Ia kan xel? " kata Lea.
" Ya kenapa lo gak bareng kita aja. Gue pasti mau kok anterin lo."
Axel merangkul bahu Leana, dan memberikan senyum pahit yang dirasakan Keysa. Ya dia sengaja, Axel ingin membuat Keysa cemburu.
__ADS_1
"Nggak usah. Gue nggak mau ganggu. Sampe nanti ya." Keysa memaksakan senyum pada mereka berdua dan kemudian berlalu meninggalkan mereka. Dia menahan hati yang agak sakit melihat Axel dan Leana. beruntungnya perasaan keysa belum terlalu jauh dan sedalam perasaannya pada Reno. Jadi ia belum merasakan sakit untuk ke dua kalinya, ya karena belum berarti akan terjadi.
Axel bengong melihat Keysa yang mulai menghilang dari pandangannya.
"Axel ayo..." ajak Leana. Axel tak menjawab. Ia segera masuk ke mobil bersama Leana dan melajukan mobilnya. Sepanjang jalan Axel hanya menampakan ekspresi dingin yang membuat Leana heran. Ia bukan seperti Axel yang Lea kenal.
"Axel, kok kamu dari tadi diem terus.?"
"Nggak papa aku cuma lagi fokus nyetir.?"
"Yakin? kamu nggak sakit Xel.?
"nggak le"
"Tapi kamu nggak kaya biasanya, kamu kenapa sih."
"Kamu bisa diem nggak sih. Aku lagi fokus nyetir." Axel bicara dengan nada lantang yang membuat Leana kaget. Selama 3tahun ia bersama Axel, Leana belum pernah mengdengar Axel kasar pada nya. Ia tak berani membalas. bibirnya terkatup, dan memikirkan ada apa dengan Axel.
"Gue mau pulang."
"Tapi kamu nggak perlu marah le
"Gue bilang. Gue mau pulang."
"Oke oke. aku anter kamu pulang."
__________
Keysa sudah menyusuri jalan trotoar sendirian, ia berusaha menghilangkan pikirannya mengenai apa yang akan terjadi pada Leana dan Axel. uhhh rasanya menyebalkan.
__ADS_1
tinn tiinn tiinn
Suara klakson motor menghentikan langkah kaki gadis itu. Orang itu menggunakan helm dan membuat Leana tak mengenalinya.
"Lo mau kemana Key. Jalan sendirian." tanya orang itu.
"Lo siapa?" tanya Keysa.
Orang itu membuka helmnya dan membuat Keysa agak kaget.
"Lo Rio kan?" tanya Keysa.
"Hehe iya. Lo mau kemana? ayo gue anter." Ajak rio.
"Gue cuma mau pulang bisa sendiri kok." Sebenarnya Keysa hanya enggan meladeni Rio,mengingat pesan pesan mesum yang pernah dikirim Rio padanya dan membuatnya ilfil.
"Lo masih inget ama inbox gue dulu. sorry deh gue cuma bercanda. Suer deh gue cuma kasian. Lo keliatan capek gitu. Gue cuma mau anterin lo balik. serius."
Ya dipikir pikir Keysa memang cukup lelah, ya mungkin Rio tak seburuk yang ia kira.
"Ya udah deh. Janji ya nggak ngapa ngapain."
"Yaelah emang gue kaya orang jahat ya. Buruan naek."
Axel yang sudah mengantar Leana lebih dulu berputar balik mencari Keysa. Dari kejauhan ia melihat Rio dan keysa di pinggir jalan tanpa tau apa yang mereka bicarakan. Hatinya semakin geram ketika keysa menaiki motor Rio dan pergi. Axel mengepalkan tangannya dan memukul setir mobilnya sekeras mungkin
"...BRENGSEK..."
***
__ADS_1
Apa yang akan terjadi pada keysa dan Rio. lalu gimana dengan Axel? dan apa leana akan mulai curiga? ya udah tunggu episode berikutnya aja ya. jangan lupa like dan comment.