Iblis Berwajah Tampan

Iblis Berwajah Tampan
Problem


__ADS_3

Sesampainya di rumah Olla di sambut suka cita oleh orang rumah,Dirly dan Dion yang di tugaskan untuk mempersiapkan kejutan makanya mereka tidak ikut ke bandara.


Di rumah Sandi,Sinta sudah siap dengan kue di tangannya .


Sandi membukakan pintu rumahnya dan mempersilahkan Olla masuk.


Sementara ke dua anaknya masih dengan mode cemberut karena di suruh ngangkatin koper.


'Duuaarrr' SELAMAT DATANG DI RUMAH


teriak Dirli,Dion dan Sinta.


"waw,,,,,terima kasih..".


kaget bercampur haru.


Sinta sudah tidak tahan untuk tidak memeluk Olla.Dia berhambur ke dalam dekapan adik ipar kesayangannya.


"Sayang,,,,,aku merindukanmu...kemana aja kamu selama ini?" tanya Sinta yang sudah berurai air mata.


"Kak,aku baik-baik saja.aku minta maaf yah kak udah ninggalin kalian selama ini"


"Awalnya kakak marah denger kamu kabur,tapi setelah kakak tau alasan nya kakak mengerti"


"Terima kasih"


Dirly menatap lekat wajah perempuan yang pernah di hatinya,bahkan masih ada di hatinya.kerinduan nya yang mendalam membuat dia lupa kalo dirinya bukan lagi pria lajang. Dirlg menghampiri Olla dan memeluknya membuat semua orang yang da di sana melihatnya dengan heran.


Sandi geram,dia marah melihat istrinya di peluk erat oleh sahabat sekaligus menantunya.


Dia melirik Syafira.mata Syafira berkaca-kaca melihat sang suami berpelukan dengan maminya sendiri.


Sandi menarik baju Dirly dan melayangkan bogem mentah di wajah mulus Dirly.


"Segitu belum move on nya lo sama istri gue. lo harus sadar status lo sebagai menantu gue.lo lihat istri lo nangis?lo lihat semua orang di sini melihat perbuatan lo hah?"teriak Sandi


Dirly hanya bisa diam,dia ingin membalas tapj di sadar kalo statusnya bukan lagi pria lajang.


Nathan mengepalkan tangannya melihat kakak dan maminya menangis.


Bukan ini yang dia harapkan.


"Kak,gue dukung lo buat ceraiin om Dirly"gumam Nathan pelan.


"Sorry San,gue kelepasan. gue janji gak akan ulangj lagi" sesal Dirly,dia merutuki kebodohannya.

__ADS_1


"Di depan banyak orang lo kelepasan,gimana kalo gak ada orang" teriak Sandi.


Olla semakin menangis mendengar ucapan Sandi,dia tidak menyangka kalo suaminya akan berkata seperti itu.


Dia berbalik dan membawa kopernya.


"Nath,temenin mami cari hotel" ucap Olla.


Sebelum Olla benar-benar pergi,dia menghampirk Syafira dan mencium pipinya.


"Kemasi barang-barang kamu dan susul mami"


Syafira mengangguk.


Olla keluar bersama Nathan.dka tidak memperdulikan Sandi yang terus menerus memanggil dan mengejarnya.


"Jalan Nath,cepat".


Nathan hanya menurutinya,.Nathan tidak takut dengana apapun kecuali dengan Tuhan dan maminya.Baginya Olla seperti monster akan akan siap menerkamnya jika dia marah.


"Mam,kita ke rumah Nathan aja yah.gak usah ke hotel" saran nathan.


"Terserah.mami udah cape" pikiran Olla melayang jauh,terlintas kejadian tadi di pikirannya.


Olla memejamkan matanya,dari sudut matanya keluar cairan bening mengalir membasahi pipinya menandakan bahwa hatinya benar-benar sedang rapuh.


"Nath,bangunin mami kalo udah sampai".


"Yes mam"l


Nathan mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh.


"Aku tidak akan pernah mengizinkanmu untuk meninggalkan ku lagi" batin Nathan.sesekali dia melirik wajah Olla yang terlelap.Wajah putih mulus dan cantik,kulit putih membuat dirinya sepertk gadis seusia Aluna.wanita 2 anak ini masih seperti anak SMA labil.Wajah ayu yang seolah menolak tua itu membuat siapa pun yang melihatnya akan jatuh cinta.


"Mam,,,udah sampe" Nathan membangunkan maminya pelan.


"Oh ya,bawain koper mami"


Olla masuk ke rumah Nathan tanpa mempedulikan Nathan yang menatapnya heran.


Ponsel di saku celana Nathan berdering dan menampilkan wajah camtik Syafira


"Hallo,"


"Kenapa kak?"

__ADS_1


"Mami di hotel mana?kakak mau ke sana sekarang"


"Nathan di rumah pribadi Nathan yang di tengah hutan kak,langsung ke ini aja"


"Oke"


Sambungan telepon terputus Nathan langsung menarik koper maminya ke salah satu kamar yang terbuka.


"Mam,ini kopernya"


"Simpan aja di situ"


"Mam,kakak mau ke sini"


"Iya,....Nath,mami lagi kesel.kamu ada sesuatu yang unik?"


"Mami mau ngapain?"


"Mami pengen main-main Nath"


"Ayo ikut Nathan"


Olla mengikuti arah Nathan pergi.


"Kita dimana?" tanya Olla bingung


"Di tempat yang Nathan yakin mami suka"


Nathan tersenyum


Olla melihat sekeliling "Waw,ini indah"


Ada taman di belakang rumah Nathan dengan kolam renang ukuran besar dengan beberapa buaya yang tengah berenang santai di area kolam.


"Kapan terakhir buaya-buaya ini makan?" tanya Olla


"2 hari yang lalu"


"Apa wanita itu masih hidup?" tanya Olla


"Antara hidup dan mati mam,mati segan hidup tak mau"


"Bagus,bawa dia kesini.mami ingin main" Olla tersenyum jahat.


"Apa yang mau mami lakukan?" batin Nathan

__ADS_1


__ADS_2