
"Lalu benarkah sejak awal kau memang tak pernah menerima bantuan kerajaan?" Tanya Duke
Akito menggeleng sebagai jawaban
Kemudian duke pun beranjak dari tempat duduknya membuat akito menjadi bingung
Duke pergi ke meja kerjanya kemudian mengambil sesuatu
"Nona akito, ini ambilah.." ucap duke sambil menyerahkan sesuatu
Akito menerimanya tapi dia bingung apa itu
"Dokumen apa ini?" Tanya Akito
Sebelum duke menjawab, tiba tiba terdengar suara tidak asing bagi Akito yang menjawab pertanyaan tersebut
"Itu adalah sertifikat harta milikmu nona akito" ucap Kimiko yang tiba tiba muncul di ruangan
Mendengar suara Kimiko sontak Akito menoleh ke arah Kimiko
Kimiko datang dengan memakai pakaian bangsawan tapi tak memakai mahkotanya
Akito terkejut melihat kedatangan Kimiko yang tiba tiba
"K-kau nona.."
Kimiko mendekat ke arah Akito
"Senang bertemu denganmu lagi nona Akito" ucap Kimjko
"I-iya, tapi kenapa nona ada disini?" Tanya Akito
Melihat kimiko datang, duke pun mempersilahkan Kimiko duduk
"Silahkan duduk yang mulia" ucap duke sambil membungkuk memberi hormat
Akito tidak mengerti dan bingung dengan situasi ini, kenapa duke memberi penghormatan kepada Kimiko
Kemudian tak lama datanglah Prian dengan pakaian bangsawan dan pedang miliknya yang selalu dia bawa
"Ada apa ini? Apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya Akito
Kimiko duduk dikursinya, duke dan Prian berdiri di samping kanan kiri Kimiko
Kimiko mulai menjelaskan apa yang terjadi
"Nona Akito, dokumen yang kau genggam itu adalah sertifikat harta milikmu. Bukankah kau memiliki harta yang telah di rampaa oleh Nona Naomi bukan? Dan sekarang harta itu menjadi milikmu kembali" ucap Kimiko
"Maksud nona?"
"Nona akito, seluruh hartamu yang selama ini di rampas oleh Naomi sekarang telah kembali padamu sepenuhnya. Aku dan tuan duke berhasil mendapatkan kembali keadilan untukmu dengan mengambil dan menyerahkan kembali harta yang menjadi hak milikmu. Seluruh harta Naomi kini berada di tanganmu dan menjadi milikmu nona Akito"
"A-apa? H-hartaku? Hartaku telah kembali?"
"Iya nona akito"
"B-bagaimana bisa, bukankah harta itu-"
"Aku tahu, maka dari itu aku dan tuan duke berusaha keras membantumu dengan merebut kembali harta yang menjadi hakmu. Dan sekaranh seluruh hartamu telah kembali padamu"
Akito bingung harus bagaimana, dia senang dan terharu tapi dia juga sedikit masih merasa takut
__ADS_1
"N-nona sudah ku bilang agar anda tidak perlu ikut campur urusan ini. Aku tidak mau membahayakan dirimu demi diriku. Lagipula Naomi adalah bangsawan tinggj sangat berbahaya bagi anda" ucap Akito
"Kau tidak perlu khawatir nona Akito, di kerajaan ini tidak ada yang berani melawanku atau menentangkum mengurus hal seperti ini masih bisa terbilang cukup mudah bagiku" ucap Kimiko
"Tapi itu juga cukup berbahaya"
"Jangan khawatir, banyak yang akan melindungiku"
"Lalu bagaimana dengan Naomi?"
"Naomi dan semua keluarganya akan di jatuhi hukuman sesuai hukum kerajaan karena merampas hak oranglain dengan seenaknya. Kau juga jangan khawatir, mulai sekarang tidak akan ada yang berani mengganggumu lagi"
"Bagaimana kau melakukanya nona?! I-itu hal yang cukup luar biasa bagi orang sepertimu. Padahal Naomi adalah bangsawan kelas atas"
"Terimakasih pujianya, tapi setinggi apapun derajatnya jika tidak mempunyai etika maka sama saja seperti sampah"
"Dengan orang setinggi Naomi, kau bisa dengan mudah mengalahkanya. Nona sebenarnya siapa dirimu?"
"Ah benar juga, aku belum memberitahukan tentang diriku tapi aku sudah pernah berjanji akan memberitahukanya. Maka baiklah"
"Nona Akito, perkenalkan namaku adalah Kimiko von Miyazaki, semua orang mengenalku sebagai Ratu dari kerajaan Miyamoto" ucap Kimiko
Akito membelakkan matanya, bagaimana tidak.
Orang yang dia kira adalah orang dengan derajat biasa ternyata adalah orang terpenting dan tertinggi di kerajaan ini
"Y-yang mulia Ratu Kimiko?! B-benarkah itu anda?"
"Itu benar nona akito, inilah identitas asliku"
"L-lalu nak a-apa kau-"
Akito langsung menatap Prian
"A-anda Pangeran mahkota Prian?!"
"Benar nona Akito"
Akito langsung menoleh ke arah duke
"T-tuan duke apakah semua ini benar?!"
"Benar nona akito, mereka adalah yang mulia Ratu Kimiko dan Pangeran Prian" jelas Duke
Akito antara bingung dan terharu
"Yang mulia Kimiko dan Yang mulia Prian"
"Tidak kusangka ternyata kalian adalah seseorang yang sangat penting. Bahkan ternyata kalian adalah orang berkedudukan paling tinggi. Ku pikir kalian hanyalah seorang pengembala saja. Tapi ternyata kalian adalah jantung kerajaan ini"
"Kami harus merahasiakan identitas kami, akan bahaya jika banyak yang tahu bila kami ada disini" ucap Kimiko
"Begitu ya aku paham, yang mulia Ratu dan yang mulia Pangeran terimakasih banyak" balas Akito
Dan tiba tiba Akito bersujud di depan mereka yang membuat semuanya terkejut
Kimiko langsung bangun dari duduknya dan membangkitakan Akito yang tengah sujud itu
"Nona akito apa yang kau lakukan?!"
"Yang mulia Ratu, sebelumnya aku minta maaf karena bersikap lancang pada anda dan pada pangeran. Dan saya juga ingin mengucapkan terimakasih sebanyak banhaknya karena telah menolong saya" ucap Akito
__ADS_1
"Tidak apa apa, lagipuka ini sudah menjadi tanggung jawabku sebagai seorang Ratu agar seluruh rakyatku mendapat keadilan"
"Anda benar benat sangat mulia sekali yang mulia Ratu. Saya akan mendoakan agar anda selalu dalam perlindungan dan di jauhkan dari mara bahaya apapun. Saya senang mengetahui jika Ratu kerajaan ini adalah dirimu. Sungguh sangat beruntung sekali kerajaan ini memiliki seorang Ratu seperti mu"
"Terimakasih banyak atas doa dan pujianya"
Akito pun bangun dan berdiri
"Aku juga berterimakasih karena kau sudah mengajarkan ilmu medismu padakh"
"Itu bukan apa apa yang mulia, aku sangat senang sekali dan beruntuny bisa memberi ilmu saya pada anda. Lagipula jika anda memberitahukan identitas anda sebelumnya mungkin saya akan langsung mengajarkanya yang mulia"
"Tidak akito, aku ingin kau mengajariku tanpa sebuah paksaan karena kedudukanku yang tinggi. Aku ingin kau mengajariku dengan sukarela saja. Walaupun nantinya kau menolakpun aku tak akan memaksa"
"Anda sungguh sangat baik hati Ratu, betapa beruntungnya yang mulia raja Yoshiaki mendapatkan dirimu sebagai istrinya dan yang mulia Pangeran Prian juga berubtung mendapatkan seorang ibu sebaik dan selembut dirimu" ucap Akito
"Aku juga sangat beruntung karena mendapatkan mereka berdua"
Prian tersenyum mendengar ucapan tersebut
Kemudian tak lama datanglah seorang pelayan
"Yang mulia semua persiapam telah selesai di lakukan" ucap Pelayan
"Baiklah"
Akito bingung mendengarnya
"Persiapan? Persiapan apa?"
"Kami tidak bisa lebih lama disini, besok lagi kami harus segera kembali ke istana. Yoshiaki memberi kami waktu seminggu tuk tinggal disini dan besok kami harus segera kembali"
"Begitu ya, aku mengerti" balas Akito
"Sebelum kami kembali, kami akan membantumu untuk menyelesaiman segala urusanm prian akan sangat membantu karena kota ini berada dalam kepemimpinanya"
"Terimakasih banyak yang mulia,mohon kerja samanya"
"Baik nona Akito"
Kemudian mereka pun menyelesaikan urusan yang tersisa
Mulai dari mensyahkan bahwa seluruh harta Keluarga Naomi kini menjadi milik Akito dan di saksikan oleh beberapa petinggi disana
Akito mulai sekarang akan tinggal di rumah barunya yang lebih baik dan dengan pelayanan yang baik juga
Rumah miliknya yang sebelumnya di tengah hutan itu, di rubuhkan tapi akito meminta agar tempat itu di jadikan sebuah ladang tanaman obat karena tanah yang subur
Dan segala urusan pun berjalan dengan baik
Malam hari
"Akhirnya selesai juga" ucap kimiko
"Mama istirahatkah, besok kita harus segera kembali ke istana kalau tidak papa pasti akan marah besar"
"Kau benar, baiklah"
Saat kimiko hendak pergi ke kamarnya tiba tiba datanglah seorang pembawa pesan
"Yang mulia ratu, ada sebuah surat yang dikirimkan oleh baginda raja untuk anda" ucapnya
__ADS_1
"Baiklah berikan padaku" ucap kimiko
Jangan lupa like, vote, dan beri komentar mendukung