Inikah Hidup

Inikah Hidup
Berhenti Kerja


__ADS_3

"Aku harus bangkit" Batin miranda mneyemangati dirinya sendiri.


Setelah melampiaskan semua keluh kesahnya, Miranda kembali pada aktifitasnya.


"Miranda.. kamu dimana?sini bantuin ibuk" teriak bu lastri dari halaman depan rumahnya.


Siang itu Pak Hardi dan keluarganya baru sampai di rumahnya. Mereka pulang membawa banyak oleh-oleh dari Kota Solo.


"Mir.. ini dalam kardus ada kacang tanah kamu jemur ya.. "perintah bu lastri.


"Mir.. ini baju kotor dalam tas, nanti kamu bantu nyuci ya" perintah pak hardi.


"iya pak, buk" jawab miranda setengah berlari mendekati kedua majikannya. Miranda menyelesaikan semua tugas yang diberikan majikannya dengan baik.


Hari berganti minggu, Minggu berganti bulan, Bulan berganti tahun, tak terasa sudah dua tahun miranda bejerja di rumah pak Hardi. Miranda becerita pada bu Lastri tentang keinginanya untuk berhenti bekwrja di sana. Namun karena bu lastri keberatan dan tidak mengijinkan mira berhenti bekerja, Miranda ijin libur selama smeinggu dan pamit pulang dengan alasan kakak sepupunya akan menikah.


"iya kamu boleh pulang, tapi sebagai jaminan ibu tahan 2 bulan gaji kamu". ucap bu lastri.


"iya bu, terima kasih". jawab miranda.

__ADS_1


Bu Lastri dan keluarganya sudah menganggap miranda sebagai keluarganya. Mereka tidak ingin miranda berhenti bekerja meski sudah berkali-kali miranda pamit untuk berhenti bekerja.


Miranda pulang dengan membawa gaji 3 bulan, sedangkan 2 bulannya ditahan supaya miranda kembali lagi bekerja disana.


Benar saja, kakak sepupu miranda memang melangsungkan pernikahan. Miranda pulang ke rumahnya dan menaruh semua barang bawaannya. Rumah miranda tidak dikunci karena dekat dengan rumah nenek miranda.


"Kamu sudah pulang mir?tanya ayah miranda.


"iya pak, miranda ingin berhenti bekerja dan cari pekerjaan baru, mira bosan bekerja disana pak."ucap miranda.


"Kamu bawa uang berapa?bapak pinjam boleh?"ucap pak kuseno.


"Mir.. kamu sudah pulabg kerumah?tanya ibu malika pada anaknya yang baru datang.


"Malika kamu ada uang tidak?aku minta bantuan belikan terigu sekarung nanti kukembalikan waktu anakmu nikah". ucap bu dhe tiba-tiba.


"eh miranda, kapan kamu pulang?tanya bu dhe pada miranda.


"Barusan Dhe.. ini buk, uang gaji Miranda, sekalian bisa bantu beli tepung tetigu buat bu dhe."ucap miranda menyodorkan uang pada ibunya.

__ADS_1


Saat miranda hendak beranjak pergi ibunya memanggilnya dan bertanya.


"Mir.. ayahmu sekarang gak pernah pulang lagi, setelah ayahmu menjual barang-barang di rumah dia jarang pulang dan gak ngasih kabar." Cerita bu Malika pada anaknya dengan nada bicara berbisik.


" Tapi tadi waktu mira pulang, ayh ada kok buk." ucap miranda.


"Ayahmu sedang ngapain di rumah?"tanya bu malika khawatir.


"Ayah habis dari kamar mandi terus minta uang mira."ucap miranda.


"Kamu kasih?"ucap bu malika setengah tidak terima.


"Tadi mira kasih dua ratus ribu."jawab miranda dengan nada menyesal.


"Kalau saja miranda tahu apa tang terjadi, miranda gak akan kasih uang sama ayah buk".ucap miranda menyesali perbuatannya.


Miranda memang pernah bermimpi ayahnya makan dengan menggunakan daun dan di dekat nasi dan lauk yang dimakan ayahnya miranda melihat ada tiga pisau, dan saat ayah miranda sedang menikmati makanannya, punggung ayahnya ditikan pisau oleh seorang wanita. Mengingat mimpinya miranda menjadi yakin dan percaya dengan semua ucapan ibunya.


MAAF TELAT UPDATE YA KAKAK AUTHOR.. TOLONG BANTU LIKE DAN VOTE SUPAYA LEBIH SEMANGAT LAGI NULISNYA🤗TERIMA KASIH

__ADS_1


__ADS_2