Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran Season 2

Ikatan Seorang Putri Dan Seorang Pangeran Season 2
Episode 2


__ADS_3

"Maaf mama aku terlalu bersemangat" balas Prian


"Hahh lain kali jangan seperti ini mengerti?"


"Baik mama!"


"Lalu ada apa kau kemari?" Tanya Kimiko


"Aku ingin memanggil Papa dan Mama untuk makan malam di bawah" balas Prian


"Baiklah, Papa dan Mama akan segera turun ke bawah" balas Kimiko


"Baik, aku akan tunggu di bawah" balas Prian


Prian pun kemudian keluar dan segera menuju ke lantai bawah


"Lalu ngomong-ngomong tadi kau mau mengatakan apa? Malam ini kenapa? Apa kau mau keluar nanti malam?" Tanya Kimiko


"T-tidak bukan itu"


"Lalu?"


"Hahh lupakan saja" balas Yoshiaki


"Ha?"


"Ayo kita ke bawah, Prian sudah menunggu" ucap Yoshiaki kemudian melangkahkan diri lebih dahulu ke bawah untuk makan malam


"Kenapa dia?" Heran Kimiko


"Hahh mungkin saja dia masih merasa kelelahan"


Keesokan harinya


Semuanya kini tengah bersiap untuk kembali melanjutkan perjalanan.


Kimiko, Yoshiaki, dan Prian tengah menunggu hingga persiapan selesai.


Sejak makan malam Yoshiaki tiba-tiba menjadi diam, saat akan tidur pun Yoshiaki juga diam, dia hanya bicara cuma memberi salam tidur saja kemudian langsung tidur.


Pagi harinya pun Yoshiaki terlihat tidak bersemangat, jika dia di ajak bicara pun hanya membalas dengan kata yang singkat atau anggukan saja. Dan itu membuat Kimiko khawatir


'Sejak makan malam Yoshiaki jadi banyak diam, sebenarnya dia kenapa? Apa aku melakukan kesalahan padanya yang tidak ku sadari? Atau gara-gara Prian yang tiba-tiba menyelinap masuk tapi sepertinya bukan' Batin Kimiko


"Yoshiaki..?" Panggil Kimiko


"Hm.." hanya deheman yang dia balas tanpa melirik ke arah Kimiko pun


'Sepertinya dia sedang marah'


"Prian.." panggil Kimiko


"Ada apa mama?" Tanya Prian


"Bisakah kau cek semua barang? Adakah barang yang tertinggal atau tidak" ucap Kimiko


"Baik mama!" Balas Prian, Prian pun langsung pergi menjalankan perintah mamanya


Sebenarnya untuk hal itu pun tidak perlu karena para pelayan pasti akan memastikan tidak akan ada barang yang tertinggal, lagi pula pengecekan barang pun sudah di lakukan. Tapi Kimiko sedang ingin bicara 4 mata dengan Yoshiaki dan ia tidak ingin Prian mendengarnya, jika dia sampai ikut percakapan ini nantinya takutnya Prian benar-benar akan mengira jika dia dan Yoshiaki sedang bertengkar.


"Yoshiaki.." Kimiko mulai melangkah mendekat kearah Yoshiaki


"Hm.." lagi-lagi balasan deheman tanpa melirik matanya


"Yoshiaki apa kau marah padaku?" Tanya Kimiko

__ADS_1


"Tidak" balas Yoshiaki


"Hahh kalau kau tidak marah padaku, lalu sebenarnya kau ini kenapa?" Tanya Kimiko


"..."


"Yoshiaki katakan.."


"Aku tidak apa-apa" balas Yoshiaki


"Pasti ada apa-apa, kalau tidak kenapa tiba-tiba kau jadi dingin seperti ini? Bahkan kau dingin padaku"


"Aku tidak dingin"


"Kau dingin Yoshiaki, aku memanggilmu dari tadi tapi kau hanya membalasnya dengan deheman tanpa melirik mataku"


"Memangnya kenapa? Akukan sudah membalasnya!"


Tanpa disadari emosi Yoshiaki keluar, dan saat Yoshiaki menyadarinya dia langsung membuang muka. Kimiko juga sedikit kaget saat melihat emosi Yoshiaki tiba-tiba muncul.


"Aku minta maaf jika aku melakukan kesalahan tanpa aku sadari. Katakan kesalahan apa yang telah aku lakukan, aku janji tidak akan mengulanginya lagi" ucap Kimiko


"..."


"Yoshiaki..."


"...."


Yoshiaki masih membuang muka dan tetap diam


Sebenarnya amarah Yoshiaki sudah mulai meredam, tapi dia menjadi sangat malu pada Kimiko karena dia menjadi marah dan dingin pada Kimiko karena suatu hal sepele saja. Jadi dia tidak berani menatap Kimiko


Kimiko menangkup wajah Yoshiaki dan membuatnya menatap matanya


"..." Yoshiaki jadi sedikit merasa bersalah karena telah marah pada Kimiko


"Jangan begini Yoshiaki, ku mohon jangan mengabaikanku seperti ini. Kalau kau mau marah padaku, marah saja tapi ku mohon jangan abaikan aku. Kita sudah berpisah selama bertahun-tahun dan kau langsung mengabaikanku? Katakan, apa kau sudah tidak mencintaiku lagi?"


Yoshiaki terkejut mendengar kalimat terakhir yang baru saja di katakan oleh Kimiko


"Kimiko, jangan bicara seperti itu! Berani  sekali kau mengatakannya! Aku ini sangat mencintaimu, begitu mencintaimu. Kau adalah jiwaku,hidupku,nafasku,dan detak jantungku, kenapa kau mengatakan jika aku tidak mencintaimu?"


"Itu karena kau tiba-tiba mengabaikanku seperti ini, aku tau kau pasti sedang marah karena suatu hal tapi ku mohon jangan abaikan aku. Rasanya sangat sakit sekali jika dia abaikan seperti ini olehmu, kalau aku salah aku minta maaf tapi jangan mengabaikanku."


"Aku minta maaf jika telah mengabaikanmu, sekejap tiba-tiba aku menjadi merasa marah akan suatu hal. Dan kau jadi pelampiasanya, maafkan aku. Aku tidak pernah berniat marah padamu apalagi mengabaikanmu. Aku minta maaf, aku sangat minta maaf" ucap Yoshiaki


Yoshiaki langsung menarik Kimiko ke pelukanya dan memeluknya dengan erat


"Aku sungguh mencintaimu sangat mencintaimu" ucap Yoshiaki


"Aku juga mencintaimu, sangat" balas Kimiko


"Maafkan aku, aku telah di kendalikan oleh amarah dan justru melampiaskannya padamu" ucap Yoshiaki


"Lain kali jika kau memang marah padaku, lebik baik kau memarahiku tapi tolong jangan mengabaikanku. Rasanya seperti kau sudah tidak peduli lagi padaku dan itu rasanya begitu menyakitkan lebih sakit dari apapun"


"Jangan bicara begitu, kau adalah istriku. Mana mungkin aku tidak peduli padamu, kau adalah keluargaku, aku mencintaimu dan menyayangimu juga akan selalu melindungimu"


"Aku tau, aku percaya padamu"


Yoshiaki melepaskan pelukanya kemudian menangkup wajah Kimiko, lalu mulai mendekat dan mencium Kimiko dengan lembut membuktikan cintanya pada Kimiko


Dan bisa di bilang ini juga merupakan ciuman pertama mereka setelah sekian lama


Perlahan Yoshiaki melepaskan ciumanya mengingat mereka kini di luar dan takut banyak yang akan melihat

__ADS_1


"Terimakasih" ucap Kimiko


Yoshiaki kemudian mencium kening Kimiko


"Terimakasih juga" balas Yoshiaki


Tak lama kemudian Prian pun datang kembali menghampiri orangtuanya


"Papa!Mama! Semua persiapanya sudah selesai dan tidak ada yang tertinggal!" Ucap Prian


"Baiklah, ayo kita kembali melanjutkan perjalanan kita" ucap Yoshiaki


"Ya!" Balas Kimiko dan Prian


Mereka pun menaiki kereta kuda mereka dan kembali melanjutkan perjalanan.


"Kita akan segera sampai di perbatasan kerajaan, dan akan benar-benar meninggalkan kerajaan Fujimoto" ucap Yoshiaki


"Iya" balas mereka


"Akhirnya setelah sekian lama, aku akan benar-benar keluar dari kerajaan Fujimoto. Aku bahkan tidak pernah menduganya" ucap Prian


"Yang akan terjadi di masa mendatang, kita tidak akan tahu. Kita hanya perlu menjalaninya saja biarkan tuhan yang mengatur semuanya" ucap Yoshiaki


"Hm, papa benar" balas Prian


Tak berasa lama kemudian, akhirnya mereka sampai di perbatasan Fujimoto.


Para prajurit dari fujimoto yang bertugas mengawal mereka sampai di perbatasan menghampiri kereta kuda mereka


"Yang mulia raja Yoshiaki, tugas kami untuk mengawal baginda sampai di perbatasan telah usai, terimakasih telah mengunjungi kerajaan Fujimoto kami harap anda bsia berkunjung kembali kemari" ucap salah seorang perwakilan


"Terimakasih juga untuk pengawalan kalian" balas Yoshiaki


"Baik!" Balas serentak mereka


Terlihat sebuah gapura perbatasan dan di atasnya terdapat 2 bendera.


Bendera kerajaan Fujimoto dan kerajaan Hashimoto.


Mereka kemudian mulai kembali melanjutkan perjalanan, mereka melewati perbatasan dan dengan begitu mereka akhirnya memasuki wilayah kerajaan Hashimoto dan meninggalkan wilayah kerajaan Fujimoto.


"Akhirnya kita keluar juga dari kerajaan Fujimoto" ucap Prian


"Benar"


Tinggal melewati kerajaan Hashimoto kemudian mereka akan menuju ke perbatasan kerajaan Hashimoto.


Kereta terus berjalan melewati hutan yang cukup lebat kemudian tak lama terlihatlah kota kecil dari kerajaan Hashimoto


Kota tersebut benar-benar makmur, banyak orang tengah beraktivitas.


"Kotanya indah sekali" ucap Prian


"Disini juga cukup tentram" ucap Kimiko


"Hm.."


Mereka kemudian memberhentikan kereta saat melihat cuaca yang mulai mendung.


"Sepertinya akan hujan, lebih baik kita segera memesan kamar di salah satu penginapan" ucap Yoshiaki


**Jangan lupa like,vote,dan beri komentar mendukung ya :)


》NEXT CHAPTER**《

__ADS_1


__ADS_2