Inikah Hidup

Inikah Hidup
MAAF


__ADS_3

Miranda memang pernah bermimpi ayahnya makan dengan menggunakan daun dan di dekat nasi dan lauk yang dimakan ayahnya miranda melihat ada tiga pisau, dan saat ayah miranda sedang menikmati makanannya, punggung ayahnya ditikan pisau oleh seorang wanita. Mengingat mimpinya miranda menjadi yakin dan percaya dengan semua ucapan ibunya.


Setelah mendengar cerita ibunya, miranda bergegas pulang. Dia pamit pada ibunya untuk membeli pembalut, padahal sebenarnya miranda ingin melihat apa yang dilakukan oleh ayahnya.


"Ayah kenapa gak bantu-bantu di rumah Bu Dhe yah?"tanya miranda mengagetkan ayahnya yang sedang rebahan di ruang tv.


"Eh kamu mir.. enggak, kamu tahu kan ayah tidak suka dengan keluarga ibumu."ucap ayah miranda.


"Tadi ibu bilang ayah gak pernah pulang, kenapa ayah lakukan itu yah?"tanya miranda to the poin.


"Siapa bilang, ayah setiap hari pulang kok.. malah uang hasil ayah kerja semua ayah berikan ke ibumu."jwab pak kusno mengelak dengan berbohong.


"Terus ibu bohong fong?"tanya miranda.

__ADS_1


"Kamu kayak gak tau aja ibumu itu kayak gimana."jawab pak kuseno.


Bu malika memang sering nyerocos dan marah-marah saat pak kuseno dirumah. Bahkan bu malika ngomel-ngomel sambil mengikuti kemanapun pak kuseno duduk. Itulah yang membuat pak kuseno menghindar atau keluar dari rumah.


Biasanya jika ada anak-anaknya, pak kuseno keluar tidak lebih dari satu jam, lalu kembali pulang kerumah dan langsung tidur. itulah yang srlama ini miranda ketahui.


Lalu siapa yang berbohong?apakah mungkin bu malika bercerita demikian agar supaya miranda membenci ayahnya.


Miranda memang cukup dekat dengan ayahnya, itu semua miranda lukan semata-mata karrna ingin ayahnya merasa tetap ada yang memperhatikan dan menyayanginya. Miranda berharap ayahnya betah di rumah dan bertahan terhadap kecerewetan bu malika.


"iya kamu hati-hati nyebrangnya, jangan buru-buru kalau mau nyebrang."ucap ayah miranda.


Miranda pergi dengn pikiran heran, kenapa ayah dan ibunya menceritakan hal yang berbeda. Apakah selama miranda jarang pulang ayahnya semakin menjadi-jadi atau sudah tobat." banyak pertanyaan dibenak miranda, namun dia menepis semua pikirannya itu.

__ADS_1


"Semoga ayah dan ibu tidak sedang ada masalah, Aamiin.. ". Ucap miranda untuk menepis kekhawatirannya.


Miranda bersepeda menuju rumah bu dhe-nya. Dia tadinya pulang .dengan dibonceng sepupunya yang lainnya. Setelah itu miranda ijin membawa motor milik ayahnya agar dia lebih mudah mendapatkan kendaraan jika ingin pulang bersama ibunya.


"Mir.. bagaimana, dapat pembalutnya, mana?"tanya bu malika pada anaknya.


"Pembalut?kapan ibuk pesan pembalut"?. jawab miranda yang lupa pada alasannya pamit pergi tadi.


"7Bukannya tadi kamu bilang mau pergi cari pembalut, kenapa sekarang balik tanya sama ibuk?"Tanya bu malika heran.


"Ooo.. iya.. itu.. anu... tadi miranda lupa beli pembalut, karena miranda berniat ambil motor dulu di rumah, hehe.. "elak miranda agar ibunya tidak tahu kalau miranda menemui ayahnya lagi di rumah.


Miranda berharap ibu dan ayahnya baikan dan tidak bertengkar lagi. Namun miranda tidak tahu bahwa sebenarnya ayahnya memang tidak pernah pulang, dan ucapan bu malika memang benar.

__ADS_1


Setelah tahu miranda bawa motor, bu malika minta diantarkan pulang untuk mandi dan berganti pakaian. Sebenarnya tujuan bu malika adalah ingin menemui suaminya dan bertanya kenapa selama ini dia jarang sekali pulang.


__ADS_2