
Flashback..
"Jadi bosmu sedang membenci seorang gadis yang sebentar lagi akan menjadi istrinya??"Tanya Alif memastikan
"Ya..Cuma karna fisik wajahnya yang jelek..Dia memang terlalu sombong dan playboy..Menganggap dirinya bisa mendapatkan wanita yang sangat cantik dan sexy.."Jawab Gerry menjelaskan
"Hahaha..Tak jauh beda dengan bos ku.. Bos ku sebelum menikahi istrinya,dia juga sangat membenci istrinya..Hanya karna miskin dan cacat..Tapi bedanya bos ku tidak playboy..Karna dia menganggap wanita itu merepotkan..Sombongnya 11 12 lah..Pada akhirnya dia sendiri yang jatuh cinta dan akhirnya mereka menikah..Setelah melalui banyak rintangan.."Ujar Alif menceritakan kisah Gala
"Ya..Memang beda situasinya..Itu sebabnya,aku sedikit kesal dengan sikapnya..Terlalu merendahkan gadis itu..Padahal jika dia mau,dia bisa mengubah gadis itu menjadi cantik..Katanya gadis itu memiliki kelebihan yang bisa membuat kakeknya begitu memihak padanya..Dan rela mengancam bos ku hanya karna membela gadis itu.."Ujar Gerry
"Semua pasti ada alasannya..Dan coba saja kau lakukan seperti taktik ku..Aku yakin dengan taktik itu,pasti akan mengubah bos mu..Dan pointnya kau akan mendapatkan keuntungan dari nya ..Ingat orang belagu tidak selamanya belagu..Sebuah perasaan pasti akan berubah..Apa lagi dia akan menjalani hidupnya dengan setiap hari bertemu gadis yang akan menjadi istrinya.."Ujar Alif
"Menurut mu begitu?"Tanya Gerry memastikan
__ADS_1
"Dicoba saja..Ucapan ku tidak pernah salah..Taktik ku juga tidak pernah gagal..Kau tahu,aku sudah dua kali menang taruhan darinya..Dan aku sudah mendapatkan keuntungannya darinya.."Jawab Alif sambil tersenyum
"Memangnya keuntungan apa yang sudah kau dapat?"Tanya Gerry penasaran
"Lihat,jam tangan yang ku pakai..Kau pasti sudah tahu lah harganya..Dan tuh mobil..Mobil mewah yang..Ck..Kau juga sudah tahu lah berapa harganya..Hehehe.."Jawab Alif sedikit menyombongkan dirinya sambil memamerkan jam tangan mewah yang ia pakai dan mobil mewah yang terpakir diluar
"Maksudmu,semua yang kau katakan adalah dari hasil taruhan begitu?"Tanya Gerry meyakinkan
Alif puj mengangguk tersenyum dengan bangga
"Tentu saja bro..Untuk apa aku bercanda..Selama aku bekerja dengannya,aku belum bisa membeli barang mewah seperti itu..Rumah saja aku masih nyicil.."Jawab Alif
"Damn..Aku tidak percaya kau bisa memiliki itu hanya dari taruhan.."Ucap Gerry tak percaya
__ADS_1
"Ya..Awalnya aku iseng saja..Melihat kesombongan bos ku..Tapi tingkahnya yang seperti bocah,aku yakin istrinya bisa menaklukan hatinya..Dan benar saja,kesombongannya membalikkan semua..Dan taruhan ku tidak sia sia..Walau aku harus mengorbankan jabatan ku sebelumnya.."
"Itu luar biasa..Tanpa kerja keras,kau bisa mendapatkan jakpot..Dan yang kau dapat tidak main main.."Ujar Gerry memuji Alif
"Keberuntungan yang kebetulan..Tadinya aku juga tidak yakin dia bisa berubah..Tapi aku selalu berharap dengan sikapnya yang arogan bisa berubah karna gadis yang tulus bersamanya.."
"Masuk akal juga..Sepertinya aku bisa mencoba taktik mu."
"Ya..Tapi kau harus mengorbankan dulu apa yang kau miliki,untuk memancing bos mu mengikuti taruhan itu.."
Sesaat Gerry pun berpikir
"Harus mengorbankan dulu,untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan..Dan bagusnya bisa mengubah bos mu jadi lebih baik karna gadisnya.."Sahut Alif
__ADS_1
Gerry pun menatap Alif,seolah ia mengerti dengan ucapan Alif