Istri Jelek Tuan Playboy

Istri Jelek Tuan Playboy
Chapter 19 - Seperti Musuh


__ADS_3

Kediaman kakek Antonio..


Pak Robby datang menemui kakek Antonio yang seperti biasa memandikan burung burung peliharaannya


"Tuan besar.."Sapa pak Robby


Kakek Antonio pun menoleh kearah pak Robby


"Oh..Kau..Bagaimana??Apakah sudah ada hasilnya??"Tanya kakek Antonio yang sebelumnya memberikan perintah pada pak Robby


"Sudah tuan..Ini data lengkap tentang nona Kanza dan keluarganya."Jawab pak Robby seraya memberikan beberapa lembar kertas yang disatukan dalam satu map


Kakek pun menerimanya dan sesaat membaca isi kertas yang berisikan tentang data Kanza dan keluarganya.Kakek begitu serius dan teliti saat membacanya


"Ternyata gadis itu adalah anak mereka sendiri..Tapi justru diperlakukan seperti seorang budak..Kejam sekali ternyata mereka.."Ujar kakek Antonio

__ADS_1


Pak Robby pun hanya diam dan mendengarkan celoteh kakek Antonio


"Atur jadwalku besok malam..Dan pastikan Leon tidak menghindar.."Ucap kakek Antonio memberi perintah pada pak Robby


Pak Robby pun langsung mengangguk mengerti


"Baik tuan .."Jawab pak Robby


Keesokan harinya..


"Kanza..Kanza..Dimana kau..!!!!"Teriak ibunya yang memanggil Kanza sambil mencarinya


Hingga sang ibu memasuki kamarnya,sorot mata sang ibu berubah menjadi sangat tajam


Karna apa yang ia lihat saat ini,menganggap jika Kanza sedang bermalas malaaan dan sengaja bangun lebih siang.Amarah sang ibu pun langsung meluap dan tanpa basa basi,menarik paksa tangan Kanza yang masih tertidur hingga ia pun terjatuh kelantai

__ADS_1


Kanza pun langsung terbangun kaget melihat tindakan ibunya


"A..ada apa bu?"Tanya Kanza dengan nada lemah


"Kau tanya kenapa??Apa kau tidka lihat ini sudah jam berapa??Berani sekali kau bangun siang..Apa kau mulai malas malasan sekarang..Ayo cepat bangun..Kerjakan semua pekerjaan rumah..Jangan coba membantah..!!"Ujar ibunya menolak alasan Kanza dan menganggap Kanza hanya alasan


Sesaat Kanza pun meneteskan air matanya


"Kenapa bu..Kenapa ibu selalu bersikap tidak adil padaku??Hiks..Kenapa perlakuanmu padaku seperti orang asing??Apakah sebenarnya aku bukan anakmu??Hanya karna aku tidak secantik kak Karin??Hiks ..Bisakah sedikit saja ibu peduli padaku??Aku tidak pernah menuntut apa pun dari ibu..Tapi tolong,perlakukan aku sebagai anakmu bu..Hiks.."Ucap Kanza yang menangis pelan


Sang ibu hanya diam dan tak menjawab


"Aku juga ingin diperlakukan layaknya seperti anakmu bu..Bukan seperti musuhmu..Hiks..Kalau ibu benar benar sangat membenciku ..Hanya karna aku jelek,lebih baik ibu bunuh saja aku..Tidak ada gunanya aku hidup tanpa ada yang peduli padaku..Huaa..Hiks.."Isak Kanza tersedu sedu meluapkan semua perasaanya yang sedih


"Berhenti menangis dan kerjakan saja pekerjaanmu..Kalau kau ingin ibu memperlakukan mu sebagai anak ibu,turuti perintah ibu dan jangan membantah..Paham..!!!"Ucap ibu yang akan meninggalkan Kanza

__ADS_1


"Kalau begitu,biarkan aku pergi dari rumah ini..Biarkan aku menjalani kehidupan ku sendiri diluar sana..Daripada aku hidup bersama kalian,tapi hidupku selalu disiksa oleh kalian.."Sahut Kanza memberanikan dirinya untuk mengatakan apa yang ia pendam selama ini


Sontak membuat emosi sang ibu kembali meluap dan langsung menarik paksa rambut Kanza menuju kamar mandi


__ADS_2