
Disana ruanganya cukup besar dan luas sekali banyak sekali motif yang terukir di beberapa dinding.
Kemudian terlihatlah cukup besar yaitu sebuah patung emas berbentuk sebuah singa yang cukup besar dan ada patung berbentuk matahari berada di dadanya.
Prian terpukau dengan patung itu, sangat besar sekali.
Patung itu berada di tengah-tengah kolam air yang jernih sekali.
Prian teringat saat dia masih berada di Fujimoto, setiap tahunya pasti selalu di adakan acara pemujaan bersama.
Tapi yang mereka puja selalu patung berbentuk burung raksasa berbeda dengan disini yang merupakan singa.
"Nenek.." panggil Prian pada Makoto
"Ada apa?" Tanya Makoto
"Apakah setiap kerajaan memiliki adat mereka masing-masing berbeda?"
"Bisa di bilang begitu, kalau tidak salah kau dulu tinggal di Fujimoto pasti selalu menyembah patung Tori-sama( dewa berwujud burung) bukan?"
"Hm itu benar"
"Berbeda dengan di kerajaan Miyamoto, kami tidak menyembah Tori-sama tapi kami menyembah Raion-sama (dewa berwujud singa). Setiap negara memiliki adatnya masing-masing"
"Kenapa setiap negara memiliki kepercayaan yang berbeda-beda?" Tanya Prian
"Itu sudah ada sejak dulu, apa kau tau cerita legenda tentang wanita suci dan kelima pusakanya?" Tanya Makoto
"Aku belum pernah mendengarnya, tentang wanita suci dan kelima pusakanya. Memangnya apa itu?" Tanya Prian
"Apakah Kimiko belum pernah menceritakanya padamu?" Tanya Yuna
"Mama sama sekali tak pernah membahasnya" balas Prian
"Kalau begitu apakah kau mau mendengar ceritanya?" Tanya Yuna
"Iya aku mau!" Balas Prian
"Baiklah dengarkan nenek baik-baik, nenek akan menceritakan cerita legenda itu padamu. Seharusnya Kimiko sudah menceritakanya padamu, tapi aku tidak tahu kenapa dia belum menceritanya padamu. Tapi ya sudah sekarang nenek yang akan menceritakanya padamu"
__ADS_1
"Iya"
"Dengar, berjuta-juta tahun yang lalu ada sebuah legenda. Dimana ada seorang wanita yang merupakan salah seorang petapa wanita jadi dia sering di sebut sebagai wanita suci. Dulu ada sebuah energi hitam yang menyerang dunia dan membuat dunia ini menjadi terancam bahaya karena energi hitam itu. Ada seseorang yang memiliki kekuatan hitam yang sangat kuat mencoba untuk menaklukan dunia ini dan menenggelamkan dunia ini dengan kekuatan hitam itu sehingga saat itu dunia dipenuhi kegelapan. Energi hitam itu cukup kuat sekali hampir tidak ada yang bisa berbuat apapun untuk mengalahkanya. Disaat itu semua berputus asa karena tidak bisa melakukan apapun terhadap dunia ini. Tapi ada seorang wanita yang bisa menyelamatkan dunia, dan dia adalah seorang petapa wanita. Petapa itu menggunakan 5 pusaka yang dimilikinya untuk mengalahkan musuh. Pertarungan sengit pun terjadi antara wanita suci itu dengan pengendali energi hitam. Dan dengan kekuatan dari kelima pusakanya dan juga kekuatan sucinya dia berhasil mengalahkan pengendali hitam itu. Tapi setelah pengendali itu di kalahkan bukan berarti dunia langsung selamat. Setelah pengendali itu terkalahkan, energi hitam yang terkumpul itu menjadi di luar kendali dan hampir menghancurkan bumi kita ini. Pendeta wanita itu memiliki kekuatan suci di tubuhnya jadi dengan kekuatan yang di milikinya dia pun menyegel energi hitam itu sehingga dunia terselamatkan. Tapi akibatnya pendeta wanita itu pun mati karena seluruh energi sucinya telah dia kerahkan demi menyegel energi hitam itu sehingga dunia terselamatkan. Setelah wanita itu mati, kelima pusakanya kemudian berpencar keberbagai tempat yang berbeda dan memilih penjaga atau pemilik barunya. Dan setiap pemilik barunya nantinya adalah keturunan dari pemilik sebelumnya. Dan para pemilik pusaka itu di angkat menjadi seorang pemimpin dari berbagai tempat itu. Sehingga tidak heran jika para pemilik pusaka itu adalah keturunan dari seorang pemimpin besar. Sehingga pemilik pusaka baru adalah keturunan terpilih dari keturunan sebelumnya. Hanya keturunan terpilih yang bisa menggunakan pusaka itu. Ngomong-ngomong kelima pusaka itu diantaranya yaitu sebuah pedang suci, sebuah busur, sebuah mahkota, sebuah baju besi emas, dan sebuah perisai emas. Kelima senjata itu kini di jaga oleh kelima kerajaan. Salah satunya ada di kerajaan Miyamoto juga" jelas Yuna
Prian mendengarkan dengan seksama cerita yang di ceritakan oleh yuna
"Apakah cerita legenda itu benar?"
"Tentu saja benar"
"Tapi bagaimana nenek mengetahuinya? Bukankah cerita itu sudah berjuta juta lamanya?"
"Cerita legenda itu benar dengan di buktikanya tulisan berisi legenda itu di sebuah batu (prasasti)"
"Apakah hanya itu?"
"Tidak juga, kami juga mempercayainya dengan di benarkan tentang pusaka itu. Hingga sekarang pusaka itu masih ada dan di jaga oleh kelima negara"
"Prian.." panggil Makoto
"Ada apa nenek?" Tanya Prian
"Coba kau lihat di patung matahari itu yang ada di dada raion-sama" ucap Makoto
"Itu? Seperti sebuah lambang? Lambang apa itu?" Tanya Prian
"Itu adalah lambang keberanian, lambang milik Raion-sama" balas Makoto
"Lambang keberanian?"
"Masih berhubungan dengan kelima pusaka itu. Kelima pusaka itu memiliki lambang yang berbeda dan juga lambang perwujudanya. Seperti pedang suci, memiliki lambang kesucian di wujudkan dalam bentuk sebuah dewa berbentuk ikan yang besar yang di sebut dengan nama Sakana-sama, kemudian Busur api, dinamakan busur api bukan berarti busur itu berwujud api hanya saja ada corak berbentuk api di busur itu dan juga perlambanganya. Busur api memiliki lambang keberanian di wujudkan dalam bentuk sebuah dewa berbentuk singa yang di sebut sebagai Raion-sama, kemudian ada mahkota emas yang memiliki lambang kecerdasan yang di wujudkan sebuah burung merpati yang di sebut sebagai Tori-sama, lalu ada perisai emas yang memiliki lambang kedamaian yang di wujudkan seekor kura-kura yang di sebut Kame-sama, dan terakhir yaitu baju besi emas yang memiliki lambang keadilan yang di wujudkan seekor naga yang di sebut Ryu-sama" jelas Yuna
"Hebat sekali, tapi tunggu...
Bukankah nenek bilang kelima pusaka itu di jaga oleh kelima negara lalu di mana kelima pusaka itu berada?" Tanya Prian
"Pedang suci itu di jaga oleh kerajaan Mizumitakai, Busur api di jaga oleh kami kerajaan Miyamoto, kemudian Mahkota emas di jaga oleh kerajaan Fujimoto, lalu perisai emas di jaga oleh kerajaan Matsumoto dan baju besi emas di jaga oleh kerajaan Sakamoto"
"Heh?! Jadi kerajaan Mizumitakai,Fujimoto, bahkan Miyamoto juga termasuk?!"kaget Prian
__ADS_1
"Iya" balas Makoto
"Hebat sekali, aku baru pertama kali mendengar legenda itu. Tidak ku sangka akan ada cerita menakjubkan seperti ini"
"Memang dunia ini penuh dengan misteri" balas Yuna
"Prian.." panggil Makoto
"Iya nenek?"
"Apa kau mau melihat busur api itu?" Tanya Makoto
"B-bolehkah?" Tanya Prian
"Tentu saja boleh" balas Makoto
"Kalau begitu aku ingin melihatnya" balas Prian
"Baiklah, ikuti nenek" balas Makoto
Mereka pun menuju ke sebuah pintu rahasia di kuil suci itu
Mereka memasuki pintu, ternyata ada sebuah jalan rahasia.
Jalan itu cukup panjang dan juga sempit jadi hanya bisa di lewati oleh perorangan saja.
Tak lama kemudian mereka sampai di ujung, ada sebuah pintu lagi.
"Apakah ini hanya perasaanku, atau tiba-tiba disini terasa hangat?" Tanya Prian
"Itu bukan perasaanmu saja, tapi disini memang hangat. Ini merupakan kekuatan dari patung bintang yang berfungsi untuk melindungi pusaka. Hanya orang yang di beri ijin yang bisa memasuki ruangan ini, jika ada orang tak di kenal dan memiliki niat jahat masuk ke ruangan ini maka secara otomatis kekuatan pelindung pusaka itu akan melukai siapapun yang berani masuk tanpa ijin dan berniat buruk. Tapi untuk raja dan ratu tidak apa-apa karena kalian sudah aku ijinkan dan kalian juga tak memiliki niat jahat juga"
Ratu Makoto mulai membuka pintu itu, ternyata di balik pintu itu terdapat sebuah ruangan yang cukup luas.
Dan di tengah ruangan itu, terlihatlah sebuah benda berbentuk busur dengan ukuran yang cukup besar
Ratu Yuna, Raja Hosiko, dan Pangeran Prian terkagum melihat pusaka itu.
"J-jadi ini busur api?" Gumam Prian
__ADS_1
*Jangan lupa like, coment, dan vote ya :)
》**NEXT CHAPTER***《