
Dikantor..
Leon yang baru tiba dikantor,disambut oleh Gerry
"Bos..Memang benar kau akan segera menikah??"Tanya Gerry sembari memasuki ruangannya dengan suara yang cukup keras dan santainya
Leon yang menoleh langsung melirik tajam kearah Gerry
"Suaramu apa tidak bisa dikecilkan ??Kenapa tidak sekalian saja kau pakai Toa ngomongnya.."Sentak Leon sedikit kesal
"Sorry..Sorry..Kelepasan bos..Habis ini berita langka..Jadi benar kau akan menikah??Dengan siapa bos??"Ujar Gerry cengengesan dan bertanya
"Dari mana kau tahu ?"Tanya balik Leon
"Ck..Seorang Gerry mana pernah ketinggalan berita penting..Apa lagi berita langka seperti mu..Hehehe.."Jawab Gerry dengan santainya
"Apa pak tua itu yang memberitahumu??"Tanya Leon lagi
"Bukan..Tapi pak Robby..Tiba tiba dia memberitahuku semalam.."Jawab Gerry sambil duduk santai disofa milik Leon
"Sejak kapan dia bermulut ember??"Tanya Leon menyindir sambil melirik kearah Gerry
__ADS_1
"Jangan melirik padaku..Kau kira aku bermulut ember juga??Ck.."Sahut Gerry
Leon pun tak menanggapi dan tetap fokus pada pekerjaannya
"Jadi benar kau akan menikah??Dengan siapa??Kenapa hal ini kau tidak cerita padaku??Dan sejak kapan seorang Leon yang playboy dan kejam bisa tunduk sama si tuan besar??Hahaha.."Tanya Gerry sambil tertawa lepas karna mengejek Leon
Leon pun melirik tajam kearah Gerry
"Apa sekarang ini kau sedang gabut??"Tanya balik Leon dengan nada dingin
"Biasa lah..Tak ada kerjaan,aku pasti disini..Hehehe.."Jawab Gerry tertawa tanpa dosa
"Seharusnya aku tak menjadikan mu sebagai asisten pribadiku..Kau terlalu santai dengan pekerjaanmu..Dan baru ini aku melihat asisten pribadi tidak berakhlak sepertimu..berani menyindir langsung bosnya..Ck."Jawab Leon menyindir balik
"Kau keluar lah,kalau kau cuma jadi pengganggu disini..!!"Sentak Leon mulai kesal
"Sabar donk bos..Kalem..Kalem..Kan cuma canda..Darah tinggi sekali kau ini ..Aku serius..Oke.."Sahut Gerry mencoba menenangkan Leon
Leon hanya diam dan tak menanggapi Gerry
"Jadi dengan siapa kau akan menikah??Pak Robby tidak mau memberitahuku..Karna rahasia..Kan aneh kalau dia menutupinya dari ku.."Tanya Gerry
__ADS_1
Leon melirik datar pada Gerry
"Apa??Benarkan kataku??"Tanya Gerry lagi
"Engkau yang aneh,berpikirĀ sampai kesana..Susah punya teman yang otaknya cuma sampai gerbang sekolahan..Ck.."Gerutu Leon
"Hahaha..Ya siapa tahu kan memang begitu..Jadi sama siapa kau akan menikah??Lama amat jawabnya.."Tanya Gerry terus
"Tapi ku minta kau punya mulut jangan ember..Kau paling lain orangnya..Kadang pintar jaga rahasia,kadang seperti ban bocor.."Sindir Leon
"Iya iya..Gampang itu..Aku pasti menutup mulutku rapat rapat.."Ujar Gerry
"Si pak tua itu mau menikahkan aku dengan gadis jelek itu."Ucap Leon
"Hah??Kau serius???Tidak salah ngomong bro??"Sentak Gerry terkejut sambil menggebrak meja
Begitu juga dengan Leon yang ikut terkejut
"Pakai otak kalau mau terkejut..!!!Brengsek..!!"Sentak balik Leon sedikit emosi
"Hehehe..Maaf ..maaf bos..Kelepasan..Kan yang penting jantungmu masih aman.."Sahut Gerry menenangkan Leon
__ADS_1
"Kalau tidak ingat kau temanku,sudah ku buang kau ke Rusia sana..Biar sekalian kau di bom ."Ujar Leon kesal