Istri Jelek Tuan Playboy

Istri Jelek Tuan Playboy
Chapter 73


__ADS_3

Maaf ya readers..Kalau othor jarang up..Karna bagi waktu up sama karya 1 lagi..😊😊


Lagi pula ini juga uda mau ending..Karya othor makin sepi..πŸ˜‚πŸ˜‚


Makasih jika sebagian Readers masih mau baca karya othor yang membosankan ini..😁😁


moga readers masih setia mampir di karya othor..πŸ˜‰πŸ˜‰


Happy readingπŸ’•πŸ’•


...****************...


Gerry berjalan menghampiri Leon yang masih termenung di kursi roda


Sesaat Gerry menepuk bahu Leon dengan pelan


Membuat Leon langsung menoleh kearahnya


"Kau datang."Ujar Leon dengan pelan

__ADS_1


"Ya..Apa kau sudah makan??"Tanya Gerry


"Tidak ada nafsu ku untuk makan,jika itu tidak bisa membuat kaki ku kembali normal.."Jawab Leon dengan pelan


"Kenapa jawaban mu seolah itu adalah akhir dari kehidupan mu??Ayo lah..Jangan seperti ini..Dimana Leon yang tangguh??Kau tidak pernah terlihat putus asa seperti ini..Bersemangat lah bro.."Ujar Gerry mencoba memberi semangat pada Leon


Leon pun hanya tersenyum tipis


"Melihat keadaan ku seperti ini apa aku masih bisa bersemangat??Ck..Apa tujuan mu kesini??"Tanya Leon mengalihkan pembicaraan Gerry


"Sebenarnya ada berita penting yang ingin ku sampaikan padamu..Tapi aku tidak tahu,apakah ini momen yang pas atau tidak..Karna aku masih tidak tega harus menyampaikan hal penting ini denganmu.."Jawab Gerry


"Baik lah..Ku harap kau bisa menerima ini..Karna ini diluar perkiraan kita."Jawab Gerry


Leon hanya menatap serius pada Gerry,sambil menunggu apa yang akan dikatakan Gerry


"Sebenarnya ini mengenai perusahaan kita..Proyek yang sedang kita kerjakan,terancam gagal..Para investor menarik sahamnya pada proyek kita..Termasuk saham kakek mu..Dan ini berimbas dengan perusahaan kita yang akan terancam bangkrut.."Jelas Gerry dengan serius


Bukan reaksi yang amarah yang seharusnya ditunjukkan oleh Leon,ia justru hanya menarik nafas panjangnya

__ADS_1


"Begitu."Ujar Leon dengan reaksi tenang


"Kau tidak kaget??Tidak marah??Ini menyangkut perusahaan dan proyek mu??Kenapa sikap mu hanya tenang seperti ini bro??"Tanya Gerry terheran karna tak biasanya Leon menunjukkan sikap setenang itu


"Aku sudah bisa menebak jika akhirnya akan seperti ini..Mau marah tapi aku juga tidak bisa berbuat apa apa..Terlebih melihat kondisi ku seperti ini..Aku tahu,dibalik yang semua terjadi pasti ada kaitannya dengan kakek ku."Ujar Leon tetap tenang


"Jadi kau ingin pasrah begitu saja??Kau tidak ingin mengambil tindakan??Bagaimana caranya untuk mempertahankan perusahaamu??Yang sudah susah payah kau bangun??Dan bagaimana nasib ratusan staffmu yang sudah bekerja keras pada perusahaan mu.."Sahut Gerry yang semakin heran dengan jawaban Leon


"Bukan pasrah..Tapi kakek ku pasti akan mengambil alih perusahaanku..Dia juga tidak akan membuat perusahaan ku hancur begitu saja..Hanya saja..-"


Sesaat Gerry menatap penasaran


"Mungkin dia akan menyingkirkan ku dari perusahaan ku..Dia saat ini sedang memberi ku sebuah hukuman,yang sesuai perbuatan ku selama ini..Terlebih pada gadis itu.."Jawab Leon


"Ah..Ternyata begitu..Apa kau tidak ingin mengakui kesalahan pada istrimu??Setidaknya minta maaf saja??"Tanya Gerry


Seketika Leon terdiam menunduk


"Kalau kau minta maaf pada istrimu,ku yakin keadaan ini pasti akan kembali seperti semula..Apa kau tidak ada berpikir seperti itu??"Tanya Gerry lagi

__ADS_1


Leon pun menatap Gerry


__ADS_2