Iblis Berwajah Tampan

Iblis Berwajah Tampan
Perkenalan


__ADS_3

Pemeran utama :


Nama : Nathan Alexandra Ferdian


Umur : 25 Tahun


Anak dari pebisnis handal Sandi Ferdian dan Olla Grismala. Dia punya kakak sekaligus sodara kembarnya bernama Syafira Auliana Ferdian dan sudah menikah dengan sahabat papinya. Yang semua orang tau tentang Nathan adalah dia pria pendiam biasa. sifatnya yang tak banyak bicara menurun dari almarhum maminya. Ada rahasia besar yang dia tutupi selama seperempat abad ini,dia menyembunyikan kenyataan bahwa maminya masih hidup dan dirinya yang menjadi pemimpin dunia bawah.


Sebisa mungkin dia ingin melindungi keluarganya. Di dunia mafia dia memiliki asisten pribadi yang sudah lama bekerja dengannya pemuda bernama Romi anak yatim piatu yang Nathan temukan saat dia tidak berdaya. Romi di latih oleh Nathan untuk menjadi pria tangguh,kuat dan cekatan. Hingga kini dia menjadi asisten Nathan adalah hasil sepadan dari kerja kerasnya selama di dunia mafia.


Nathan mendirikan dunia mafia yang dia pimpin sejak masuk kelas 1 SMA.


*KING*


Adalah nama yang dia pilih untuk organisasinya.


Dia banyak merekrut orang-orang yang lemah tapi berkompeten dan butuh pertolongan.


Dia melatihnya sendiri orang-orang itu hingga menjadi kuat dan tak terkalahkan. Hingga kini anggota King sudah mencapai 500 orang lebih yang menyebar di berbagai penjuru kota.


Banyaknya persaingan bisnis membuat para pebisnis dan pemerintah memakai jasa organisasi King. Bagi Nathan membunuh atau di bunuh adalah hal yang sudah biasa. Bahkan di tubuhnya banyak luka tembak dan sayatan.


Dalam mengerjakan tugas Nathan tak jarang turun tangan sendiri. dia lebih mengutamakan solidaritas dan kekeluargaan. baginya semua anggota King adalah keluarganya yang harus dia lindungi dan dia jaga. tak sedikit dari anggotanya juga yang sudah berumah tangga dan Nathan melindungi anggota King berikut dengan anak istrinya.


_____________


"Romi,gimana?apa sudah kamu dapatkan informasi tentang Karina?" tanya Nathan yang baru datang ke markas King.


"Sudah Bos,tapi sepertinya ada data yang sengaja di hapus" jawab Romi menunduk.

__ADS_1


Usia Nathan dan Romi hanya terpaut 2 tahun,Romi lebih tua dari Nathan. tapi itu tidak membuat Romi untuk tidak menghormatinya.


"Mana saya lihat?" ucap Nathan.


"Ini Bos" menyerahkan amplop pada Nathan.


Nathan membuka amplop iti sambil manggut-manggut "Oh saya mengerti,rupanya dia bukan orang biasa. dia bisa membuat pemerintah menghapus data saat dia mencoba membunuh mami saya" ucap Nathan.


"Benar Bos,dan saya sudah membawa seseorang yang dengan sengaja menghapus data itu" kata Romi, Nathan mendongkak.


"Apa kamu bilang?" tanya Nathan tajam.


"Maaf Bos saya lancang,saya sudah memaksanya untuk buka mulut.tapi dia tetap kukuh menutup mulutnya rapat-rapat. jadi saya berinisiatif membawanya ke sini untuk hiburan bos" jawab Romi sedikit gugup.


"Dimana dia?" tanya Nathan


"Di ruang eksekusi bos" jawab Romi.


Romi membuka setiap pintu yang menuju ruang eksekusi karena pintu itu hanya bisa di buka dengan sidik jari Romi atau Nathan.


"Siapkan alat untuk hiburan kita" perintah Nathan.


"Baik Bos" ucap Romi sambil berlalu.


"Max,tolong sediakan alat bedah dan pisau tumpul" titah Romi pada Max yang merupakan bawahan Romi.


"Buat apa pak?apa ada pesta lagi?" tanya Max sambil menyiapkan alat-alat yang Romi minta.


Romi selalu menyebutnya akan ada pesta setiap kali minta Max menyiapkan alat bedah.

__ADS_1


"Biasa,bos lagi jenuh" jawab Romi santai.


" Boleh ikut gak pak?" tanya Max.


"Ayo,kali aja kamu bisa dapet jatah" jawab Romi sambil mengambil nampan dari tangan Max.


"Saya penasaran pak hiburan yang di maksud Bos seperti apa,apa banyak cewek-cewek sexy pak?" tanya Max.


"Nanti kamu juga tau sendiri" jawab Romi.


Tiba di ruang eksekusi,rupa nya Nathan tengah menatap pria gendut yang matanya masih di tutupi kain dan tangannya di ikat.


Pria malang itu terlihat santai,belum tau dia kalo nyawanya sudah berada di ujung ubun-ubunnya.


"Rom,kenapa ngajak orang?" tanya Nathan.


"maaf Bos dia pengen tau hiburan yang saya maksud" jawab Romi lalu menyimpan nampan berisi alat-alat bedah di meja.


Romi membuka mata pria gendut itu,barulah setelah melihat Nathan pria itu terlihat panik.


"Pesta apa ini?masa semua cowok,apa mungkin pesta gay? kalo gitu aku salah masuk". batin Max.


Perlahan Max memundurkan langkahnya mendeketi pintu keluar dan saat Max akan berbalil tiba-tiba pintu itu menutup secara otomatis. Max tersentak kaget dan langsung berbalik kearak Romi.


" Lo udah masuk ke sini,jadi lo gak bisa keluar sebelum pesta berakhir" ucap Nathan tajam.


Di situlah lutut Max terasa lemas.dia memang kaki tangan Nathan,tapi dia tidak pernah mendengar perintah langsung dari Nathan dia hanya mendengarnya dari Romi.


"Ba-baik Bos". ucap Max gugup.

__ADS_1


" Emang bener yang semua anggota King gosipkan ternyata Bos benar-benar Iblis Berwajah Tampan" batin Max.


__ADS_2