Inikah Hidup

Inikah Hidup
Ku minta bayimu


__ADS_3

Setelah di tangani oleh dokter dan perawat, kondisi bu malika mulai stabil.. hanya saja pendarahan yang di alami bu malik masih belum berhenti.


Padahal pengalaman 3 kali melahirkan anak sebelumnya hanya di bantu Bidan Desa dan tidak sampai ke Rumah Sakit.


"Bu.. banhun bu, panggil ayah miranda pada sang istri, namun bu malika tidak sadar juga.


"Pak maaf ini ari-ari anaknya silahkan di bawa pulang dan dikuburkan" ucap suster yang baru saja masuk ke ruang perawatan kepada ayahnya miranda.


Ayah Miranda jaga sendirian di rumah sakit, Sedangkan Nenek mira yang tadi menemani sekarang sudah pulang ke Rumahnya.


"Iya sus.. Terima Kasih, ucap ayah mira sambil menjulurkan tangan mengambil kendi pemberian suster.


"Sama-sama pak, saya permisi" Suster tersebut pamit dan kembali bertugas.


"Anak Kita mana pak? "Tanya bu malika yang baru sadar.


"Ada di Ruangan bayi bersama suster " Jawab sang suami.


"Biaya Rumah Sakit bagaimana, Bapak ada uang buat bayar?" Tanya bu malika lagi.


"Ibu tenang saja, Pembayarn sudah bapak Urus, " Jawab bapak miranda Santai.

__ADS_1


Sementara sang ayah dan ibu di rumah sakit, Miranda Pulang dengan membawa ikan hasilnya bersama sang teman, Ikan itu di masak oleh neneknya dan mereka makan dengan lahapnya.


Siang itu Rumah Miranda kosong tanpa penghuni, Sehingga miranda dan adiknya menginap di Rumah nenek yang hany berjarak beberapa Rumah saja.


Pagi hari Miranda berangkat ke Sekolah dengan berjalan kaki melewati persawahan sensirian, Sedangkan sang adik Berangkat sekolah dengan di antar kakek tiri mereka (Kakek Miranda Meninggal Dunia dan Nenek Miranda menikah lagi dengan mbah Karmin) ini kakek dan nenek dari sisi ayah miranda ya thor".


Sampai di Sekolah Mirnda ternyata terlambat, dia juga tidak mempunyai buku bacaan seperti temannya yang lain.


"Miranda, buku kamu mana? Tanya pak sam"


"Maaf pak, saya tidak punya uang buat beli buku cetak" jawab miranda sambil menunduk.


"Tapi kan kamu bisa pinjam punya temanmu dan di Foto copy, itu lebih murah." Kata pak Sam.


"Yasudah.. ini buku bapak buat kamu," Ucap pak Sam.


Pak Sam adalah guru agama yang baik hati dan Disiplin, Beliau tidak pernah pilih kasih terhadap Siswanya.


Kejadian Miranda di beri buku oleh sang Guru akan selalu di ingat sampai Miranda Dewasa.


Sepulang Dari Sekolah, Rumah Miranda Rame dan banyak orang berkerumun. Ternyata ibu Miranda baru pulang dari Rumah Sakit.

__ADS_1


"Cie.. yang punya adik baru Cie... "ledek teman dan sahabat-sahabat miranda.


"Miranda Senang sekaligus malu, senang karena adik dan ibunya selamat. Tapi malu karena dia dengar beberapa orang bergunjing.


"Buat makan saja susah apalagi buat bayar Rumah Sakit, "bisik beberapa tetangga Miranda.


Flashback


"Pak.. anaknya boleh buat saya?" tanya seorang dokter kepada ayah Miranda.


"Tidak Dok, Saya masih mampu menjaga, merawat dan memberi makan anak dan istri saya" Jawab ayah miranda dengan nada sedikit tidak terima.


"Bukan itu.. Maksud saya, karena saya tidak bisa punya anak lalu saya melihat anaknya bapak yang Cantik dan sehat, saya jadi ingin merawatnya.


"Saya berjanji akan mendidik dan merawatnya dengan baik pak" ucap dokter itu lagi.


Tapi ayah Miranda tidak bersedia memberikan anaknya.


Back


Setelah sampai di rumah, bu Mila merasa lega sekaligus senang. Karena dia berpikir bahwa anaknya lahir sehat, dia sendiri juga baik-baik saja, dan biaya persalinan sudah dibayar lunas"itu kata ayah miranda.

__ADS_1


Menjelang maghrib, bu Malika merasa tidak seperti biasanya. Bu Malika berteriak histeris sehingga mengagetkan seluruh orang yang ada di rumah itu.


__ADS_2