Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran Season 2

Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran Season 2
Episode 14


__ADS_3

"*Yoshiaki, apakah kau sungguh mencintaiku dengan tulus? Maksudku awalnya kita akan menikah karena hubungan kerja sama ini bukan? Lalu sekarang aku ingin bertanya apakah kau mencintaiku karena hubungan ini atau kau benar-benar tulus mencintaiku?" Tanya Kimiko


Yoshiaki memberikan tatapan lembut pada Kimiko


"Memang awalnya aku menikah denganmu dengan tujuan politik, tapi setelah mengenalmu lebih dekat aku justru jatuh cinta padamu. Kau adalah seorang gadis yang kuat, kau periang, dan sangat baik hati pada semua orang. Aku tidak tahu bagian mana yang kusuka tapi setelah melihatmu dan mengenal seperti apa dirimu justru itulah yang membuatku jatuh cinta padamu. Tidak seperti putri dari kerajaan lain yang justru akan bersifat baik hanya untuk mencari perhatianku, dan jujur itu terasa sangat membuatku penat. Tapi kau berbeda, kau tidak menunjukan sifat palsumu tapi justru menunjukkan sifat aslimu, bahkan kau tidak mencoba untuk mencari perhatianku tapi justru aku yang berusaha mencari perhatianmu. Aku tidak tahu kenapa tapi aku benar-benar sungguh menginginkanmu, aku sangat menginginkanmu dan ingin memilikimu, menjadikanmu milikku seorang"


Mata Kimiko berkaca-kaca mendengar ucapan Yoshiaki barusan, benar-benar sangat tulus.


"Yoshiaki sebenarnya ada 1 rahasia besar tentang diriku yang aku sembunyikan darimu selama ini" ucap Kimiko


"Rahasia?"


Kimiko menutup matanya menghela nafasnya menenangkan dirinya


"Setelah mendengar cerita ini, apakah kau akan tetap mau menikah denganku. Ini tergantung dari jawabanmu, jika kau ingin membatalkan pernikahan ini aku akan  menerimanya, aku akan mengikuti kemauanmu"


"A-apa yang kau bicarakan?"


"Dengarkan aku baik-baik, sebenarnya aku adalah salah satu orang terpilih yang menjadi penjaga dari salah satu pusaka legendaris"


"K-kau apa?"


"Itulah kebenaranya Yoshiaki"


"Kau salah satu orang terpilih sebagai penjaga pusaka legendaris itu?"


Yoshiaki kaget dia pun juga hampir tidak mempercayainya


"Itu benar, dalam tubuhku ada salah satu pusaka legendaris yang tersembunyi. Aku di pilih untuk menjaga dan melindungi pusaka ini"


"A-aku pernah mendengar jika Mizumitakai memang menjaga salah satu pusaka tapi aku baru mengetahuinya jika kau adalah orang yang terpilih sebagai penjaga pusaka itu"


"Aku minta maaf selama ini menyembunyikanya darimu. Aku tahu seharusnya sejak awal aku memberitahukanmu tepat saat di pantai waktu itu"


Yoshiaki hanya terdiam

__ADS_1


"Ku dengar juga kerajaan Miyamoto juga menjaga salah satu pusaka itu benar bukan?jika kau ingin membatalkan pernikahan ini, maka aku akan menerimanya. Lagipula aku tidak ingin membebanimu dengan ini semua"


"Aku adalah orang terpilih, akan ada banyak orang yang mengincar pusaka ini dariku. Jadi memang tidak heran jika akan ada banyak bahaya yang kapan saja bisa datang padaku. Kerajaan Miyamoto sudah harus menjaga satu pusaka dengan susahnya, bagaimana mungkin aku membebani kalian dengan keberadaanku yang juga dalam diriku ada sebuah pusaka dengan kekuatan yang mengerikan ini. Aku tidak ingin membebanimu, sungguh.."


"Aku tidak ingin kerajaan Miyamoto mendapatkan masalah karena diriku. Jika kalian ingin menjalin hubungan politik, kita bisa mengambil jalan lain selain pernikahan. Kami pasti akan menerimanya dengan senang hati, karena itu ku mohon -"


Grebbb!!


Yoshiaki tiba-tiba memeluk Kimiko dengan erat sekali


Air mata Kimiko yang tadinya tertahan kini jatuh membasahi pipinya saat Yoshiaki tiba-tiba memeluknya.


"Hiks..maafkan aku..maaf.." ucap Kimiko


Kimiko membalas pelukan Yoshiaki sama eratnya.


"Aku.... aku tidak akan membatalkan pernikahan ini" ucap Yoshiaki


Kimiko terkejut mendengar ucapan Yoshiaki barusan


"Aku tidak peduli" balas Yoshiaki


Yoshiaki melepaskan pelukanya


"Aku tidak peduli kau orang terpilih atau bukan, aku tidak peduli. Kau adalah Kimiko, namamu adalah Kimiko von Kiyomizu, putri dari kerajaan Mizumitakai. Aku sudah mengatakannya bukan, aku sungguh mencintaimu. Aku tidak mencintaimu karena politik atau apapun, tapi aku mencintaimu karena kau adalah Kimiko"


Kimiko membelakkan matanya, air matanya semakin deras keluar


"Aku juga tidak peduli di dalam dirimu ada pusaka atau benda apapun. Aku selamanya tidak akan melepaskanmu, tidak akan ku biarkan kau lepas dariku. Jika nantinya akan ada banyak musibah dan bahaya yang datang menghampiri, maka aku akan melawanya demi dirimu. Bahkan jika nyawaku yang harus jadi taruhanya, maka aku rela mati demi melindungimu. Aku akan menanggung semuanya, tidak akan ku biarkan kau sendirian menanggungnya. Aku justru akan lebih takut jika sampai kehilangan dirimu"


"Aku tidak takut mati, yang ku takutkan hanya satu yaitu jika aku sampai kehilangan dirimu. Aku sudah terlanjur terlalu mencintaimu, mungkin cintaku terlalu besar sehingga tidak ada yang aku takutkan jika kau berada di sisiku"


"Kau adalah kekuatanku, keberanianku, segalanya bagiku. Akan aku lakukan apapun demi mempertahakan cinta ini, tidak akan ku biarkan cinta ini memudar sedikitpun. Bahkan jika dunia ini menyangkalnya, aku tidak akan peduli. Kumohon jangan pergi meninggalkan diriku, aku sungguh sangat mencintaimu. Aku sangat mencintaimu"


Kimiko menangis terharu mendengar ucapan Yoshiaki

__ADS_1


"Hiks.."


Kimiko memeluk Yoshiaki


"Aku juga sangat mencintaimu, aku ingin bersamamu selamanya. Sungguh, aku tidak pernah ingin berpisah denganmu. Tapi aku harus bagaimana, aku juga tidak bisa berbuat apapun. Aku hanya ingin melindungi dirimu, aku tidak mau kau mendapatkan banyak masalah karena diriku" balas Kimiko


"Maka aku akan menghadapi semua masalah yang akan datang, yang ku mau hanya satu. Tetaplah berada disisiku selamanya dan temani diriku hingga sisa hidupku berakhir" balas Yoshiaki


"Hiks...hiks..hiks*.."


Flashback end


"Kemudian setelah kami menikah, Yoshiaki memperlihatkan padaku Pusaka yang di jaga oleh Miyamoto selama ini" balas Kimiko


"Mama.."


"Hm?"


"Apakah mama sering menggunakan kekuatan dari pedang itu?" Tanya Prian


"Kekuatan pedang ini bukan untuk di buat main-main, kekuatannya cukup besar dan berbahaya jadi aku jarang sekali menggunakanya. Tapi aku hanya menggunakan pedang ini jika keadaanya benar-benar sangat mendesak. Lagipula aku siap mati kapapun demi melindungi pusaka ini agar tidak jatuh ke tangan orang yang salah. Jika pusaka ini jatuh pada orang salah, yang kutakutkan adalah akan ada banyak korban. Aku tidak mau itu terjadi jadi aku akan berusaha untuk melindungi pusaka ini"


"Kau tahu sayang, dulu mama pernah kabur dari istana dan pergi ke ibukota untuk menikmati jalan-jalan karena merasa bosan berada di istana terus menerus. Lalu, saat dalam perjalanan mama pernah hampir celaka gara-gara beberapa bandit. Waktu itu bandit itu hampir mencelakai mama, tapi mama tetap tidak menggunakan pedang itu. Kenapa? Tentu saja untuk melindungi pusaka ini tentinya, jika orang lain tahu mama adalah salah satu orang terpilih maka kerajaan Miyamoto juga akan dalam bahaya jika informasi ini sampai bocor ke negara lain. Jadi lebih baik mama terluka dari pada menimbulkan banyak korban nantinya, lagipula mama adalah seorang Ratu. Tugas mama adalah melindungi rakyatnya agar hidup aman dan tentram. Jadi mama saat itu berniat membiarkan diri mama terluka karena mama yakin jika hanya luka pedang seperti itu tidak akan membunuh mama walaupun nantinya mama justru mendapatkan luka yang serius. Tapi untunglah tepat sebelum mama terluka, papamu datang dan menyelamatkan mama" balas Kimiko


"Syukurlah papa datang tepat waktu jika tidak, mungkin mama bisa terluka"


"Benar, papamu adalah seorang penyelamat"


Prian sedikit lega mendengarnya


"Apa kau tahu sayang, ketika kau lahir. Mama membawamu pergi dari istana. Saat itu, kita pernah dalam bahaya. Ada beberapa orang bandit yang mencoba untuk melukai kita. Waktu itu sangat darurat sekali, mama tidak ingin kau terluka. Mama sebisa mungkin mencoba untuk melindungimu apapun yang terjadi. Tapi saat itu kondisi tubuh mama masih belum sembuh total sehingga mama tidak bisa mengeluarkan pedang suci itu. Kekuatan pedang itu cukup besar sehingga butuh energi yang cukup banyak juga untuk memanggilnya. Tapi untunglah mama berhasil menyelamatkanmu walaupun kita juga hampir mati" ucap Kimiko


Jangan lupa like,vote, and coment ya :)


》**NEXT CHAPTER**《

__ADS_1


__ADS_2