Istri Jelek Tuan Playboy

Istri Jelek Tuan Playboy
Chapter 31 - Darah Tinggi


__ADS_3

Dengan rasa berat hati,Kanza terpaksa menemui Leon yang sudah menunggunya diruang tamu


Ia hanya bisa pasrah,jika sikap Leon akan datar padanya.Dan kebenciannya pun tak akan luput darinya


Ketika Kanza berjalan menemui Leon.Leon sesaat terkejut melihat penampilan Kanza yang berbeda dengan sebelumnya


Dengan penampilan mini dress,memperlihatkan bentuk tubuh Kanza yang mungil dan kurus.Namun ia sedikit tercengang dengan Kanza yang memiliki kulit tubuh yang putih dan mulus.Hanya wajahnya yang tak sesuai dengan tubuhnya


Tubuhnya lumayan juga..Tapi sayang wajahnya tidak sejalan dengan bentuk tubuhnya..Ck..Batin Leon menilai penampilan Kanza


Leon sedikit menyukai bentuk tubuh Kanza yang kurus dan mungil.Karna selama ini ia memang menyukai wanita dengan tubuh mungil.Tapi sayangnya tidak dengan wajahnya.Yang justru membuat Leon merasa jijik melihatnya


Setelah berpamitan,Leon dan Kanza meninggalkan kediaman ibunya dan berjalan menuju mobil pribadi Leon


Didalam mobil sudah terlihat Gerry yang menunggu sebagai sopirnya


Leon terlebih dulu memasuki mobilnya,dan diikuti oleh Kanza dari belakang.Namun saat keduanya sudah berada dimobil,Leon menoleh sinis kearah Kanza


"Siapa yang mengizinkan mu duduk di sebelah ku??Pindah??Kau pikir kau layak duduk disebelah ku??Cih..."Sahut Leon dengan sewotnya

__ADS_1


Kanza hanya menatap datar pada sikap Leon


"Iya baik."Jawab Kanza menuruti perintah Leon dan berpindah langsung duduk disebelah Gerry


Gerry hanya melirik Leon dari kaca spion sambil menggelengkan kepalanya


Sultan belagu..Ckck..Batin Gerry yang hanya bisa terheran dengan sikap Leon


Kanza yang akan duduk disebelah Gerry menyapa Gerry dengan senyuman sambil mengangguk


Gerry pun membalasnya dengan senyuman


Kanza kembali mengangguk tersenyum


Leon hanya menatap sinis dengan sikap Gerry dan Kanza


"Cepat jalankan mobilnya..Segera selesaikan urusan ku dengan gadis jelek ini..Aku tidak mau berlama lama menghabiskan waktu dengannya..!!"Sentak Leon dengan sewot


Gerry pun terkejut mendengar sentakan Leon yang sewot

__ADS_1


"Siap bos..Jangan marah marah mulu..Nanti diabetes baru tahu.."Sahut Gerry menyindir Leon dengan beraninya


Kanza pun mengernyitkan alisnya keatas karna bingung.Mendengar perkataan Gerry yang aneh menurutnya


"Marah marah bukannya darah tinggi ya kak..Jatuhnya ke stroke??"Tanya Kanza dengan polosnya


"Ah..Iya kau benar..Diabetes kan kalau kebanyakan makan yang manis manis ya..Dan ujung ujungnya gendut kan??.Hahaha..Aku salah bicara..Hehehe.."Jawab Gerry sambil tertawa


Mendengar candaan mereka yang menyindir dirinya,Leon pun menjadi kesal


"Heiii..!!!Siapa yang mengizinkan kalian bercanda???"Sentak Leon lagi dengan nada tinggi


"Sori sori bos..Kan cuma canda sikit..Ayo kita jalan..Heheh.."Sahut Gerry lagi dengan canda nya


Kanza pun hanya bisa tersenyum sambil menatap luar jendela.Seolah ia puas sudah membalas Leon yang sudah menghina dirinya


Kena kau kan..Menghina ku,tapi kau sendiri tidak mau dibilang darah tinggi..Kau pikir aku akan diam saja kalau menghina ku terus..Batin Kanza merasa sedikit puas membalas Leon


Namun sesaat ia melamun memikirkan dirinya jika setelah menikah dengan Leon

__ADS_1


Apakah aku nantinya bisa menjalani pernikahan dengan lelaki arogan seperti dia..Kuharap dia tidak menyiksaku..Menyiksa batin mungkin aku akan coba bersabar,asal tidak menyiksa fisikku..Batin Kanza sedikit khawatir pada dirinya


__ADS_2