
"Memangnya kenapa aku harus takut??Aku merasa tidak salah,untuk apa aku takut??Jangan menyalahkan ku karna pernikahan ini terjadi..Bukan cuma kau yang menolak pernikahan ini,aku pun juga..Apa kau pikir aku bisa hidup dengan seorang yang selalu menghina ku??Kau pikir hidup ini adil??"Jawab Kanza semakin berani melawan Leon
Leon pun terdiam dan menatap tajam kearah Kanza
"Kalau kau tidak mau menerima masakanku,tidak masalah..Aku tidak akan memaksa mu untuk memakan masakan ku..Yang penting aku sudah melakukan tugasku..Terserah kau ingin memperlakukan sebagai pembantu..Tapi ku minta,jangan terus kau menghina ku..!!"Ucap Kanza meluapkan semua amarahnya dan langsung pergi kekamar mandi,menutup pintu dengan kerasnya
Leon seakan tak berkutik dengan sikap Kanza yang ternyata mulai berani melawannya
Ia pun langsung meninggalkan kediamannya,menuju kantor dengan perasaan yang sangat marah
Sedangkan Kanza sendiri hanya duduk sambil menarik nafas panjangnya
"Sikapnya semakin menjadi jadi..Kenapa aku harus menikah dengan orang seperti dia..Hidup ku benar benar menyedihkan..Memiliki keluarga tidak peduli padaku,dan sekarang aku harus menjalani hidupku bersama lelaki berkelainan jiwa..Huft.."Keluh Kanza pada dirinya
__ADS_1
Cukup lama Kanza dikamar mandi,ia pun keluar.Dan berniat ingin keluar dari kediaman Leon.Yang hanya ingin mencari udara segar setelah berselisih dengan Leon
Namun pada saat Kanza akan membuka pintunya,ternyata pintu tersebut terkunci dari luar.Seketika membuat Kanza kembali kesal sambil memukul pintu tersebut
"Sial..Kenapa dia jadi mengunciku dari dalam..Dia pikir aku tawanannya..Dia benar benar menganggap ku sebagai pembantu .."Umpat Kanza yang tak dapat berbuat banyak
Ia pun hanya bisa terduduk lemas didepan pintu
...****************...
"Ciee..Si pengantin baru,sudah muncul aja pagi pagi.."Sahut Gerry dengan meledek Leon,yang tidak tahu situasi Leon saat ini
Leon pun langsung melirik tajam kearah Gerry
__ADS_1
Membuat Gerry menatap heran dan berhenti meledek Leon
"Wooh..Sepertinya suasana hati lagi mendidih nie..Ada apa??Masa pengantin baru sudah cemberut aja pagi pagi."Ujar Gerry yang duduk dengan santainya
Leon pun masih diam dan memalingkan wajahnya dari pandangan Gerry
"Ada apa bosque??Apa ada masalah lagi diantara kalian??"Tanya Gerry ingin tahu
Sesaat Leon menarik nafasnya panjang
"Sudah ku duga,pernikahan ini hanya menjadi masalah untukku..Ini semua karna si pak tua itu..Bisa bisanya menjodohkan ku dengan gadis tidak tahu diri itu.."Sahut Leon yang akhirnya buka suara
"Kenapa lagi??Kenapa kau selalu saja kesal dengan gadis itu??Apa kalian masih belum berdamai??Kalian itu sudah menikah loh..Seharusnya mulai membuka lembaran baru dan saling mengenal satu sama lain."Ujar Gerry menasehati
__ADS_1
"Bicara mu seolah kau pikir mudah menerima situasi gila ini..Biar ku beritahu padamu,jika gadis jelek itu sudah berani melawan ku..Dia sudah berani menjawab apa yang kukatakan padanya..Bahkan dia merasa tidak takut padaku..Dan ini membuatku semakin muak dengan gadis tengil itu.."Jawab Leon meluapkan semua kekesalannya saat membicarakan Kanza
"Ya..Aku paham,tapi coba lah kau berdamai sedikit padanya..Ku rasa dia bukan ingin melawan mu,hanya saja dia berusaha mempertahankan harga dirinya,karna kau selalu menghinanya."Ujar Gerry