Iblis Berwajah Tampan

Iblis Berwajah Tampan
Bukan Cinta Tapi Obsesi


__ADS_3

"Aluna dimana?" teriak Nathan.


Dia mencekik leher wanita dengan gaun pengantin di hadapannya.


"Ka-kamu gak akan pernah nemuin dia lagi...kamu ingat apa yang kamu lakukan pada Karina???itulah yang aku lakukan pada wanita jelekmu" ujar wanita itu.


"Gue gak pernah punya sangkut paut sama lo,....Sebenarnya apa mau lo?mana Aluna?" Nathan sudah tak sanggup menahan emosinya lagi.


Semua tamu undangan sudah di kerahkan anak buah Nathan untuk meninggalkan rumahnya.


Hanya tersisa Nathan,Romi,Sandi,Syafira,Dion dan Dirly serta wanita itu.


Olla menghampiri Syafira dan menjauhi Nathan yang sedang emosi.


"Fira,kamu tau siapa dia?" bisik Olla.


"Fira juga tidak begitu kenal mam,setau Fira dia dulu teman sekelas Fira yang menyukai Nathan diam-diam.banyak yang bilang cewek yang suka sama Nathan dia bully dan dia selalu mengaku kalo dia pacarnya Nathan,tapi Nathan tidak pernah menanggapinya mam" jawab Fira pelan.ingatannya kembali ke masa sekolah saat dia tak sengaja mendengar geng Monica yang di kenal sebagai cewek populer tapi kejam


**Flashback On**


"Nath,cepetan dong kakak udah mau telat nih" Syafira menyuruh Nathan mengendarai mobilnya sedikit cepat.


"Sabar kak,telat dikit mah gak apa-apa kali".sahut Nathan santai.


"Kakak,kebelet nih.gak tahan"


"Iya-iya,bentar lagi"


Saat mobil sampai di gerbang Syafira sudah turun duluan dan berlari ke arah toilet di sekolahnya.


Syafira sedang asyik buang air kecil tiba-tiba mendengar ada 3 orang masuk ke toilet.


"Mon,lo yakin suka sama cowok triplek model Nathan?" tanya Rima salah satu teman Monica


"Gue yakin,tapi gue gak berani buat ngomongnya" jawab Monica,dia sedang memoleskan bedak supaya terlihat cantik


"Lo itu cewek perfect,mana mungkin Nathan nolak lo" sahut Sindi.


Ya,Monica Rima dan Sindi adalah geng yang populer di sekolah Syafira.


"Gue denger dari temen cowok Nathan,kalo si Nathan itu gak suka sama cewek.bagi dia cewek yang ada di hati dan dunianya cuma emaknya dia sama itu tuh sodara kembarnya.katanya sih gitu" Ucap Rima,


"Minta lipstik baru lo dong" ucap Sindi.


"Lo gak modal ih",ejek Rima.


"Tenang,nanti gue beli.kebetulan om baru gue nanti ngajakin jalan" sahut Sindi.

__ADS_1


"Hebat lo punya om baru lagi" ucap Monica.


"Jadi gimana Mon,mau sampai kapan lo sembunyiin rasa lo?" tanya Rima


"Entahlah gue gak tau,tante gue pernah bilang kalo dulu dia pernah suka sama papinya Nathan malahan sampai sekarang tapi ya itu papinya Nathan gak bisa move on dari istrinya yang sudah mati itu" jawab Monica.


Di dalam toilet Syafira tengah menahan tangisnya,dia tidak menyangka Monica yang dulu pernah ngajak dia bergabung dengan gengnya seperti itu..


Rasa sesak di dadanya membuat dia meremas seragamnya.


"Ya udah gengs ayo kita ke kantin" ajak Monica,.


Syafira keluar dari toilet dengan mata sembab.Dia masuk ke kelas dan duduk di samping Nathan.


"Kak,matanya kenapa?" tanya Nathan


"Gak apa-apa,.Nath,kakak minta kalo ada cewek yang namanya Monica deketin kamu,tolong jangan kamu hiraukan"


"Apa sih kak,Sorry yah Nathan gak tertarik tuh".


Selama di sekolah Monica selalu mencari perhatian Nathan,namun Nathan tidak pernah menanggapinya sedikit pun.Sampai suatu saat setelah pelajaran olah raga selesai Monica dan gengnya menarik tangan Syafira dan mengajaknya ke loker.


"Ada Apa?" tanya Syafira dingin


"Lo kalo ngomong sama kita biasa aja,gak usah pasang wajah dingin gitu" kesal Sindi.


"Gue mau minta bantuan lo buat ngedeketin gue sama Nathan" sahut Monica.


Monica mencengkram tangan Syafira "Lo denger yah,samapi kapan pun gue bakalan kejar Natham sampai dapat dan lo inget gue bakalan bunuh siapa pun yang menghalangi gue buat dapetin dia,termasuk lo" monica melepaskan tangan Syafira kasar dan pergi.


"Lo inget Syafira,tantenya Monica bukan orang sembrangan.Dia bisa dengan mudah lenyapin lo dari dunia ini" ucap Rima.Dia pun dam Sindi pergi ninggalin Syafira dalam keadaan bengong.


**Flashback off**


"Nath,lo inget nama gue Monica, sumpah gue dari dulu adalah gue harus dapetin lo dengan cara apa pun dan gue bakalan bunuh siapa pun yang halangi tujuan gue. dulu gue bener-bener cinta sama lo,tapi rasa cinta gue berubah menjadi dendam saat gue tau lo bunuh tante gue dengan cara keji. dan sekarang cewek murahan lo ada di tangan gue,gue bakal lakuin apa yang pernah lo lakuin sama tante gue" teriak Monica.matanya merah menahan amarahnya.


"Sorry,lo bukan tipe gue"


"Gue gak peduli.Kalo lo gak nikahin gue,gue akan bunuh cewek lo di depan mata lo" ucap Monica


Semua tersentak mendengar perdebatan antara Monica dan Nathan.Ada beberapa hal yang tidak di pahami oleh yang lainnya.


"Monica,maaf. om tanya kamu sembunyikan dimana Aluna?" tanya Sandi pelan.


"Apa anda om Sandi?" tanya balik Monica


"Iya"

__ADS_1


"Oh,jadi om yang bikin tante saya jatuh cinta sampai dia rela mati di tangan anak om" ujar Monica.


"Kamu salah paham,om tidak pernah membuat tante kamu jatuh cinta.bahkan om aja tidak tau siapa nama tante kamu" jawab Sandi santai


"Om yakin tidak mengenalnya??nama tante saya Karina. Om ingat,dia sangat mencintai om tapi sayang om tidak membalasnya dan malah terus mengingat istri yang sudah mati"Monica berucap sinis.


"Karina yah??? Dia kan wanita yang sudah membunuh istri saya.Masa iya saya harus membalas cintanya. Kamu pikir dengan logikamu." ucap Sandi


"Dan apa dengan cara seperti ini Nathan juga akan membalas cintamu???yang ada dia akan membencimu" lanjutnya.


"Semua sudah terlanjur,.dulu saya selalu berusaha menarik perhatiannya,tapi Nathan dama sekali tidak pernah melirik saya sedikit pun.om tau sakitnya seperti apa???sakit om sakit sekali" isak Monica


"Mungkin memang kamu tidak cukup menarik untuk pria seperti Nathan" suara Dirly membuat suasana semakin tegang.


Olla menatap Dirly tajam,sementara Dion yang ada di sebelahnya menginjak kaki Dirly.


"Sakit om" ucap Dirly,


"Otak lo yang sakit,gue sumpel juga mulutmu" geram Dion.


Dirly terkekeh.


"Maaf Monica,terima saja takdirmu yang tak bisa memiliki Nathan.Bukannya cinta tak harus memiliki" ucap Dion.


Nathan bungkam,pikirannya melayang memikirkan dimana Aluna dan bagaimana keadaannya.


Romi mendapat kabar dari earphone kecil yang terpasang di telinganya bahwa anak buah yang dia kerahkan sudah menemukan lokasi dimana Aluna berada.


Dia berjalan keluar rumah Nathan dengan pelan berusaha tidak menarik perhatian siapa pun.Setelah sampai di dalam mobilnya Romi berkomunikasi lagi dengan anak buahnya,


"Share lokasinya ke ponsel gue" perintah Romi,


"Bukannya ini gudang kosong deket markas yah?apa maksudnya ini?jebakan atau memang Monica bodoh?" batin Romi


Romi melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang,di lokasi Baron dan Indra sedang mengintai target.


"Ron,gimana di sana?" tanya Romi


"Lokasi aman,tapi hanya sekedar saran sebaikanya mobil di parkir di markas saja bang" jawab Baron.


Setelah memarkirkan mobinya Romi bergegas menyusul Baron dan Indra.


"Dimana Aluna?" tanya Romi


"Di sana bang,tadi sempat saya dengar suara jeritan.Sepertinya nona Aluna sedang di siksa" jawab Baron


"Oke kita mendekat,gue udah ngasih tau anggota yang lain. Ayo" ajak Romi.

__ADS_1


Di dalam gudang hanya ada beberapa pria bertubuh besar yang sedang menyiksa Aluna.Dengan cepat Romi,Barom dan Indra mendobrak pintu gudang dan saling baku tembak dengan 4 pria besar di hadapannya.


Setelah ke 4 pria besar itu tumbang Romi mendekati Aluna dan dia shock melihat keadaan Aluna yang memprihatinkan di hari pernikahannya.


__ADS_2