Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran Season 2

Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran Season 2
Episode 25


__ADS_3

"Kurasa dia memang benar mendapatkanya, karena semua telah di atur oleh bawahanku bahkan di tulis secara detail semua yang mendapatkan bantuan"


'Bawahan ya'


"Ngomong-ngomong kenapa anda menanyakan hal ini yang mulia"


"Kemarin aku ke kediamanya, dan kondisinya sangat mengerikan. Dia sudah sangat tua, dan lagi tempat tinggalnya benar-benar tak layak huni"


"Sebenarnya saya sudah lama tidak mengecek keadaan akito mungkin sudah sekitar 5 tahun lalu terakhir saya melihatnya. Karena kesibukan saya sehingga saya tidak sempat melihat kondisinya secara langsung karena itulah saya mengutus beberapa orang untuk mengecek keadaan akito dan melaporkanya kepada saya tapi setiap laporan yang saya dapatkan justru mengatakan jika dia baik-baik saja"


"Baik-baik saja dari mana? Keadaanya sungguh sangat mengerikan dari mananya baik-baik saja" ucap kesal Kimiko


"Aku tidak ingin salah satu rakyatku hidup menderita, sudah menjadi tanggung jawabku agar seluruh rakyatku hidup tentram dan baik. Tidak akan aku biarkan satupun rakyatku hidup menderita"


Setelah pertemuan dengan Duke, Kimiko pun datang kembali kekediaman Akito dengan putranya


Dia mengecek rumah akito apakah akito ada di dalam atau tidak


Kimiko kemudian membuka pintu rumahnya yang ternyata tidak terkunci


Kimiko pun memasuki rumah tersebut dan tiba-tiba dia di kejutkan karena menemkan akiyo terbaring lemas di lantai


"Akito!" Kaget Kimiko


Kimiko langsung menghampiri Akito dan mengecek keadaanya


"Tubuhnya sangat kurus sekali, dia kekurangan gizi" ucap Kimiko


Kimiko memberi kode kepada pengawalnya yang bersembunyi diam-diam itu agar segera membawakan makanan


"Kenapa dia bisa seperti ini? Seperti tidak pernah makan sekalipun. Seharusnya kesehatanya tidak seburuk ini"


Kimiko kemudian mengingat sesuatu


"Prian coba kau geledah rumah ini apakah disini ada bahan pangan atau tidak! Cepat!" Ucap Kimiko


"Baik mama!" Balas Prian


Prian pun menggeledah rumah ini bersama dengan salah satu prajuritnya yang juga menyamar


Dia mengecek seluruh ruangan yang ada dalam rumah ini


Tak lama kemudian dia pun kembali ke tempat ibunya


"Bagaimana Prian?" Tanya Kimiko


"Aku tidak melihat bahan pangan apapun di rumah ini, yang ada hanya buah buahan yang sudah busuk di bagian dapur" balas Prian


"Apa kau serius sudah mengecek semuanya?" Tanya Kimiko yang kaget mendengar ucapan Prian


"Aku sudah mengecek semuanya mama" balas Prian


"Ini aneh sekali, bagaimana bisa. Seharusnya paling tidak disini ada bahan pangan, seharusnya jika dia menerima bantuan dari kerajaan bahan panganya pun pasti akan ada dan tersisa. Apa kau juga tak menrmukan jejak seperti bekas-bekas karung berlambang kerajaan?"


"Tidak ada mama"


Kimiko bingung, seharusnya ada jejak tinggal jika Akito mendapatkan bantuan

__ADS_1


Tak lama kemudian datanglah para prajuritnya, makanan yang mereka bawa di serahkan pada Prian, dan mereka kembali bersembunyi


Kimiko kemudian mencoba membangunkan Akito


"Akito, akito.."


Akito pun mulai sadar kemudian sepertinya mulutnya menyebut jika dia ingin makanan


"M-makan..m-makan.." ucapnya lemas


Kimiko sedikit khawatir dengan keadaanya


"Baiklah, makanan. Prian berikan padaku" ucap Kimiko


Prian pun menyerahkan makanan itu pada ibunya


Kimiko mulai mencoba menyuapi Akito dengan perlahan


Sedikit demi sedikit


Kemudian setelah cukup makan, dan energinya kembali pulih, Akito pun bangun


Penghihatanya masih samar-samar tapi dia bisa mengetahui jika yang ada di hadapanya adalah orang yang kemarin juga menyelamatkanya


"T-terimakasih banyak nona" balas lemas Akito


"A-ah iya, tolong jangan banyak bergerak. Tubuhmu masih sangat lemah"


"Tidak apa-apa, aku baik-baik saja" balas Akito


Perlahan tapi pasti, keadaan Akito pun mulai membaik


"Akito, bagaimana kau bisa pingsan tadi?" Tanya Kimiko


"Aku tadi sangat kelaparan, karena tidak bisa menahannya aku pun pingsan" balasnya


"Kelaparan? Kenapa kau bisa kelaparan? Apa kau tidak makan sesuatu?"


"Aku tidak memiliki uang untuk membeli makanan jadi aku-"


"Tidak memiliki uang? Lalu bagaimana dengan uang bantuan dari kerajaan yang setiap kali di bagikan kepada orang kurang mampu sepertimu?"


"Bantuan? Bantuan apa? Aku tidak mendapatkan bantuan apapun, baik dari kerajaan juga" balas Akito


"Kau tidak mendapatkan bantuan kerajaan?" Tanya Kimiko


"Tidak" balas Akito


Prian dan Kimiko terkejut mendengarnya


'B-bagaimana mungkin dia tidak mendapatkanya, tuan duke bilang jika akito mendapatkanya tapi akito justru tidak mendapatkan bantuan apapun' batin Kimiko


Prian dan Kimiko saling bertatapan seperti memberi isyarat


"Akito kenapa kau tinggal jauh di pedalaman hutan seperti ini dan tinggal di tempat tak layak seperti ini?" Tanya Kimiko


Akito tiba tiba memperhatikan dan menatap curiga Kimiko dan Prian

__ADS_1


"Apakah kalian datang kemari untuk menghancurkanku juga?" Tanya Akito


Kimiko dan Prian terkejut mendengarnya


"T-tidak kau salah, kami datang kesini untuk membantumu"


"Benarkah?" Tanya Akito


"Iya" balas Kimiko


"S-sebenarnya aku datang kemari berniat ingin belajar ilmu medis karena aku mendengar tentang kehebatanmu dalam ilmu medis" balas Kimiko


"Awalnya ku kira kau orang yang berkecukupan, tapi tak kusangka jika kau hidup menyedihkan seperti ini. Maafkan aku" ucap Kimiko


"Aku akan mencoba membantumu, jadi kumohon terimalah bantuanku. K-kau tidak perlu curiga apapun padaku, aku berniat baik untukmu. Aku akan lebih memprioritaskan membantumu di banding urusan pribadiku yang akan ku sampingkan saja" lanjut Kimiko


Akito pun menatap tajam Kimiko mencari keyakinan atas ucapan Kimiko


"Aku tidak berbohong, percayalah padaku" balas Kimiko


"Baiklah" Akito pun percaya karena melihat tatapan serius di kedua mata Kimiko


"B-bolehkah aku bertanya sesuatu?"


"Apa?"


"Kenapa akito bisa menjadi seperti ini, ku dnegar jika kehidupan akito lebih baik sebelumnya dan kenapa bisa jadi seperti ini?" Tanya Kimiko


Akito justru menatap tajam Kimiko


"J-jika kau tidak mau menceritakanya tidak apa-apa, aku tak akan memaksamu menjawabnya" balas Kimiko


"Dulu aku adalah seseorang yang memiliki ekonomi yang berkecukupan. Tapi semua itu berubah semenjak aku mengenal seseorang yang ku anggap sebagai sahabat terbaikku sendiri. Tapi di luar dugaan ternyata dia hanya memanfaatkanku, dia bahkan merampas semua harta yang kami miliki. Karena frustasi harta kami di rebut, orangtuaku bunuh diri dan meninggalkanku sendirian. Aku tinggal sebatang diri dan mendapatkan banyak fitnah dari beberapa orang karena ulah dari 'dia'" ucap Akito


"Dia? Katakan padaku akito, siapa yang kau maksud? Siapa yang telah berani merebut hartamu?" Tanya Kimiko


Awalnya akito sangat ragu untuk mengatakanya tapi akhirnya dia pun mengatakanya


"Seorang bangsawan yang tinggal dekat sini, dia seumuran denganku namanya adalah Naomi" jawab Akito


"Naomi? Jadi dia yang telah membuatmu jadi menderita seperti ini? Benar-benar keteraluan" Prian geram mendengar cerita tersebut


"Kau benar, padahal aku sudah menganggapnya seperti saudaraku sendiri. Tapi tanpa kusangka dia justru hanya memanfaatkanku. Aku terlalu bodoh sekali" ucap Akito


"Naomi? Aku akan mengingat nama itu. Dia harus di beri hukuman yang berat telah membuatmu menderita seperti ini"


"Nak hentikan saja, kau bukanlah tandinganya. Dia adalah seorang bangsawan dengan kedudukan tinggi dan kau hanya seorang rakyat biasa. Jika kau berusaha melawanya kau pasti akan kalah. Jangan libatkan dirimu dalam bahaya hanya karena aku" ucap Akito


Prian seketika tersadar jika saat ini identitasnya sebagai seorang Pangeran Mahkota tengah di sembunyikan


"...."


"Dan kemungkinan Naomi masih sangat membenciku sampai hari ini sehingga bantuan yang di berikan kerajaan pasti telah dia curi dan sembunyikan. Aku tidak ingin berprasangka buruk, tapi aku hanya menduganya saja"


Kimiko cukup marah juga tapi sebisa mungkin dia mencoba menahan emosinya


"Akito, tempat ini tidak layak untuk kau tinggali. Lebih baik kau tinggal di tempat yang lebih layak lagi" ucap Kimiko

__ADS_1


Jangan lupa like, vote, dan beri komentar mendukung ya


__ADS_2