Iblis Berwajah Tampan

Iblis Berwajah Tampan
Perasaan yang aneh


__ADS_3

Bruukkk....


Seorang gadis menambrak tubuh Nathan,dengan sigap Nathan memeluk tubuh mungil itu biar tidal terjatuh ke tanah.


1 detik,,,,2 detikkkk,,,,3 detikkk dan seterusnya sampai 1 menit Mata Nathan dan gadis itu saling bertatapan.jantung mereka berdetak sangat cepat. Nathan merasakan sepasang benda kenyal menempel di dada bidangnya yang hanya berbalut kaos hitam tipis.


"Waw,apa ini?kenyal dan hangat" batin Nathan lalu menurunkan pandangan matanya ke arah dada sang gadis "Ukurannya lumayan juga" batinnya lagi.


Gadis itu tidak menyadari kalo pria di hadapannya ini tengah berpikiran mesum tentang dirinya. Dia terlalu sibuk mengagumi mahluk tampan ciptaan Tuhan di hadapannya itu.


"Tampan sekali.....apa aku lagi mimpi? aahhh,,,aku tidak ingin bangun lagi". batin Gadis mungil itu.


Mereka berdua tengah asyik berlarut dalam pikiran masing-masing sampai kejahilan Kenzo merusak lamunan dua orang dewasa itu. Kenzo menendang bola ke arah Nathan dan sang gadis tepat mengenai punggung gadis itu.


Gadis bernama Aluna itu tersentak kaget " Aaakhhh" tak sengaja Aluna mendorong Nathan hingga Nathan kehilangan keseimbangannya dan Bruukkk.


Nathan terjungkal kebelakang dan menarik serta gadis di pelukannya itu terjatuh bersamanya sampai posisi mereka sangat intim dan tentu saja menguntungkan bagi Nathan.


Aluna jatuh tepat di atas Nathan dengan bibirnya yang menempel di atas bibir Nathan.

__ADS_1


Mata Aluna melotot tajam "Ciuman pertamaku?? Oh tidak,,,,,untung dia ganteng jadi tidak terlalu buruk juga" batin Aluna. Bibirnya masih di posisi yang sama,sepertinya dia tidak berniat untuk menarik bibirnya agar terlepas dari bibir Nathan.


Hingga entah pikiran dari mana Nathan berinisiatif melumat bibir Luna lembut,setelah merasakan tidak ada penolakan dari Luna,Nathan melanjutkan aksinya. Dia terus melumat bibir Luna sampai dia merasakan bahwa Luna mulai membalas ciumannya.


"Kenapa gue ngelakuin ini?" batin Nathan tapi masih terus dalam kegiatannya. "Stop,gue harus berhenti. ini gak bener,gue gak bisa ciuman sama sembarang orang" batinnya lagi.


Dalam pikirannya dia ingin menyudahinya tapi tubuhnya seolah ingin terus menikmatinya "Gilaaaa,,,,bibirnya manis banget.kayaknya ini ciuman pertamanya... dari cara dia balas ciuman gue sangat amatiran. tapi bagus lah gue yang pertama" batin Nathan.


"Kakaaaakkkk,,,,,,Ooommmmmmm...... STOP" teriak Kenzo.


Mereka kaget bukan main,Aluna segera bangun dari atas tubuh Nathan dan duduk di sebelahnya.Karena terlalu menikmatinya mereka sampai tidak menyadari kalo mereka masih ada di tempat umum dan menjadi tontonan pengunjung taman.


"Kakak,Om...kenapa malah ciuman di sini?kenapa gak ke kamar aja" ucap Kenzo sambil berjalan mendekati Aluna dan Nathan.


"Gak sengaja yah kak,,,,,tapi kok kakak kelihatan sangat menikmatinya" kata Kenzo jahil...


"Uhukk,,,,uhukkk" Aluna tersedak ludahnya sendiri.


Sementara Nathan sedang berusaha sekuat tenaga menahan tawanya

__ADS_1


"Anak kecil memang selalu jujur" batin Nathan.


"Kenzo,,,om pulang dulu yah...Kapan-kapan kita main lagi" pamit Nathan


"Om,rumah om dimana?Kenzo kapan-kapan bolen main ke rumah om kan?" tanya Kenzo


"Tentu saja...rumah om masih di komplek ini Nomor rumah om nomor 09. Nanti kamu main yah" jelas Nathan... "Baik Om.makasih yah" ucap Kenzo. Nathan pun hendak berlalu tapi sebelum dia mulai melangkah tiba-tiba tangan Kenzo meraih jari telunjuk Nathan. Dia pun menoleh.


"Ada apa Kenzo?" tanya Nathan.


"Om belum kenalan,ini kakak Kenzo di panti asuhan. Namanya Kak Aluna.dia baik om.siapa tau om suka" jawab Kenzo.


Sontak jawaban Kenzo membuat Aluna juga Nathan melotot "Kenzooo,,,," ucap Aluna.


"Kenapa kak?Kenzo setuju kalo kakak sama Om ganteng ini" kata Kenzo "Nama om siapa?" tanyanya lagi.


"Nama Om Nathan" jawab Nathan.


"Kakak,salaman ih masa tamu mau pulang di dieumin sih" ucap Kenzo.

__ADS_1


"Oh i-iya maafin kakak Kenzo... Hallo,nama saya Alun" sapa Aluna.


"Gue Nathan"....


__ADS_2