Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran Season 2

Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran Season 2
Episode 10


__ADS_3

Yuna langsung saja memeluk cucu pertamanya itu.


Prian sedikit terkejut karena Yuna tiba-tiba memeluknya seperti itu.


"Prian..hiks..cucuku.."


Yuna memeluk Prian cukup erat sekali.


"N-nenek.."


Prian membalas pelukan neneknya itu.


"Syukurlah,syukurlah kau baik-baik saja. Nenek juga sangat mengkhawatirkanmu saat kau di kabarkan hilang bersama dengan ibumu. Kau tiba-tiba menghilang saat nenekmu ini masih belum sempat untuk melihatmu apalagi menggendongmu sayang. Nenek benar-benar ingin bertemu denganmu, sangat ingin bertemu denganmu" ucap Yuna


"Aku juga ingin bertemu denganmu nenek, selama ini aku selalu berharap bisa bertemu dengan kakek dan nenekku. Aku sangat senang akhirnya bisa bertemu kakek dan nenek"


Yuna mencium kening Prian kemudian kembali memeluknya.


"Nenek sangat senang sekali, akhirnya bisa bertemu dengan cucu pertamaku. Bisa melihat putra Kimiko" ucap Yuna


"Nenek.."


Yuna perlahan melepaskan pelukanya kemudian bergilir Hosiko yang memeluk Prian.


"Kakek"


"Ho..ho, cucuku. Akhirnya aku bisa bertemu dengan cucu pertamaku. Aku sangat bahagia sekali" ucap Hosiko


"Aku juga senang akhirnya bisa bertemu dengan kakek" balas Prian


"Sayang sekali, padahal aku ingin melihatmu ketika kau masih bayi. Tapi tak apa, melihatmu sudah tumbuh sehat dan sebesar ini. Aku sudah sangat bersyukur sekali" ucap Hosiko


"Kakek.."


Hosiko melepaskan pelukanya kemudian menatap ke arah Prian.


"Kau sangat mirip sekali dengan Kimiko" ucap Hosiko


Prian hanya tersenyum menanggapinya.


"Maafkan saya jika mengganggu waktu anda dengan Prian, yang mulia Hosiko. Tapi lebih baik kita segera masuk ke dalam istana, cuaca mulai panas. Lebih baik kita segera masuk kedalam istana" ucap Yoshiaki


"Baiklah"


Mereka pun memasuki istana.


Hosiko dan Yuna masuk lebih dahulu sambil menggandeng  cucu mereka.


Yoshiaki dan Kimiko yang ada di belakang tersenyum bahagia.


Mereka menuju ke sebuah ruangan, disana sudah tersiapkan meja makan besar dengan beberapa hidangan dessert


Mereka duduk di kursi masing-masing untuk menikmati dessert, sambil mengobrol


Prian duduk di antara Yuna dan Hosiko


Yuna tak henti-hentinya menatap lembut cucunya sambil sesekali memeluknya terus.

__ADS_1


"Yuna, kau sudah hampir lebih dari 10 kali memeluk Prian terus. Aku tahu kau merindukanya, tapi apa kau tidak kasihan kepada cucumu itu? Kau juga memeluknya cukup erat, pasti rasanya seperti di cekik oleh neneknya sendiri_-"


"Aku baik-baik saja kakek, aku justru senang" balas Prian


"Lihat, prian pun tidak keberatan" balas Yuna


"Terserah kau saja" balas Hosiko


Semuanya terkekeh dan tersenyum hangat


"Prian.." panggil Yuna


"Ada apa nenek?" Tanya Prian


Yuna memberikan aba-aba kepada pelayanya, para pelayanya mengerti kemudian pergi mengambil sesuatu yang di maksud oleh Yuna


Tak lama mereka pun datang dengan banyak barang


"Prian, kakek dan nenek telah menyiapkan hadiah khusus untuk dirimu" ucap Yuna


"Hadiah? Untukku?"


"Tentu saja, mana mungkin aku datang menemui cucuku tanpa membawakanya hadiah" balas Yuna


Satu persatu hadiah pun di perlihatkan, antara lain ada


Beberapa pakaian bangsawan yang mewah, sepatu mewah, bahkan ada pedang berlambang kerajaan Mizumitakai, kemudian patung hiasan dari emas berbentuk sebuah singa, asesoris mewah dan lain-lainya juga


Prian sangat senang menerima hadiah itu, tapi di sisi lain dia juga bingung harus bagaimana dengan jumlah hadiah yang di berikan itu cukup banyak sekali.


Mendengar ucapan ayahnya, Prian justru sweatdrop karena justru hadiah yang di berikan oleh Yoshiaki jumlahnya malah berlipat ganda dari ini semua.


Bahkan sekarang dia sudah tidak ada yang dia inginkan lagi karena semuanya telah terpenuhi bahkan apa yang tidak dia inginkan pun di berikan.


Bahkan Yoshiaki juga akan membuatkan dirinya sebuah taman pribadi yang justru taman tersebut lebih luas dari taman utama dan taman pribadi milik raja dan juga Ratu, bukankah dia yang justru terlalu berlebihan?


Memang sudah seharusnya dia memiliki istana sendiri, karena Yuki memiliki istana sendiri, Ratu Makoto juga memiliki istana pribadinya, sedangkan kedua orangtuanya tinggal di istana utama, dan dia harus memiliki istananya sendiri. Sementara sampai istana miliknya selesai di bangun dia akan tinggal bersama orangtuanya di istana utama.


Awalnya Prian kira jika dia selamanya akan tinggal di istana yang sama dengan orangtuanya, tetapi justru dia harus berada di istana yang berbeda. Ini merupakan sebuah fakta akan keluarga kerajaan yang baru pertama dia ketahui.


"Itu tidak berlebihan, Prian adalah cucu pertama kami. Sudah seharusnya kami memanjakanya, kami akan melakukan apapun agar cucu kami senang dan puas" balas Hosiko


"Terimakasih papa dan juga mama, maaf jika merepotkan kalian" balas Yoshiaki


"Tidak juga, tidak perlu kaku juga. Kita ini adalah sebuah keluarga" balas Hosiko


"Iya"


Setelah memberikan semua hadiah, mereka pun menikmati dessert yang telah di siapkan.


Yuna menyuapi Prian dengan dessert, Prian oun juga menyuapi kakek dan neneknya


"Papa mama, kamar kalian sudah ku siapkan. Kalian jika ingin istirahat bisa pergi ke kamar, nanti Prian yang akan menunjukan jalanya. Aku sudah memberitahukan Prian" ucap Kimiko


"Baiklah" balas mereka


"Ngomong-ngomong Prian" panggil Yuna

__ADS_1


"Ada apa nenek?" Tanya Prian


"Malam ini, maukah kau tidur bersama kakek dan nenek?"


"Bolehkah?"


"Tentu saja, lagipula aku sangat ingin tidur bersama cucuku ini" ucap Yuna


"Baiklah, malam ini aku akan tidur dengan kakek dan nenek. Boleh bukan mama papa?"


"Tentu saja" balas Yoshiaki dan Kimiko


"Terimakasih, lagipula sebenarnya ada yang ingin aku tanyakan pada kakek dan nenek. Aku ingin bertanya soal kerajaan Mizumitakai seperti apa kerajaan itu, aku ingin lebih mengenalnya" ucap Prian


"Kakek dan nenek pasti akan menceritakanya" balas Hosiko


"Terimakasih kakek" balas Prian


Setelah mengobrol cukup lama, mereka pun akhirnya juga mengajak raja dan ratu Mizumitakai untuk berkeliling istana sambil melihat pemandangan lainya.


"Papa mama, maafkan kami. Kami tidak bisa ikut menemani kalian berkeliling istana. Pekerjaan kami cukup padat dan harus segera kami selesaikan hari ini" ucap Kimiko


"Maafkan kami" ucap Yoshiaki


"Tidak apa-apa, kami mengerti. Lakukan saja pekerjaan kalian, lagipula masih ada Prian yang akan menemani kami" ucap Yuna


"Baiklah, terimakasih papa mama" balas Kimiko


"Segera selesaikan pekerjaanmu, jangan terlalu bekerja keras. Istirahat saja, kalian tidak perlu mengkhawatirkan kami. Kami baik-baik saja" balas Hosiko


"Iya, kalau begitu sampai jumpa. Prian temani kakek dan nenek berkeliling ya? Ada nenek Makoto dan juga paman Yuki yang akan menemani kalian juga"  ucap Kimiko


"Baik mama" balas Prian


Kimiko dan Yoshiaki pun pergi ke ruang kerja mereka untuk mengurus urusan negara yang harus mereka kerjakan.


Jadi hanya ada Prian,Makoto, dan Pangeran Yuki yang menemani raja dan ratu Mizumitakai.


Sebenarnya Pangeran Yuki tak kalah sibuknya tapi dia di perintah oleh Yoshiaki untuk ikut menemani raja dan ratu mizumitakai dan untuk bagian urusan pekerjaanya akan di bantu oleh Yoshiaki


Mereka berkeliling istana, mengunjungi beberapa tempat antaranya kolam ikan istana, taman utama dan taman pribadi ratu Kimiko, kemudian perpustakaan, gedung medis, tempat latihan


Sebenarnya ini adalah kedua kalianya raja dan ratu datang kemari. Mereka pertama kali datang kemari saat Kimiko tengah mengandung, jadi mereka tidak melakukan acara jalan-jalan mengelilingi seluruh istana. Hanya beberapa tempat saja.


Mereka kini menuju ke suatu tempat yang sepertinya belum Prian datangi


Tempat itu yaitu kuil suci kerajaan Miyamoto.


Prian belum mengunjungi tempat ini jadi dia masih merasa asing dengan ini semua.


Bangunan kuil suci ini serba berwarna putih yang melambangkan kesucian.


Mereka mulai memasuki ruang utama.


Jangan lupa like,vote,dan beri komentar mendukun ;-)


》**NEXT CHAPTER**《

__ADS_1


__ADS_2