Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran Season 2

Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran Season 2
Episode 1


__ADS_3

Terimakasih sebelumnya telah membaca Ikatan seorang Putri dan seorang Pangeran pada season pertama, dan akhirnya setelah sekian lama author kembali membawa Season 2 yang telah kalian tunggu-tunggu :)


Selamat membaca-Happy Reading


.


.


.


.


.


.


Perjalanan terus berlanjut, kini mereka tengah berangkat menuju ke arah perbatasan.


"Papa.." panggil Prian


"Ada apa sayang?" Tanya Yoshiaki


"Itu, sebenarnya hadiah apa yang papa siapkan untuk nenek?" Tanya Prian


"Benar juga, aku juga belum tahu hadiah apa yang kau berikan pada nenek" ucap Kimiko


"Aku memberikan hadiah berupa sebuah mansion yang cukup besar dan lahan sawah yang luas. Nenek sudah sangat tua jika harus bekerja sendiri bukan? Jadi aku memberikan lahan sawah yang luas dan juga memperkerjakan beberapa karyawan yang nantinya akan membantu pekerjaan nenek. Karena nenek juga sudah tua, aku juga menyiapkan para pelayan yang nantinya akan melayani nenek. Sehingga nenek tidak akan merasa kelelahan atau apapun"


"Papa hebat sekali! Aku sangat sayang papa" ucap Prian kemudian langsung memeluk Yoshiaki


"Papa juga sayang padamu" balas Yoshiaki sambil memeluk Prian


"Nenek pantas mendapatkanya, tapi aku ragu dia akan langsung menerimanya" ucap Kimiko kemudian terkekeh


"Yah tapi dia juga tidak bisa menolaknya" balas Yoshiaki


Mereka tertawa bersama


"Papa kapan kita bisa sampai di kerajaan Miyamoto?" Tanya Prian


"Mungkin 2 hari lagi sayang, hari sudah semakin malam jadi kita sementara akan bermalam di desa terdekat kemudian besok kita akan melanjutkan perjalanan. Lalu pagi harinya kita akan mulai keluar dari perbatasan dan memasuki wilayah kerajaan lain. Lalu kita akan bermalam lagi di salah satu desa di kerajaan itu dan keesokan harinya kita akan berangkat dan mulai memasuki wilayah kerajaan Miyamoto" balas Yoshiaki


"Sangat jauh sekali, dan ini pertama kalinya aku akan pergi ke kerajaan lain selain Fujimoto. Karena sampai sekarang pun aku tidak pernah meninggalakan Fujimoto" balas Prian


"Karena mulai sekarang kau tidak tinggal di Fujimoto lagi, dan sekarang kau akan tinggal di Kerajaan Miyamoto sebagai seorang Pangeran di sana" balas Yoshiaki


"Iya..!"


Tak lama malam pun mulai datang, mereka bermalam di sebuah desa yang terdekat.


Disana desa tersebut cukup damai sekali.


Mereka menggunakan sebuah jubah dan menutupi pakaian bangsawan mereka.


Mereka menyembunyikan identitas mereka untuk jaga-jaga.


"Yang mulia, saya sudah memesan kamar di sebuah penginapan disini"


"Baiklah"


Mereka pun segera menuju ke penginapan tersebut.


"2 kamar?! Untuk siapa?" Kaget Yoshiaki


"Papa!" Panggil Prian


"Ada apa?" Tanya Yoshiaki


"Aku yang memerintahkan prajurit tadi untuk memesan 2 kamar"


"Kenapa? 1 saja cukup bukan?"


"1 kamar untuk papa dan mama, kemudian 1 kamar lagi untukku"


"Kenapa harus pisah kamar? Kaukan bisa 1 kamar dengan kami. Lagipula ruanganya juga cukup besar" ucap Yoshiaki


"Tapi aku sudah besar, aku mau kamar sendiri" balas Prian


"Kau tidak mau tidur bersama papa dan mama lagi?" Tanya Yoshiaki

__ADS_1


"Aku mau, tapi aku .." Prian terlihat sedang memikirkan apa yang harus dia katakan


"T-tapi aku.."


"Tapi apa?" Tanya Yoshiaki


"Emm, t-tapi aku tidak mau mengganggu papa dan mama. B-bukankah seharusnya papa dan mama tidur bersama hanya berdua, aku tidak mau mengganggu kalian walaupun aku ini anak kalian. Terimakasih tapi aku mau kamar sendiri! Sampai jumpa!" Ucap Prian kemudian langsung berlari ke arah kamarnya dan mengunci pintunya


Cklekk!


Kimiko dan Yoshiaki terdiam, perlahan wajah mereka mulai memerah.


"...."


"..." mereka terdiam dan sekejap suasana menjadi sedikit canggung


"A-aku akan masuk dulu, k-kau mandi dulu saja" ucap Yoshiaki


"B-baiklah"


Yoshiaki pun mulai masuk ke dalam kamar miliknya, ruanganya memang cukup besar dan luas


"Hahh dasar Prian" gerutu Yoshiaki


Karena cukup lelah dengan perjalanan Yoshiaki pun merebahkan tubuhnya sementara di ranjang sembari menunggu giliran mandi Kimiko.


"Akhirnya setelah sekian lama, aku akan membawa kembali keluargaku. Semuanya pasti sudah tidak sabar bertemu kembali dengan Kimiko dan juga Prian. Apalagi mama, dia pasti sudah mengoceh tidak sabar bertemu menantu dan cucunya kembali." Gumam Yoshiaki


Perlahan mata Yoshiaki mulai terasa berat dan terpejam. Sepertinya dia benar-benar sangat lelah dengan perjalanan ini.


Beberapa menit kemudian


Cklekk


Kimiko masuk ke kamar setelah selesai mandi, tubuhnya jadi terasa segar sekali.


"Yoshiaki aku sudah selesai, sekarang gil-"


Ucapan Kimiko terhenti tatakala melihat Yoshiaki tengah tertidur pulas di ranjang.


"Dia..tidur?"


Kimiko kemudian duduk di sebelah Yoshiaki, kemudian membelai rambut Yoshiaki dengan lembut


"Sepertinya kau lelah sekali ya sayang"


Sebenarnya Kimiko tak tega membangunkan Yoshiaki, tapi Yoshiaki belum mandi dan tubuhnya bisa saja sakit karena kotoran yang menempel di tubuhnya, jadi dia harus mandi agar tubuhnya bersih dan segar.


"Yoshiaki..Yoshiaki..Yoshiaki.."


Kimiko membangunkan Yoshiaki dengan halus sambil sedikit menggoyangkan tubuh Yoshiaki.


"Yoshiaki..sayang..sayang ayo bangun.."


Perlahan mata Yoshiaki mulai terbuka, dan pada akhirnya dia pun terbangun dari tidurnya


"Kimiko..?" Gumamnya


"Bangun sayang, sekarang giliranmu mandi. Bangun dan mandilah agar tubuhmu bersih dan segar" balas Kimiko


"Ah iya"


Yoshiaki bangkit dari tidurnya di bantu oleh Kimiko karena sepertinya seluruh nyawanya masih belum terkumpul semua


"Aku tau kau pasti lelah, tapi kau harus mandi" balas Kimiko


"Aku tau" balas Yoshiaki


Matanya perlahan mulai bisa melihat dengan jelas, dia pun kemudian juga bisa melihat Kimiko dengan jelas.


"Akh!" Kaget Yoshiaki saat melihat Kimiko dengan jelas


Yoshiaki terkejut karena melihat Kimiko memakai pakaian lebih terbuka dari biasanya walaupun dulu dia sering melihatnya tapi bisa di bilang ini pertama kalinya setelah sekian lama Prian lahir.


Apalagi dia teringat dengan ucapan anaknya tadi, wajahnya mulai memerah.


"Sayang kau kenapa? Wajahmu merah, kau demam?" Tanya Kimiko


"T-tidak b-bukan apa-apa!"

__ADS_1


"Kau ini kenapa?"


"A-aku akan pergi mandi sekarang!"


Yoshiaki langsung bangkit dari kasur dan berlari ke arah Kamar mandi


"Kenapa dia?" Gumam Kimiko


Yoshiaki buru-buru masuk ke kamar mandi dan mengunci pintunya.


"Bisa gila aku.." gumamnya sambil menahan nafasnya yang memburu


"Bisa-bisa aku tadi kehilangan kendaliku dan langsung menyerang Kimiko jika akal sehatku pergi" ucap Yoshiaki


Yoshiaki langsung menyalakan shower dan langsung membersihkan tubuhnya.


Tak lama kemudian Yoshiaki pun selesai membersihkan tubuhnya.


"Ahh rasanya segar sekali" ucap Yoshiaki


"Kau sudah selesai?" Tanya Kimiko yang tiba-tiba muncul


"I-iya.."


Yoshiaki masih merona melihat Kimiko memakai pakaian yang terbuka seperti itu. Tapi dia hanya memakai pakaian itu jika hanya ada Yoshiaki saja.


"Kemarilah, aku akan mengeringkan rambutmu" ucap Kimiko


'Hahh lupakan saja' batin kesal Yoshiaki


"Baiklah" balas Yoshiaki


Yoshiaki pun menurut dan duduk di sebuah kursi, kemudian Kimiko mengeringkan rambut Yoshiaki yang basah sehabis mandi.


Kimiko dengan lembut mengeringkan rambut Yoshiaki dengan handuk dan membuat Yoshiaki menjadi merasa sangat nyaman


Wajah Yoshiaki mulai memanas lagi, padahal dia baru saja mandi


'Sialan, kenapa wajahku jadi sangat panas begini' batin kesal Yoshiaki


Yoshiaki sedikit melirik ke arah Kimiko, dan tanpa di duga mata mereka bertemu.


Yoshiaki kaget dan langsung membuang mukanya lagi


"Ada apa Yoshiaki?" Tanya Kimiko


"B-bukan, b-bukan apa-apa" balas Yoshiaki


Tak lama kemudian Kimiko pun selesai mengeringkan rambut Yoshiaki kemudian menyisirnya dengan rapi


"Baiklah sudah selesai" ucap Kimiko


Kimiko berniat untuk pergi meletakkan handuk tadi tapi tiba-tiba tanganya di genggam oleh Yoshiaki seakan Yoshiaki tidak ingin Kimiko pergi


"Y-yoshiaki? Ada apa?" Tanya Kimiko


Yoshiaki menunduk menutupi wajahnya yang sedikit merona


"Yoshiaki..?" Tanya Kimiko


"K-kimiko.." panggil Yoshiaki


"Hm? Kenapa?" Balas Kimiko


"A-aku, m-malam ini b-bolehkah aku me-"


Brakkk!!


Ucapanya terhenti saat tiba-tiba seseorang membuka pintu sedikit keras


"Mama!Papa!"


Ternyata yang masuk adalah putra mereka yaitu Prian


Sontak langsung saja Yoshiaki melepaskan genggaman tanganya pada Kimiko


"Prian jangan membuka pintu dengan keras seperti itu..!"seru Kimiko


**Jangan lupa like,vote, dan beri komentar yang mendukung ya ;-)

__ADS_1


》 NEXT CHAPTER** 《


__ADS_2