
Olla sedang membersihkan dirinya di Bathup.Dia merendam tubuhnya dan sesekali menggosoknya.Padahal baru beberapa saat dia mandi tapi sekarang dia harus mandi lagi karena terkena darah Karina.
Di halaman belakang Nathan,Romi dan Max tengah menyaksikan para buaya berebut tubuh Karina.
"Wanita malang" gumam Max pelan namun masih terdengar Nathan dan Romi.
"Jadi akan seperti nasib orang yang sudah menyinggung mami?" ucap Nathan yang masih melihat buaya-buaya di kolamnya.
Tiba-tiba sezeorang menepuk pundak Nathan dan Romi yang sedang fokus pada buaya-buaya di depannya.
"Nath,mami mana?" Nathan kaget setengah mati begitu juga dengan Romi dan max.Mereka kira yang menepuk pundaknya itu maminya.
"Kakak,bisa gak sih gak bikin kaget?" kesal Nathan.
Syafira hanya tersenyum, "Lagian kalian sibum banget sih liatin kembaran kalian" ucap Syafira.
"Maksud nona kembaran kita apa?" tanya Max polos.
Fira memutar bola matanya malas.
"Iya buaya kan kembaran kalian para laki-laki.bedanya kalo buaya itu kan hidup di air dan di darat,tapi kalo kalian buaya darat ".
"Sorry kak,aku tidak termasuk" ucap nathan.
"Nath,buaya kamu di kasih makan apa?" fanya Syafira.
"Kok itu kayak kepala manusia"tanyanya lagi.
"Itu memang kepala manusia kak,itu kepalanya Karina". jawab Nathan
"Apa????kok kamu kejam banget" Tanya Syafira.
"Nona,maaf bukan bos Nathan yang membunuhnya tapi mami Olla yang melakukannya" jawab Max
"Mami??? apa itu benar???" tanya Syafira.
__ADS_1
"Benar" Olla menjawab pertanyaan Syafira.Sontak semua mata tertuju pada Olla yang sudah berdiri di belakang mereka entah sejak kapan.
"Apa kamu keberatan?" tanya Olla tajam.
"Tidak mam,hanya sedikit kaget" jawab Syafira sedikit gugup.
"Bagus,itu lah balasan yang setimpal untuknya yang telah membunuh Lala dan menjauhkan mami dari kalian bertahun-tahun". ucap Olla.
Syafira memeluk tubuh maminya.Olla pun membalasnya dan mengusap-ngusap punggung Syafira.
"Maafin mami udah bikin kalian menderita selama ini. Mami gak pantes ada di sekitar kalian" lirih Olla
"Tidak mami,kalo mami pergi lagi Fira mau ikut sama mami aja" ucap Fira.
"Nathan juga mau ikut mami,please mam jangan tinggalin kita lagi" ucap nathan
"Iya,mami akan bawa kalian kemana pun mamk pergi".
"Promise" tanya Nathan
Setelah aksi menegangkan di sambung dengan mengharukan dan di beri pemanis dengan adegan berpelukan kini Olla,Nathan dan Syafira sedang duduk di lantai ruang tv.Semantara Romi dan Max kembali ke markas.
"Papi sama siapa Fira?" tanya Olla.
"Papi masih emosi mam,ada tante Sinta yang nenangin papi.mami gak usah khawatir" jawab Syafira.
"Fira,mami mau tanya.Apa kamu mencintai suami kamu?" tanya Olla.
"Entahlah mam,Fira gak ngerti apa yang Fira rasakan.Selama menikah Fira tidak pernah di sentuh sama sekali sama Om Dirly.Fira juga tidak merasa cemburu atau apapun kalo lihat Om Dirly sama wanita lain" jawab Fira.
"Kamu tidak mencintaknya?"
"Tidak ada perasaan apa-apa mam,Awalnya Fira hanya kasian lihat Om Dirly belum menikah karena terus memikirkan cinta pertamanya.Fira gak tau kalo cinta pertamanya adalah mami".
"Kamu benar tidak mencintainya?bukan karena mami?"
__ADS_1
"Benar mam.Fira tidak memiliki perasaan lebih sama OmDirly"
"Papi kamu tau?"
Syafira menggeleng
"Ceraikan dia.Kamu lanjutkan kuliah kamu dan belajar jadi wanita kuat biar tidak ada yang menyakitimu.mami akan ngajarin kamu"
"Iya mam,Fira juga ingin kuliah seperti teman-teman Fira yang lain"
"Bagus,mami kan urus perceraianya"
"Mam,boleh Nathan tanya?" Setelah dari tadi diam akhirnya Nathan membuka suara juga.
"Apa?"
"Apa mami mencintai Om dirly?"
"Tidak"
"Apa mami akan bercerai dengan papi?"
"Keputusan itu ada di tangan papi kamu Nath"
Nathan diam.Dia berharap memiliki keluarga yang utuh.
"Nath,mami tau kamu ingin keluarga yang lengkap.kamu tenang aja,mami tidak akan minta cerai sama papj kamu"
"Terima kasih mam.biar nanti Nathan yang bicara sama papi".
"Gak usah,nanti juga papi akan kesini"
"Mami tau dari mana?" tanya Syafira.
"Hanya feeling" jawab Olla santai.
__ADS_1