Inikah Hidup

Inikah Hidup
Kelahiran adik bungsu1


__ADS_3

Kini miranda sudah kelas 1 smp, dia bersekolah di sekolah Madrasah Tsanawiyah/setingkat SMP. Sebenarnya miranda berharap bisa bersekolah di pondok pesantren, namun karena keterbatasan ekonomi ibunya tidak bersedia.


"Bu.. aku boleh daftar di sekolah pondok tidak? tanya miranda dengan harap


"Gak boleh" jawab bu malika singkat


"Tapi aku kepingin belajar ilmu agama bu.. "pinta amanda dengan nada memelas.


"Sekolah di pondok pesantren itu bayarnya mahal, terus kita bayar pakai apa.. uang buat belanja saja ayahmu jarang kasih" jawab bu malika setengah marah..


"Miranda menangis.. setiap yang dia lakukan selalu dilarang, padahal selama ini biaya sekolah miranda dapat dari beasiswa dan bahkan untuk masuk ke tingkat SMP pun dia mendapatkan beasiswa full dari awal sekolah sampai lulus nanti.

__ADS_1


kakak miranda putus sekolah , dia hanya sampai di kelas 4 SD saja. Selain kalah nilai dengn miranda, dia juga sering tidak naik kelas.. sehingga ketika miranda naik kelas 6 kakaknya masih tinggal di kelas 4.


kakak miranda memilih bekerja pada pamanya, paman miranda tinggal di Kota Jakarta Dan sukses menjadi juragan bakso. Meski demikian paman miranda bersikap seperti orang lain, dia tidak bersikap seperti seorang paman pada umumnya.


3 bulan masuk SMP miranda sering sekali di godain cowok-cowok kelas lain, paling menonjol ada seorang anak cowok bernama ipul. sebenarnya miranda juga suka pada ipul, tapi miranda sangat pemalu dan tidak banyak bicara. sehingga dia hanya bisa Mencintai dalam diam"mungkin karena cinta monyet kali ya.. 😂sehingga dia tidak berjuang, sedangkan Adik miranda masih duduk di kelas 3 SD.


saat ini ibu miranda sedang berjuang antara hidup dan mati. ibu akan melahirkn anak ke 4-nya, bidan desa merujuk ibualika ke rumah Sakit Umum Daerah karena posisi anaknya sungsang (kepala di atas/tidak pada posisi siap keluar). Sedangkan dokter di Rumah sakit menyarankan untuk operasi Caesar, ayah amanda bingung dengan biaya persalinan. selain tidak punya uang tabungan, ayah miranda memiliki kebiasaan tidak mau bekerja ketika banyak pikiran "yaaah kapan adik lahir" tanya amanda sepulang sekolah. Hmmmm Sang ayah hanya menjawab sekenanya.


"kamu jangan berisik, ayah lagi pusing mangkanya ayah tidur" sanggah ayah mira beralasan.


"Dimana-mana kalau pusing, butuh uang itu kerja yang rajin yah.. bukan malah tiduran terus" miranda ngotot.

__ADS_1


Tiba-tiba ayah miranda berdiri, mengambil tv, dan membawa pergi televisi itu dengan dibonceng sepeda angin yang biasa dipakai sekolah oleh miranda.


"ayah mau kemana? itu sepeda mau mira pakai kerumah teman buat kerja kelompok.


"kamu anak kecil diam saja, jangan berisik.. anak kecil tau apa kamu!" bentak ayah mira.


mira hanya diam saja, memang karena dia hanya anak kecil yang gak tau apa-apa tentang urusan orang dewasa. Miranda baru ingat, saat miranda pulang sekolah dia tidak melihat sang adik.


Ternyata adik mira bermain di rumah nenek, rimah nenek mira berjarak 4 rumah dari rumahnya yang sekarang. adik ayok pulang, kamu sudah makan belum?tanya mira pada adiknya.


"Sudah kak, jawab sang adik. "mira.. adik biar sama nenek ya.. kamu makan dulu sana" perintah nenek. Nenek miranda memang sering menyuruh mira dan adiknya makan di rumahnya, beliau baik dan tidak pelit seperti nenek mira dari sang ibu.

__ADS_1


__ADS_2