Inikah Hidup

Inikah Hidup
Penasaran


__ADS_3

Malam itu terasa sangat panjang.. Miranda yang heran kenapa ibunya diam saja waktu dimintai tolong ambil baju ganti, terasa dingin dengan wajah meringis seolah menahan sakit, dan memang sih wajahnya secantik artis nafa urbackh.


Miranda bangun telat sehingga ibunya marah-marah padanya dan kakaknya. marah sang ibu gak segalak ibu-ibu yang lain ya.. bayangin marahnya adik sama kakaknya pasti gak berani teriak kenceng.


saat sarapan miranda protes pada sang ibu, semalam ngapain ibu gak nyahutin waktu mira minta baju ganti?! sang ibu hanya menjawab laaah kan ibu tidur, lagian kamu bicara apa?ucap sang ibu sambil meneruskan memasaknya.


gak ada apa-apa" ucap miranda. mira melamun dan selalu terbayang-bayang wajah yang semalam diajaknya bicara. Cantik, rambut panjang, baju putih, tapi senyumnya ituloh.. gak terlupakan sampai sekarang.


jam sekolah di mulai, miranda menulis dengan percaya diri bahwa tulisannya bagus dan rapi.


Guru :"Coba ibu lihat hasil tulisanmu, ucapnya pada miranda.

__ADS_1


Miranda :" ini bu.. sudah selesai.


guru :" Ketawa terbahak-bahak.. "Ini mau nulis apa mau gambar gunung kamu?!🤣🤣🤣Tulisan miranda berjalan naik ke atas gunung seperti semut berjajar mendaki ke arah atas gunung.


miranda :"Heeeh capek bu.. boleh istirahat gak?! ucap miranda samvil mengibaskan tangannya lelah.


yasudah sana kamu istirahat ucap sang guru. kakak miranda marah melihat tulisan adiknya.. kamu bikin malu saja sih! kalau gak bisa bilang dong, biar aku ajarin.


Miranda berniat pergi ke toilet tapi ternyata toilet di sekolahnya rusak dan belum diperbaiki. akhirnya dia buang air kecil di sungai kecil yang tak jauh dari sekolahnya.


Sebuah ular phyton seperti berjalan di dalam air "pikir amanda". tapi sudahlah.. mungkin bayangan daun-daun pepohonan yang sudah menguning di atas kepalaku.

__ADS_1


miranda memang anak yang selalu berfikiran baik dan dia selalu menganggap apa yang dia lihat adalah tidak nyata atau lebih tepatnya hanya salah lihat.


flashback


Tanah perkebunan dan persawahan di dekat sungai itu adalah tanah milik dari juragan besar yang juga adalah pemilik kebun salak di dekat rumah miranda.


beliau adalah orang yang kaya, memiliki banyak usaha, dan lagi.. menurut desas desus dari warga sekitar.. beliau telah menanam sejenis "rajah" untuk melindungi dirinya anak istrinya serta keluarganya yang lain.


Sebenarna sih juga melindungi hasil panen yang di hasilkan dari perkebunanya.. bukan untuk menyakiti warga kampung sekitar persawahannya. tapi untuk menjaga kebunnya dari pencuri.


sering terjadi pencuri di persawahan itu mati setelah tiga hari mencuri di sana. kadang tukang cangkul suruhannya pun mati setelah tiga hari menginjakkan kaki di area persawahan itu. yaaah itulah efek perjanjian dengan makhluk selain allah, awalnya mereka terlihat bersahabatat, menolong kita.. namun kenyataannya mereka menjauhkan kita dari ALLAH. Setan menjauhkan kita dari ALLAH dengan tipu daya supaya kita percaya pada benda benda seperti batu akik, rajah atau tulisan tulisan, jimat, bahkan kita sering percaya kalau garam adalah pengusir setan.. naudzubillah tsuma naudzubillah minzdalik.

__ADS_1


semoga kita bukan termasuk dari mereka, karena sejatinya semua yang ada di bumi adalah ciptaan ALLAH S.W.T tidak ada yang lain yang berhak disembah apalagi dimintai pertolongan.


__ADS_2