Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran Season 2

Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran Season 2
Episode 22


__ADS_3

Ratu Kimiko pun juga mulai kembali ke pekerjaanya mengurus semua hal dalam istana dan beberapa hal di luar istana


Kini kesibukan sebagai anggota keluarga kerajaan telah di mulai, tiada hari tanpa kesibukan, tiada hari tanpa dokumen, bahkan untuk istirahat saja mereka sering mengabaikannya karena pekerjaan jauh lebih penting dari semuanya


Bahkan bisa saja mereka hanya istirahat sebentar seperti hanya 1 jam istirahat padahal mereka bekerja seharian tanpa henti


Prian sering di ajak oleh Yoshiaki untuk ikut memantau beberapa wilayah di kerajaan Miyamoto


Walaupun terlihat seperti jalan jalan keluar tapi bagi Prian ini juga termasuk belajar karena dia harus bisa memahami setiap situasi dari beberapa wilayah lainya


Kemudian akhirnya datanglah acara pesta debut Pangeran Prian Von Miyazaki, acara kali ini istimewa karena dalam pesta kali ini akan ada acara penobatan Pangeran Prian sebagai Putra Mahkota


Tak lama setelah dia dinobatkan sebagai Putra Mahkota setengah dari tugas milik Yoshiaki di serahkan kepada Prian


Prian dengan penuh tanggung jawab pun menyelesaikan tugas yang telah di berikan Yoshiaki, walaupun cukup melelahkan tapi dia tidak mundur sedikit pun


Dia tetap berjuang keras menyelesaikan tugasnya apapun yang terjadi, karena ini adalah tanggung jawab miliknya


Suatu hari kemudian


Ratu Kimiko tengah menuju ke ruang kerja milik suaminya


"Salam yang mulia raja" ucap Kimiko


"Salam padamu juga Ratu Kimiko" balas Yoshiaki


"Apa pekerjaanmu belum selesai?" Tanya Kimiko


"Pekerjaanku tidak pernah selesai, bahkan yang tersisa 5 lembar pun akan ada tambahan puluhan lembar lagi"balas Yoshiaki


"Walaupun kau sibuk tapi jangan lupa jaga kesehatanmu, aku tidak mau kau jatuh sakit karena memaksakan diri terlalu keras bekerja"


"Aku tahu, aku tidak akan memaksakan diri" ucap Yoshiaki


"Ngomong-ngomong ada urusan apa datang kemari?" Tanya Yoshiaki


"Apa aku harus datang kemari jika ada urusan? Memangnya tidak boleh aku melihat suamiku sendiri bekerja" ucap Kimiko


"Bukan begitu, hanya saja jarang sekali kau datang tanpa urusan penting" balas Yoshiaki


"Yah memang ada urusan penting"


"Apa?" Tanya Yoshiaki


"Ada yang ingin ku tanyakan" balas Kimiko


"Kau ingin bertanya apa?"


"Tentang Yokumitsuri"


"Yokumitsuri? Bukankah itu kota kecil di bagian selatan"


"Benar, ku dengar di kota ini ada seseorang yang menguasai ilmu medis tertinggi di kerajaan ini? Bahkan ilmunya melampaui tabib istana?"tanya Kimiko


Yoshiaki langsung meletakkan bulu tintanya


"Aku pernah mendengarnya juga, memang ada 1 orang yang memiliki ilmu medis yang sangat bagus sekali. Bahkan ilmu yang dia miliki juga lebih tinggi dari tabib istana. Tunggu sebentar sepertinya aku pernah membaca  tentang ini, biar aku cari bukunya"


Yoshiaki pun bangkit dari duduknya kemudian mencari buku di rak buku tepat di sampingnya


"Ketemu!"


Yoshiaki langsung mengambil buku itu kemudian membuka halamannya

__ADS_1


Kemudian menyerahkan buku itu kepada Kimiko


"Lihatlah ini, ini adalah biodata tentang orang yang kau maksud itu" balas Yoshiaki


"Terimakasih banyak Yoshiaki"


"Tentu saja"


Kimiko menerimanya kemudian membaca biodata tersebut


"Watanabe Akito, panggilanya adalah nona Akito. Dia memang tinggal di kota Yokumitsuri. Dia berumur 65 tahun, ternyata dia sudah sangat tua. Keunggulan yang dimilikinya adalah dalam bidang medis, sungguh hebat"


"Aku belum pernah bertemu langsung denganya, jadi aku tidak tahu pasti seperti apa orangnya" ucap Yoshiaki


"Tapi kenapa informasinya hanya segini?" Tanya Kimiko


"Ku dengar dia orangnya cukup pendiam sekali, jadi banyak orang tidak tahu banyak hal soal dirinya. Dia sangat penutup sekali, jadi sulit mendapatkan informasi darinya. Bahkan jika dia di beri pertanyaanpun dia hanya akan menjawab yang perlu dia jawab saja walau pertanyaan yang di lontarkan penting semua"


"Kudengar ada seseorang yang pernah bertanya tentang biodatanya tentang identitasnya tapi dia hanya menjawab namanya dan kapan dia lahir kedua. Selanjutnya untuk pertanyaan lainya pun di abaikanya" balas Yoshiaki


"Apa dia masih bekerja?"


"Aku tidak tahu soal itu, tidak di jelaskan juga"


"Dengan kelebihan ilmunya akan medis kenapa dia tidak bekerja di istana?"


"Ada yang pernah menyarankan hal itu padanya tapi katanya dia menolaknya"


"Kenapa?"


"Aku juga tidak tahu, seseorang pernah bertanya padanya tapi justru membuatnya emosi jdi mereka tak bertanya lagi"


"Begitu ya"


"Kalau begitu, Yoshiaki tolong ijinkan aku untuk pergi menemui nona akito ini"


"Untuk apa kau menemuinya"


"Ada banyak hal yang ingin aku tanyakan soal medis"


"Tapi ku dengar dia orangnya sangat dingin, jdi akan sulit hanya untuk mengobrol denganya saja. Kemungkinan kau tidak akan mendapatkan apapun dan hanya akan di abaikan olehnya"


"Kita tidak akan tahu jika tidak mencobanya, dan lagi jangan terlalu banyak berprasangka buruk karena ucapan orang lain karena itu tidak membuktikan kebenarannya" balas Kimiko


"Tumben sekali kau ingin mengetahui tentang hal medis?"


"Hm? Apa aku tidak pernah memberitahukanmu?"


"Memberitahukan apa?" Tanya Yoshiaki


"Saat dulu aku Di Fujimoto, aku mempelajari sedikit ilmu medis. Yah bukan sedikit juga sih, tapi sudah banyak yang ku pelajari. Nenek mengajarkan ilmu medis padaku, ini berguna jika nantinya aku terluka atau ada seseorang yang terluka sedangkan tabib sedang tidak ada"


"Aku baru mendengar hal ini, jadi kau mempelajari ilmu medis saat berada di Fujimoto?"


"Iya"


"Lalu, apa hubunganya dengan nona akito ini?" Tanya Yoshiaki


"Saat aku mendengar jika dia memiliki ilmu medis yang tinggi, aku jadi penasaran denganya"


"Lalu?"


"Maka dari itu, bisakah kau mengijinkanku pergi menemuinya?"

__ADS_1


"Kenapa kau ingin menemuinya?"


"Aku ingin bertanya beberapa hal soal medis, jikalau ada medis yang belum aku kuasai, aku ingin dia mengajarkanya padaku"


"Kau kan seorang Ratu, bukankah-"


"Aku tahu, tapi bisa di bilang ini adalah keminatanku sendiri. Walau ada banyak tabib hebat, bukan berarti aku tidak boleh mempelajari ilmu medis bukan? Sudah ku katakan jika ini nantinya bisa berguna jika saat genting, aku jadi bisa mengobati lukaku sendiri jika terluka"


"Bukankah ada tabib"


"Tapi jika ada saatnya aku tengah berada di luar istana dan 1 tabib pun tidak ada? Apakah aku harus menunggu dalam keadaan sakit dan hanya terdiam menunggu ajal menjemputku?"


"..." Yoshiaki terdiam


"Tapi kaukan sudah mendengarnya jika dia itu orang yang sangat penutup sekali"


"Aku akan mencoba membujuknya"


"Jika tidak berhasil"


"Aku akan terus mencobanya hingga berhasil"


"Keras kepala sekali" ucap Yoshiaki yang terkekeh melihat sisi keras kepala Kimiko


"Aku akan terus mencoba membujuknya hingga dia mau mengajarkanku sedikit ilmu medisnya, karena itu sangat penting sekali. Bagaimana menurutmu?"


"Kau ada benarnya juga, baiklah terserah kau saja" balas Yoshiaki yang sudah tak mampu berdebat dengan Kimiko lagi


"Lalu bagaimana denganmu? Apa kau mengijinkanku pergi?"


"Baiklah aku akan mengijinkanmu pergi"


"Terimakasih, tapi aku juga memiliki 1 permintaan lagi. Bolehkah aku membawa Prian ikut denganku?" Tanya Kimiko


"Baiklah"


"Terimakasih" balas Kimiko


Setelah mendapatkan ijin dari Yoshiaki, Kimiko kemudian pergi menghampiri ruang kerja anaknya dan meminta Prian untuk ikut bersamanya. Dan dengan senang hati Prian menerima ajakan ibunya untuk pergi bersama


Keesokan harinya


Kimiko dan Prian hari ini akan pergi ke kota Yokumitsuri


Yoshiaki dan Makoto mengantar keberangkatan Kimiko, sedangkan Yuki tengah berada di wilayah lain untuk pemantauan


"Prian.." panggil Yoshiaki


"Ya.."


"Jaga ibumu dan lindungi dia. Keselamatan ibumu menjadi tanggung jawabmu saat ini, ku serahkan padamu"


"Baik papa, serahkan saja padaku. Aku pasti akan melindungi mama" balas Prian


"Baiklah"


Prian dan Kimiko pun naik ke dalam kereta kuda dan bergegas menuju ke kota Yokumitsuri


Dalam perjalanan kali ini mereka harus melewati jalan bertebing yang tajam, ini cukup berbahaya tapi inilah satu satunya jalan menuju Kota Yokumitsuri


"Bagaimana pekerjaanmu Prian?" Tanya Kimiko yang mencoba membuka topik


Jangan lupa like,vote,dan beri komentar yang mendukung :)

__ADS_1


__ADS_2