Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran Season 2

Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran Season 2
Episode 3


__ADS_3

"Kau benar, lebik baik kita segera memesanya. Langitnya cukup gelap, ada kemungkinan terjadi hujan yang deras atau badai. Lebih baik kita bermalam di kota ini saja" balas Kimiko


Yoshiaki membalas mengangguk, kemudian memanggil salah seorang pelayan dan memintanya memesankan kamar khusus untuk mereka


"Apakah badainya akan parah?" Tanya Prian


"Mungkin, karena itu kita harus segera menuju penginapan untuk berlindung" balas Kimiko


"Kerajaan Hashimoto dikenal dengan cuaca hujanya yang tinggi, tidak heran negeri ini kaya akan kekayaan alamnya. Tapi juga terkenal dengan bencana banjirnya juga dan lainya" ucap Yoshiaki


"Apa kerajaan Miyamoto juga seperti itu papa?" Tanya Prian


"Kerajaan Miyamoto memiliki 4 cuaca, yaitu Panas, Dingin (salju,hujan), gugur , dan musim semi. Cuaca di Miyamoto seimbang tidak ada yang tinggi."


"Lalu bagaimana dengan kerajaan milik mama?"


"Kerajaan Mizumitakai maksudmu?" Tanya Kimiko


"Iya"


"Kerajaan Mizumitakai hanya memiliki 2 musim saja, yaitu musim kemarau dan penghujan" balas Kimiko


"Jadi tidak ada musim salju,semi, dan gugur?"


"Tidak ada"


"Kerajaan Miyamoto cukup keren juga, memiliki 4 musim sekaligus" balas Prian


"Tentu saja" balas Yoshiaki


Tak lama kemudian pelayan yang di perintahkan akhirnya kembali dan mengatakan jika dia sudah memesan kamar khusus mereka.


Kimiko,Prian,dan Yoshiaki turun dari kereta kuda dan bergegas ke penginapan.


Kemudian tak lama setelah mereka memasuki penginapan, hujan pun turun.


"Akhirnya hujan datang juga" ucap Prian


"Jika kita terlambat sedikit saja mungkin kita sudah kebasahan" balas Yoshiaki


"Syukurlah tepat waktu" balas Kimiko


Mereka kemudian memasuki kamar mereka.


Seperti sebelumnya, Prian meminta agar kamar mereka terpisah. Jadi Prian akan tidur sendiri di kamarnya dan Orangtuanya tidur bersama di kamar mereka.


Suara gemericik hujan menjadi musik di kamar mereka.


Prian kini tengah menatap hujan yang turun deras melewati jendelanya.


"Akhinya besok aku akan kembali ke tempat asalku. Aku sudah tidak sabar ingin melihat bagaimana kerajaan Miyamoto" gumam Prian


"Aku juga ingin melihat kerajaan Mizumitakai, setelah kembali nanti. Aku akan meminta ijin kepada papa dan mama untuk berkunjung ke kerajaan Mizumitakai"


"Ngomong-ngomong seperti apa ya keluarga papa dan mama, seperti apa kakek dan nenekku ya"


"Aku tidak sabar untuk bertemu mereka"


Tok..tok..tok


Terdengar suara ketukan pintu di kamarnya


"Ada apa?" Tanya Prian kepada seseorang di balik pintu


"Pangeran sudah waktunya untuk makan malam, segeralah anda turun ke bawah."


"Baiklah, kemudian tidak perlu memberitahukan papa dan mama. Biar aku saja, kami akan turun ke bawah bersama" balas Prian

__ADS_1


"Baik Pangeran"


Pelayan itu pun akhirnya pergi


Prian kembali menatap jendela, melihat hujan yang turun cukup lebat.


Tanpa sadar, dia pun mulai mengingat kenangan ketika dia masih berada di Fujimoto.


Mulai dari ketika dia bermain bersama Jun,Kei dan Ishi.


Lalu saat bersama dengan neneknya, dulu dia begitu manja sekali dengan neneknya.


Neneknya hampir tidak pernah marah, dan kemudian Pangeran Zen. Dia teringat dulu pernah di selamatkan Pangeran Zen saat nyawanya dalam bahaya karena melawan salah seorang anak bangsawan.


"Ahh aku jadi merindukan mereka semua" ucap Prian


"Bagaimana kabar semuanya ya? Aku sedikit khawatir dengan nenek. Apakah dia sudah menerima hadiahnya atau tidak, aku harap nenek mau menerimanya. Karena dengan begitu nenek tidak akan kesepian lagi" gumam Prian


Prian mengepalkan kedua tanganya menjadi satu kemudian berdoa dalam hati, dia berdoa semoga semua yang ada di kerajaan Fujimoto baik-baik saja.


"Baiklah aku harus turun sekarang, sebelumnya aku harus memanggil papa dan mama juga" ucap Prian kemudian keluar dari kamarnya menuju ke kamar orangtuanya


Tidak seperti sebelumnya, kali ini dia cukup tenang.


Dia berjalan tenang menuju ke kamar orangtuanya kemudian mengetuk halus pintu


Tok..tok..tok..


"Papa mama ini aku" ucap Prian


Mendengar suara anak mereka, Kimiko pun langsung membukakan pintu


"Prian.."


"Mama, aku ingin memanggil kalian untuk segera turun dan makan malam bersama" ucap Prian


"Baiklah"


Mereka bertiga pun turun bersama dan melakukan acara makan malam bersama.


Setelah acara makan malam selesai, mereka pun kembali ke kamar mereka masing-masing dan berisitirahat


Pagi harinya


Seperti sebelumnya juga, kini mereka tengah menunggu para pelayan menyiapkan barang mereka agar tak ada yang tertinggal.


Prian,Kimiko, Yoshiaki berada tak jauh dari kereta berada.


"Papa apakah berarti sekarang kita akan segera menuju ke perbatasan kerajaan Hashimoto?" Tanya Prian


"Benar, setelah kita melewatinya kita akan memasuki wilayah kerajaan Miyamoto" balas Yoshiaki


Prian sangat bahagia sekali saat mendengar jika sebentar lagi dia akan sampai di kerajaan Miyamoto


Akhirnya setelah lama dia pergi, kini dia akan kembali ke tanah kelahiranya yaitu Miyamoto.


Salah seorang pelayan menghampiri mereka dan mengatakan jika persiapan sudah selesai.


Mereka pun langsung menaiki kereta kuda dan segera menuju ke perbatasan.


Tak lama kemudian terlihatlah hutan perbatasan, mereka harus melewati hutan tersebut yang cukup lebat kemudian mereka akan sampai di perbatasan.


"Papa"


"Ada apa?" Tanya Yoshiaki


"Apakah semua perbatasan negara harus melewati hutan yang cukup lebat seperti ini?" Tanya Prian

__ADS_1


"Tidak semuanya, memang kebanyakaan perbatasan negara harus melewati hutan seperti ini. Tapi ada juga yang melewati laut, atau padang rumput dan sebagainya, itu tergantung dari negara masing-masing" balas Yoshiaki


"Begitu ya"


Tanpa sadar, mereka sudah mulai keluar dari hutan perbatasan.


Dapat terlihat sebuah gapura perbatasan yang di atasnya terdapat 2 bendera berbeda. Yang satu adalah bendera milik kerajaan Hashimoto dan yang satunya milik kerajaan Miyamoto.


Dan lagi, di depan gapura terlihat beberapa prajurit Miyamoto yang menyambut kedatangan mereka.


Prian tersenyum riang tatakala, akhirnya dia pun sampai di kerajaan Miyamoto.


Kereta kuda berhenti di depan gapura perbatasan, para prajurit langsung saja menyambut kedatangan mereka.


"Selamat datang kembali yang mulia Raja dan yang mulia Ratu" ucap serempak mereka


Yoshiaki, Kimiko, dan Prian tidak turun dari kereta, mereka melihat dari jendela kereta.


Yoshiaki mengangguk menerima ucapan sambutan mereka.


Kemudian tak lama tiba-tiba salah seorang prajurit berseru pada mereka para prajurit


"Hey kalian melupakan 1 orang lagi, kenapa kalian tidak menyambutnya juga?" Seru prajurit


Para prajurit hanya saling menatap kemudian bingung


"???"


"Hahh kalian ini. Ayo cepat beri ucapan sambutan kepada Pangeran kita, Pangeran Prian von Miyazaki" balas prajurit itu


"P-pangeran?!"


Sontak para prajurit terkejut, kemudian langsung mengamati kereta kuda kerajaan. Mereka terkejut saat mendapati ada seorang anak kecil bersama raja dan ratu mereka


"M-maafkan kami yang mulia! K-kami t-tidak menyadari keberadaan anda! M-maafkan kami!" Ucap mereka


"Tidak apa-apa, aku mengerti" balas Prian


"K-kalau begitu, Selamat datang kembali di kerajaan Miyamoto yang mulia Pangeran Prian von Miyazaki" ucap mereka sambil membungkuk memberi hormat


"Terimakasih banyak" balas Prian


"Baiklah, kita tidak boleh membuat semuanya menunggu lama. Semuanya menunggu kalian semua yang mulia" ucap salah satu prajurit


Yoshiaki tersenyum kemudian mengangguk


"Aku mengerti"


Kereta kuda pun kembali berjalan, kini mereka memasuki wilayah kerajaan Miyamoto dan meninggalkan wilayah kerajaan Hashimoto.


Mereka harus melewati hutan lebat lagi untuk bisa sampai di kota Miyamoto.


"Akhirnya kita sampai di Miyamoto" ucap Prian


"Kau benar, syukurlah" balas Kimiko


"Aku sangat bahagia sekali" balas Yoshiaki


"Aku benar-benar merindukan negeri ini" ucap Kimiko


"Negeri ini juga merindukan kalian" balas Yoshiaki


Mereka tersenyum


Tak lama pun mereka akhirnya keluar dari hutan perbatasan, dan mereka pun bisa melihat kota kerajaan Miyamoto.


Prian langsung mendekat ke arah jendela dan mengamati dengan seksama kota kerajaan Miyamoto ini.

__ADS_1


**Jangan lupa like,Vote, dan beri komentar mendukung ya :)


》NEXT CHAPTER**《


__ADS_2