Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran Season 2

Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran Season 2
Episode 17


__ADS_3

"Benar yang mulia"


"Begitu ya"


"Yang mulia" panggil Rei


"Kenapa?" Tanya Prian


"Anda sudah sangat besar sekali, dan sangat mirip dengan yang mulia raja Yoshiaki"


"Tentu saja, lagipula aku ini putranya" balas Prian


"Saya benar-benar bahagia bisa melihat yang mulia pangeran lagi. Saya pikir, saya tidak akan mendapatkan kesempatan lagi untuk berjumpa dengan anda" ucap sedih Rei


Prian bingung harus berkata apa


"Lalu, apa yang sedang yang mulia lakukan disini?" Tanya Rei


"Ah tadi aku baru saja dari ruangan papa, sekarang aku bingung harus bagaimana" balas Prian


"Bagaimana jika yang mulia saya temani jalan-jalan?" Tanya Rei


"Tapi aku sudah melakukanya dengan nenek dan paman Yuki"


"Itukan dengan mereka, saya ingin sekali bisa ditemani yang mulia. Lagipula saya sudah lama tidak berjumpa dengan anda. Saya mohon temani saya jalan-jalan yang mulia" mohon Rei


Prian yang juga bingung apa yang akan dia lakukan, akhirnya setuju dengan Rei


"Baiklah, aku akan menemanimu bibi Rei" balas Prian


"Benarkah? Terimakasih Pangeran" ucap Rei kemudian langsung memeluk Prian


Bayangan Prian yang pertama dia lihat tentang Rei adalah jika dia adalah seorang dayang perempuan yang seenaknya berani memeluk anggota keluarga kerajaan. Bisa di bilang Rei itu berbeda dengan dayang lainya.


"Baiklah yang mulia, ayo pergi!" Ucap Rei kemudian menarik tangan Prian


"T-tunggu.." Prian sedikit kaget karena tanganya tiba-tiba di tarik oleh Rei


Sore hari pun tiba


Yoshiaki kini berada di tempat persiapan penyambutan Pangeran Prian.


"Persiapannya sudah hampir selesai, tinggal menunggu harinya saja" ucap Yoshiaki


Tak lama datanglah istrinya, yaitu Ratu Kimiko.


"Salam yang mulia raja"


"Salam juga untukmu yang mulia ratu"


"Yang mulia, bagaimana persiapanya?"


"Sudah hampir selesai"


"Begitu ya"


"Ngomong-ngomong ku dengar Rei sudah kembali ke istana, apa kalian sudah bertemu?" Tanya Yoshiaki


"Rei sudah kembali?!"


"Kau tidak tahu? Pagi ini aku dengar Rei sudah kembali ke istana, ku pikir dia sudah menemuimu"


"Tidak, seharian ini aku tidak bertemu denganya sama sekali" balas Kimiko


"Benarkah?"


"Iya"


"Lalu, apa yang di lakukanya sampai lupa mengunjungi atasanya?"


"Aku tidak tahu, bahkan sedari tadi melihatnya saja tidak"


Kemudian datanglah Yuki,Makoto,Hosiko dan juga Yuna


"Salam  yang mulia"

__ADS_1


"Salam juga yang mulia" balas Yoshiaki


Kimiko melihat kesetiap orang.


"Papa, dimana putraku?" Tanya Kimiko


"Bukankah tadi yang mulia Yoshiaki yang memanggilnya?" Balas Hosiko


"Itu sudah lama, setelah itu dia kemudian pergi keluar" balas Yoshiaki


"Apa dia tidak menemui kalian lagi?" Tanya Kimiko


"Tidak, kupikir dia akan bersama kalian" balas Yuna


"Kalau dia tidak bersama dengan kalian, lalu kemana anak itu pergi" tanya Kimiko yang mulai khawatir


"Jangan khawatir, Prian pasti sedang berkeliling istana lagipula dia pasti sedang berada di suatu tempat di istana. Selagi dia masih berada di area istana, kau tidak perlu khawatir. Istana sangat aman"


"Sendirian?"


"Kemungkinan"


"Yoshiaki!"


"Baik-baik"


Yoshiaki memanggil salah satu prajurit kemudian memintanya mencari keberadaan Prian.


"Sebentar lagi Prian akan datang, jangan khawatir"


"Walau kau bilang begitu, aku ini ibunya"


"Kau pikir aku ini siapa? Aku ini ayahnya juga" balas Yoshiaki


"Sudahlah Kimiko tidak perlu sampai secemas itu, Prian ada diistana ini entah di mana pasti dia baik-baik saja. Banyak prajurit yang berjaga di setiap sudut istana, Prian pasti akan aman"


"Iya"


"Lagipula Kimiko, kau juga harus bisa berhenti terlalu mengkhawatirkan putramu. Aku tau kau mencemaskanya tapi sebaiknya jangan sampai rasa cemasmu yang berlebihan justru mengekang Prian. Prian sekarang adalah seorang Pangeran, akan ada saatnya dia akan pergi ketempat jauh dan kau harus bisa merelakanya jika dia tidak berada dekat denganmu" ucap Yuna


"Prian adalah putramu dan Yoshiaki. Dia sangat kuat seperti kalian, jadi lebih percayalah kepadanya" ucap Makoto


"Aku mengerti mama" balas Kimiko


'Tapi walau begitu, aku adalah ibunya. Prian adalah satu-satunya putraku, jika terjadi sesuatu padanya. Aku pasti akan menjadi gila. Aku tau aku terlalu protektif pada putraku sendiri. Tapi aku belum terbiasa jika harus berjauhan dengan anakku sendiri. Karena sejak kecil, Prian selalu dekat denganku dan tidak pernah jauh dariku' batin Kimiko


"Jangan khawatir, Prian adalah putra kita. Kita percaya padanya" ucap Yoshiaki


"Iya"


"Kau ini seperti di tinggal putramu pergi perang saja, padahal anakmu ada di istana hanya saja dia sedang berkeliling. Kecemasanmu terlalu berlebihan Kimiko, tidak melihat Prian sejenak saja kau sudah khawatir begini. Bagaimana jika nantinya Prian ada urusan politik yang mengharuskan dia keluar istana atau bisa jadi keluar kerajaan?" Ucap Hosiko


Yuna menyiku Hosiko


"Sayang, apakah begini cara menenangkan putrimu yang sedang khawatir dengan anaknya" ucap Yuna yang sedikit kesal dengan ucapan suaminya ini


"Tapi kecemasanya itu berlebihan"


Yuna langsung melotot memberikan code agar tutup mulut.


Hosiko sedikit merinding melihat tatapan maut istrinya


"Err..baik aku akan diam" gumam dia


Di tempat Prian


"Astaga aku sampai lupa waktu, tanpa sadar kita sudah jalan-jalan sampai sesore ini. Apalagi aku juga tadi belum sempat meminta ijin jika aku akan berkeliling setelah menemui papa, bagaimana ini.."


Prian sedikit ketakutan, dia yakin jika orangtuanya pasti mengkhawatirkanya


"Jangan khawatir yang mulia, lagipula kita hanya berkeliling di dalam istana"


"Tapi tetap saja, lagipula istana juga bukan halaman rumah biasa. Istana sangat luas sekali"


"Anda jangan cemas"

__ADS_1


"Bagaimana tidak cemas, aku-"


Tak lama datanglah salah satu Prajurit


"Maaf mengganggu anda yang mulia Pangeran, Yang mulia Raja Yoshiaki saat ini tengah mencari anda. Beliau meminta anda segera datang ke tempat persiapan pedta dimana beliau berada" ucap Prajurit


"Baiklah" balas Prian


Tak lama prajurit itupun pergi


"Sudah kuduga, pasti papa dan mama mencariku"


"Lebih baik kita segera kesana"


Prian dan Rei kemudian menuju ke tempat Yoshiaki berada


Terlihat keluarganya tengah berkumpul di tempat persiapan.


"Mama!Papa!" Panggil Prian


Kimiko yang mendengar suara putranya itu sontak langsung menoleh


"Prian..!"


Kimiko langsung memeluk erat putranya itu


"M-mama?"


"Haaahh, kau membuat mama khawatir padamu. Kemana saja kau pergi?" Tanya Kimiko


"A-aku tidak pergi kemana mana, aku hanya berkeliling di dalam istana saja" balas Prian


"Kau dengar, kau itu terlalu mencemaskan putramu. Selama putramu ada di dalam istana, keselamatanya terjamin" ucap Hosiko


"Berkeliling di dalam istana? Sendirian?" Tanya Kimiko


"Tidak, ada seseorang yang menemaniku"


"Siapa?" Tanya Kimiko


Tak lama kemudian munculah sosok Rei.


Baik Rei dan Kimiko sama-sama terkejut


"Yang mulia Ratu/Rei" ucap serempak


Rei kemudian membungkuk memberikan hormat


"Senang berjumpa dengan anda lagi yang mulia Ratu, maafkan kelancangan saya karena telah berani membawa Pangeran Prian pergi tanpa ijin" ucap Rei


"Rei.."


Kimiko langsung memeluk Rei.


"Aku sangat bahagia sekali, akhirnya bisa bertemu denganmu lagi. Rei" ucap Kimiko


Rei membalas pelukan Kimiko


"Saya juga sangat bahagia sekali yang mulia akhirnya bisa bertemu dengan anda lagi. Saya pikir saya tidak akan bisa bertemu anda lagi" ucap Rei yang hampir menangis


Rei dan Kimiko melepaskan pelukan.


"Kau tidak banyak berubah Rei" ucap Kimiko


"Anda juga yang mulia" balas Rei


Mereka tersenyum melihat acara pertemuan Kimiko dengan dayang kesayanganya.


"Yang mulia, sebenarnya kemana saja anda selama ini. Saya sangat mencemaskan anda dan juga Pangeran Prian, saya sangat terkejut saat mengetahui ketika itu anda menghilang dari kamar anda dan pergi entah kemana"


"Aku akan menceritakan semuanya nanti, pasti akan aku ceritakan" balas Kimiko


"Baiklah yang mulia" balas Rei


"Jadi, bagaimana menurutmu Prian? Terakhir kali kau bertemu denganya saat dia masih bayi, itu sudah sangat lama sekali" tanya Kimiko

__ADS_1


》**NEXT CHAPTER**《


__ADS_2