
Pagi-pagi sekali Nathan pergi ke kantornya dia tidak pamit pada Aluna karena takut mengganggunya. Nathan menghubungi Romi dan anggota yang paling bisa di andalkannya.
"Rom,gue tunggu di kantor sekarang" titah Nathan.
Romi merasa kebingungan mendengar bos nya menelpon dan nyuruh dia untuk segera pergi ke kantor. itu tandanya ada masalah darurat.
Romi melirik jam di tangannya dan di melongo saat jam menunjukkan pukul 6.00
"Apa Nathan gak lagi ngigau?ini masih pagi sekali?" batinnya.
Romi pun langsung memerintahkan Baron untuk memanggil Max dan Indra.
Setelah berkumpul mereka di buat bingung sendiri.
"Ada apa bang?" tanya Max
"Kita di suruh kumpul di kantor hari ini" jawab Romi.
"Sepagi ini tumben bos nyuruh kita kumpul" heran Indra.
"Sepertinya ada masalah darurat" ucap Baron yang dia juga merasa keheranan.
"Gue yakin ada masalah,jadi cepetan siap-siap" ucap Romi.
Setelah semuanya siap Romi dan kawan-kawan nya mengendarai mobilnya masing-masing.
Saat tiba di perusahaan ke 4 mobil itu berhenti tepat di depan satpam yang biasa memarkirkan mobil ke parkiran bawah tanah.
Mereka segera memasuki lift yang akan mengantarkan mereka ke lantai paling atas,dimana Nathan berada.
__ADS_1
toktoktok....
"Masuk"
Romi,Max,Indra dan Baron masuk dengan raut wajah bingung. Mereka melihat Nathan yang berubah menjadi kejam kembali.
"Sepertinya iblis sudah bangun" batin Romi.
Dia sangat memahami Nathan,dialah orang yang tau Nathan luar dalam jadi bagi Romi gampang saja jika harus membedakan Nathan dalam mode iblis atau dalam mode normal.
"Ada bos?" tanya Romi
"Gue udah nemuin musuh di balik penembakan kemarin. Dia masih orang yang sama dan musuh utama kita" jawab Nathan sambil menopang dagu di kursi kebesarannya.
"Oh ya,ngomong-ngomong kalian gak pegel?kenapa gak duduk" ucapnya lagi.
Serentak mereka pun duduk patuh."Cih,,,terlalu menurut" ucap Nathan senyum kecut
"Iya,sepertinya dia udah gak sabar" jawab Nathan.
"Jadi apa rencana kita?" Max memberanikan membuka mulutnya.
"Rencananya kita atur ulang" jawab Nathan.
"Oh ya nanti sore gue mau ke rumah bokap,lo semua ikut gue.jadi bagi yang punya kencan batalin aja" ucap Nathan.
"Ba-baik Bos"
_____________________
__ADS_1
Aluna membuka matanya dan tidak mendapati sosok Natham di sampingnya.
"Ish,kemana dia?" gumam Aluna.
Dia melirik jam di kamarnya sudah pukul 9 pagi.
"Ah,ternyata sudah siang" batinnya.
Aluna menuruni ranjang dan berjalan ke kamar mandi. Setelah selesai dengan rirual mandinya dia pun turun menuju ke dapur. Dia mencari sesuatu yang bisa dia makan karena perutnya sudah minta di isi.
Aluna memasak seadanya hanya nasi goreng sosis dan telur mata sapi.
"Ah kenyang juga" gumam Aluna
"Di rumah sebesar ini dia tinggal sendirian,betapa kesepiannya hidup dia" batin Aluna,sambil dia melihat-lihat isi rumah Nathan. Sampai dia tiba di satu pintu yang letaknya agak jauh dari pintu-pintu yang lain dan membuat Aluna penasaran. dia pun mencoba membukanya dan "waw...." mulut Aouna menganga melihat keindahan ruangan yang dia lihat.
"Wanita ini cantik sekali,,," ucap Aluna saat melihat foto seorang wanita muda cantik yang tak lain adalah ibunya Nathan.
"Dia benar-benar cantik,sorot matanya tajam.dan membuat siapa pun yang bertatapan dengannya bisa terpesona. bahkan aku sebagai perempuan pun merasakan daya pikat yang kuat" gumam Aluna.
"Grepp"
Tangan kekar memeluk Aluna dari belakang.
"Jangan bilang kamu jatuh cinta sama mami aku" bisik Nathan
"Iya aku jatuh cinta padanya Nath" sahut Aluna matanya tidak lepas dari sosok yang ada di dalam foto itu.
"Kau menduakan cintaku Aluna"
__ADS_1
________________
Maaf yah kemarin-kemarin gak bisa up soalnya kesehatan author agak sedikit terganggu. dan maaf juga sekali up pendek banget,😁