Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran Season 2

Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran Season 2
Chapter 31


__ADS_3

Dan tiba tiba entah dari mana ada sebuah benda terlempar ke arah mereka dan sekejap benda itu meledak dan terjadilah sebuah ledakan


Duaarrr!


Ledakanya tidak terlalu besar tapi cukup membuat tempat sekitar menjadi berantakan dan membuat pandangan menjadi buram karena banyaknya asap


Semua terkena efek ledakan tak terkecuali dengan Prian


Dan setelah ledakan itu, orang orang asing itupun langsung menghilang tanpa jejak


Prian terkapar lemah karena kakinya terluka akibat


ledakan tadi Kakinya terluka cukup parah dan mengeluarkan banyak darah


Bahkan Prian pun tak bisa hanya sekedar berdiri karena kakinya benar benar terluka


"M-mama.."


Semuanya terkena dampak ledakan itu, tapi untunglah mereka hanya terluka tidak sampai kehilangan nyawa mereka


Kemudian kereta kuda mereka terhempas akibat ledakan itu, karena benda ledakan itu tepat terlempar di samping kereta kudan hingga membuatnya jatuh ke tebing


"Apa yang sebenarnya terjadi.."


Prian menahan sakit di kakinya, dia masih sangat syok dengan kejadian kali ini Dia dan mamanya di serang saat perjalanan pulang, kemudian mamanya di culik dan sekarang mereka terluka akibat ledakan


Prian kesulitan menggerakan tubuhnya Semuanya terluka dan kehilangan kesadaran, dan hanya Prian yang masih sadar dengan keadaan terluka


"I-ini gawat, mama telah di culik oleh orang orang asing. Ini semua salahku, seharusnya aku tetap di samping mama. Aku bahkan tidak terpikir jika ternyata mereka mengincar mama, Aku gagal menepati janjiku pada papa untuk menjaga keselamatan mama, Aku benar benar payah sekali. Papa mama maafkan aku"


"Sekarang apa yang harus aku lakukan, semuanya terluka dan pingsan. Aku tidak bisa bergerak dengan luka seperti ini..."


Prian kebingungan apa yang harus di lakukanya


Kemudian tiba tiba dia mendengar suara langkah kaki mendekat ke arahnya


Dan datanglah 2 orang Di lihat dari pakaian yang mereka pakai, sepertinya mereka adalah seorang petani


"Astaga apa yang terjadi?!" Kaget salah satu dari mereka


Prian melihat kedua orang itu


Dan salah satu petani itupun melihat ke arah Prian


"B-bukankah itu.. H-hey lihat bukankah dia adalah mulia Pangeran?!" Kaget orang itu yang


Temanyapun langsung menoleh


"S-sepertinya itu benar yang mulia. Apa yang terjadi padanya?!"


Para petani itu langsung mendekati Prian


"Y-yang mulia.."


"Siapa kalian?!" Seru Prian yang menjadi mewaspadai mereka


"S-salam yang mulia, K-kami adalah seorang rakyat biasa, kami hanya seorang petani"


Prian cukup mewaspadai mereka tapi tiba tiba dirinya merasakan sakit di tubuhnya


"Akh!"


"Yang mulia!" Mereka terkejut


"Y-yang mulia apa yang terjadi pada anda?!"


"Aku tidak apa apa, kenapa kalian bisa ada disini?"

__ADS_1


"K-kami tadi sedang di sungai dekat sini untuk mengambil air untuk ladang kami. Tapi tiba tiba kami mendengar suara dentuman yang cukup keras, dan kami melihat sebuah asap jadi kami datang kemari untuk memastikan apa yang terjadi. Tapi yang mulia, sebenarnya apa yang terjadi?"


"Beberapa orang misterius telah menyerang kami, dan ibuku ah tidak maksudku yang mulia ratu telah di bawa pergi oleh mereka"


"Apa?!"


Mereka sangat terkejut mendengarnya


"L-lalu apa yang harus kita lakukan yang mulia?! Bagaimana caranya agar bisa menyelamatkan yang mulia ratu?!"


"Aku tidak tahu, dengan keadaanku seperti ini. Aku tidak bisa bergerak dengan bebas, tubuhku juga mulai melemah, Tapi aku tahu apa yang harus di lakukan"


"B-bagaimana caranya.."


"Apakah kalian mau membantuku?"


"Tentu yang mulia, apa yang harus kami lakukan"


"Pergilah ke ibu kota, datanglah ke istana dan temui yang mulia raja. Beritahukan keadaan kami padanya, katakan bahwa kami di serangdan yang mulia ratu telah di culik. Aku baik baik saja hanya terluka. Minta dia untuk mengirimkan para tabib kesini karena banyak yang terluka. Cepat laporkan hal ini pada baginda agar baginda bisa segera bertindak"


"T-tapi yang mulia bagaimana dengan anda?!"


"Lupakan saja aku, aku baik baik saja. Yang terpenting adalah kita harus segera menemukan keberadaan Ratu Kimiko"


"B-baiklah yang mulia,kami akan segera pergi ke istana"


Mereka berniat beranjak untuk pergi


"Tunggu!"


"A-ada apa yang mulia?"


"Ini, bawalah pedang dan liontinku. Ini akan menjadi bukti agar kalian di perbolehkan masuk ke istana dan melaporkan kejadian ini pada baginda raja"


"B-baik yang mulia kami akan membawanya, kalau begitu kami permisi!"


"Baiklah terimakasih banyak"


Beberapa menit kemudian, akhirnya mereka pun sampai di depan pintu gerbang istana


Mereka berniat masuk tapi di hadang oleh para penjaga gerbang


"Perlihatkan tanda pengenalmu sebelum masuk ke-"


"K-kami tidak memiliki tanda pengenal apapun tapi kami harus segera bertemu dengan baginda raja. Ini sangat penting!"


"Tidak ada yang boleh bertemu baginda raja seenaknya!"


"Tapi ini sangat penting sekali! Kami harus segera bertemu denganya!"


"Tidak! Lebih baik kalian pergi dari sini!"


"Percayalah kami harus segera bertemu baginda raja! C-coba lihat ini, lihatlah!" Ucap para petani sambil mengeluarkan liontin dan pedang milik Prian


"I-ini... ini adalah milik Pangeran! Darimana kau bisa mendapatkanya!"


"Pangeran sedang dalam bahaya! Dia sedang terluka parah dan tidak bisa bergerak, Kami di minta beliau untuk melaporkan hal penting kepada baginda raja. Dia menyerahkan pedang dan liontin ini sebagai tanda bukti nahwa kami benar benar di perintah langsung oleh beliau!"


"Apa yang terjadi pada pangeran!"


"Dia telah di serang dan aku harus melaporkanya pada baginda raja! Biarkan kami masuk!"


Para prajurit itu jadi agak bimbang tapi kemudian mempersilahkan masuk


"Baiklah"


Salah seorang penjaga pun mengikuti mereka dan mengantar mereka menuju baginda raja

__ADS_1


Di tempat Yoshiaki


"Apa sudah ada kabar Kimiko dan Prian kembali?"


"Masih belum yang mulia"


"Ini aneh sekali, seharusnya mereka sudah sampai di ibukota tapi aku belum mendapat laporan apapun"


"Mereka pasti sedang dalam perjalanan menuju kemari


yang mulia. Sebentar lagi pasti mereka akan tiba"


"Kau benar"


Lalu mereka pun membahas kembali masalah politik tapi tiba tiba di pertengahan pembicaraan datanglah seorang penjaga ruangan Yoshiaki


"Yang mulia maaf mengganggu anda, ada 2 orang ingin bertemu dengan anda"


"Kayakan aku akan menemui mereka nanti"


"Maaf yang mulia, t-tapi mereka membawa sebuah berita yang harus segera di sampaikan pada anda"


"Berita? Berita apa? Persilahkan mereka masuk"


"Baik yang mulia"


Kemudian dua orang itupun datang ke ruangan


"Yang mulia raja!"


"Ada apa ini? Kenapa kal-" Ucapan yoshiaki terhenti tatakala dia melihat salah seorang dari mereka membawa sebuah pedang yang tak asing baginya, itu adalah pedang kesayangan milik putranya


"P-pedang itu! Bukankah itu adalah pedang milik Pangeran Prian! Kenapa bisa ada pada kalian?!"


"Yang mulia ini sangat gawat sekali!kami harus melaporkan hal ini pada anda! Rombongan yang mulia ratu dan pangeran di serang oleh sekelompok orang misterius yang mulia!"


Braakk!


"APA?!"


Yoshiaki sangat terkejut mendengar apa yang di ucapkan mereka


"I-itu benat yang mulia. Saat kami tengah berladang kami sempat mendengar suara ledakan, kami pun penasaran dan menuju ke arah ledakan tadi. Dan tepat disana ada rombongan yang mulia Pangeran yang terluka b-bahkan yang mulia pangeran Prian juga tengah dalam keadaan terluka!"


Yoshiaki membelakkan matanya karena terlalu terkejut, kemudian dia menghampiri mereka berdua


"L-ledakan? B-bagaimana bisa terjadi sebuah ledakan?!"


"Kami kurang mengerti yang mulia! S-sesampainya kami di sana smeua sudah terkapar lemas dan pingsan. Hanya yang milia pangeran masih sadar tapi dia terluka sehingga tidak bisa bergerak"


"Kimiko... bagaimana dengan keadaan ratu kimiko?! Apa dia juga terluka?!"


Yoshiaki sangat terkejut mendengar apa yang di ucapkan mereka


"I-itu benat yang mulia. Saat kami tengah berladang kami sempat mendengar suara ledakan, kami pun penasaran dan menuju ke arah ledakan tadi. Dan tepat disana ada rombongan yang mulia Pangeran yang terluka b-bahkan yang mulia pangeran Prian juga tengah dalam keadaan terluka!"


Yoshiaki membelakkan matanya karena terlalu terkejut, kemudian dia menghampiri mereka berdua


"L-ledakan? B-bagaimana bisa terjadi sebuah ledakan?!"


"Kami kurang mengerti yang mulia! S-sesampainya kami di sana smeua sudah terkapar lemas dan pingsan. Hanya yang milia pangeran masih sadar tapi dia terluka sehingga tidak bisa bergerak"


"Kimiko...bagaimana dengan keadaan ratu Kimiko?! Apa dia juga terluka?!"


"S-soal yang mulia Ratu, P-pangeran prian mengatakan jika yang mulia ratu telah di culik oleh orang orang misterius yang menyerang mereka"


Yoshiaki syok mendengar istrinya telah di culik oleh

__ADS_1


segerombolan orang misterius


Dia langsung menarik kerah baju keduanya


__ADS_2